{"id":146232,"date":"2025-10-25T17:57:19","date_gmt":"2025-10-25T09:57:19","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=146232"},"modified":"2025-10-25T17:57:19","modified_gmt":"2025-10-25T09:57:19","slug":"38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\/","title":{"rendered":"38 Pekerja Migran Terlantar Dipulangkan, Dana Minim Jadi Kendala!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>NUNUKAN <\/strong>\u2014 Gelombang pemulangan pekerja migran terus berlangsung di Kabupaten Nunukan. Hingga September 2025, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Nunukan mencatat sedikitnya 38 orang terlantar telah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing. Mereka sebagian besar merupakan pekerja migran ilegal dan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dideportasi melalui perbatasan Malaysia-Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala DSP3A Nunukan, Faridah Ariyani, mengungkapkan bahwa mereka datang ke Nunukan dengan harapan memperbaiki nasib, namun justru berakhir menjadi korban eksploitasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKarena terlantar di Nunukan, pemerintah kabupaten berupaya memulangkan mereka ke kampung halamannya,\u201d ujar Faridah, Sabtu (25\/10\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, negara tidak bisa menutup mata terhadap nasib para pekerja migran tersebut. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial mengamanatkan tanggung jawab negara untuk melindungi dan mengurus orang terlantar, termasuk memberikan bantuan dan tempat penampungan sementara sebelum proses pemulangan dilakukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, di balik semangat perlindungan itu, pemerintah daerah dihadapkan pada kendala serius dalam pendanaan.<br data-start=\"1633\" data-end=\"1636\" \/>\u201cKita punya SPM untuk memulangkan orang terlantar, tapi saat ini keterbatasan anggaran menjadi kendala,\u201d kata Faridah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nunukan sendiri menjadi jalur vital mobilitas pekerja migran Indonesia dari dan menuju Malaysia. Posisi geografis yang strategis menjadikan wilayah ini kerap menjadi titik transit para pekerja non-prosedural yang gagal menyeberang atau dideportasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi ini mencerminkan problem klasik di wilayah perbatasan: lemahnya pengawasan, keterbatasan lapangan kerja, dan minimnya kesadaran hukum para calon pekerja. Pemerintah pusat pun diharapkan turun tangan untuk memperkuat dukungan anggaran dan kebijakan agar penanganan masalah sosial di perbatasan tidak sepenuhnya dibebankan kepada daerah. []\n<p>Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NUNUKAN \u2014 Gelombang pemulangan pekerja migran terus berlangsung di Kabupaten Nunukan. Hingga September 2025, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Nunukan mencatat sedikitnya 38 orang terlantar telah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing. Mereka sebagian besar merupakan pekerja migran ilegal dan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dideportasi melalui perbatasan Malaysia-Indonesia. Kepala DSP3A &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":146236,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,27,2248],"tags":[],"class_list":["post-146232","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"NUNUKAN \u2014 Gelombang pemulangan pekerja migran terus berlangsung di Kabupaten Nunukan. Hingga September 2025, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Nunukan mencatat sedikitnya 38 orang terlantar telah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing. Mereka sebagian besar merupakan pekerja migran ilegal dan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dideportasi melalui perbatasan Malaysia-Indonesia. Kepala DSP3A\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Aulia Setyaningrum\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"38 Pekerja Migran Terlantar Dipulangkan, Dana Minim Jadi Kendala! - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"NUNUKAN \u2014 Gelombang pemulangan pekerja migran terus berlangsung di Kabupaten Nunukan. Hingga September 2025, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Nunukan mencatat sedikitnya 38 orang terlantar telah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing. Mereka sebagian besar merupakan pekerja migran ilegal dan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dideportasi melalui perbatasan Malaysia-Indonesia. Kepala DSP3A\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-25T09:57:19+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-25T09:57:19+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"38 Pekerja Migran Terlantar Dipulangkan, Dana Minim Jadi Kendala! - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"NUNUKAN \u2014 Gelombang pemulangan pekerja migran terus berlangsung di Kabupaten Nunukan. Hingga September 2025, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Nunukan mencatat sedikitnya 38 orang terlantar telah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing. Mereka sebagian besar merupakan pekerja migran ilegal dan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dideportasi melalui perbatasan Malaysia-Indonesia. Kepala DSP3A\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\\\/#blogposting\",\"name\":\"38 Pekerja Migran Terlantar Dipulangkan, Dana Minim Jadi Kendala! - Berita Borneo\",\"headline\":\"38 Pekerja Migran Terlantar Dipulangkan, Dana Minim Jadi Kendala!