{"id":146196,"date":"2025-10-25T17:06:59","date_gmt":"2025-10-25T09:06:59","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=146196"},"modified":"2025-10-25T17:06:59","modified_gmt":"2025-10-25T09:06:59","slug":"duda-49-tahun-ditemukan-tergantung-di-pohon","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/duda-49-tahun-ditemukan-tergantung-di-pohon\/","title":{"rendered":"Duda 49 Tahun Ditemukan Tergantung di Pohon!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>HULU SUNGAI SELATAN <\/strong>\u2013 Warga Desa Sungai Raya Selatan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, digemparkan oleh penemuan seorang pria yang tewas tergantung di atas pohon pada Jumat (24\/10\/2025) malam. Penemuan jasad tersebut sontak menyita perhatian warga sekitar yang tidak menyangka peristiwa tragis itu terjadi di lingkungannya sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Korban berinisial YN (49), diketahui merupakan seorang wiraswasta dan duda tanpa anak. Ia ditemukan sekitar pukul 19.00 Wita, tak lama setelah salat magrib, dalam kondisi tergantung di seutas tali di pohon yang berada tak jauh dari permukiman warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Camat Sungai Raya, Fathul Mushali, membenarkan adanya kejadian tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTepatnya di Paharuangan, Sungai Raya Selatan. Diketahui atau ditemukan sekitar pukul 19.00 Wita (usai salat maghrib),\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Kepala Desa Sungai Raya Selatan, Fitriani, juga mengonfirmasi penemuan tersebut. Menurutnya, korban ditemukan pertama kali oleh saudaranya yang semula berniat mencari karena tak kunjung pulang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDitemukan oleh ading (saudara) almarhum, yang sedang mencari dia,\u201d terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum kejadian, warga masih sempat melihat korban saat salat Jumat di masjid desa. Tidak ada tanda-tanda mencurigakan, hingga akhirnya ia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Jasad korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah keluarga terdekat untuk dimakamkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski dugaan awal menyebut korban mengakhiri hidupnya sendiri, pihak kepolisian hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kematian. Tidak ditemukan catatan atau pesan terakhir di lokasi kejadian, membuat warga bertanya-tanya tentang latar belakang peristiwa tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBelum ada laporan resmi dari pihak berwajib,\u201d kata Camat Fathul Mushali menegaskan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa ini menambah daftar kasus kematian misterius yang belakangan kerap muncul di wilayah Kalimantan Selatan. Warga pun berharap aparat segera mengusut tuntas penyebab kematian YN agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat. []\n<p>Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HULU SUNGAI SELATAN \u2013 Warga Desa Sungai Raya Selatan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, digemparkan oleh penemuan seorang pria yang tewas tergantung di atas pohon pada Jumat (24\/10\/2025) malam. Penemuan jasad tersebut sontak menyita perhatian warga sekitar yang tidak menyangka peristiwa tragis itu terjadi di lingkungannya sendiri. Korban berinisial YN &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":146197,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[7,3030,2276],"tags":[],"class_list":["post-146196","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-breaking-news","category-kabupaten-hulu-sungai-selatan-provinsi-kalimantan-selatan","category-kalimantan-selatan-kalsel"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146196","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=146196"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146196\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":146198,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146196\/revisions\/146198"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/146197"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=146196"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=146196"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=146196"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}