\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin04\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/nic8nau5lqmqezj.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":720},\"datePublished\":\"2025-10-25T17:57:19+08:00\",\"dateModified\":\"2025-10-25T17:57:19+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Headlines, Kalimantan Utara, Nunukan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Utara\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Utara\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara\\\/#listItem\",\"name\":\"Nunukan\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Nunukan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\\\/#listItem\",\"name\":\"38 Pekerja Migran Terlantar Dipulangkan, Dana Minim Jadi Kendala!\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Utara\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"38 Pekerja Migran Terlantar Dipulangkan, Dana Minim Jadi Kendala!\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara\\\/#listItem\",\"name\":\"Nunukan\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin04\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin04\\\/\",\"name\":\"Aulia Setyaningrum\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8d6e8e5740319c38fac0bb9708580f5a6e98046f868c2f08014a38e7cbe344d2?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Aulia Setyaningrum\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\\\/\",\"name\":\"38 Pekerja Migran Terlantar Dipulangkan, Dana Minim Jadi Kendala! - Berita Borneo\",\"description\":\"NUNUKAN \\u2014 Gelombang pemulangan pekerja migran terus berlangsung di Kabupaten Nunukan. Hingga September 2025, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Nunukan mencatat sedikitnya 38 orang terlantar telah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing. Mereka sebagian besar merupakan pekerja migran ilegal dan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dideportasi melalui perbatasan Malaysia-Indonesia. Kepala DSP3A\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin04\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin04\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/nic8nau5lqmqezj.jpeg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\\\/#mainImage\",\"width\":1280,\"height\":720},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2025-10-25T17:57:19+08:00\",\"dateModified\":\"2025-10-25T17:57:19+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"38 Pekerja Migran Terlantar Dipulangkan, Dana Minim Jadi Kendala! - Berita Borneo","description":"NUNUKAN \u2014 Gelombang pemulangan pekerja migran terus berlangsung di Kabupaten Nunukan. Hingga September 2025, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Nunukan mencatat sedikitnya 38 orang terlantar telah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing. Mereka sebagian besar merupakan pekerja migran ilegal dan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dideportasi melalui perbatasan Malaysia-Indonesia. Kepala DSP3A","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\/#blogposting","name":"38 Pekerja Migran Terlantar Dipulangkan, Dana Minim Jadi Kendala! - Berita Borneo","headline":"38 Pekerja Migran Terlantar Dipulangkan, Dana Minim Jadi Kendala!","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin04\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/nic8nau5lqmqezj.jpeg","width":1280,"height":720},"datePublished":"2025-10-25T17:57:19+08:00","dateModified":"2025-10-25T17:57:19+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\/#webpage"},"articleSection":"Headlines, Kalimantan Utara, Nunukan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/#listItem","name":"Kalimantan Utara"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Utara","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara\/#listItem","name":"Nunukan"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara\/#listItem","position":3,"name":"Nunukan","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\/#listItem","name":"38 Pekerja Migran Terlantar Dipulangkan, Dana Minim Jadi Kendala!"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/#listItem","name":"Kalimantan Utara"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\/#listItem","position":4,"name":"38 Pekerja Migran Terlantar Dipulangkan, Dana Minim Jadi Kendala!","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara\/#listItem","name":"Nunukan"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin04\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin04\/","name":"Aulia Setyaningrum","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d6e8e5740319c38fac0bb9708580f5a6e98046f868c2f08014a38e7cbe344d2?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Aulia Setyaningrum"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\/","name":"38 Pekerja Migran Terlantar Dipulangkan, Dana Minim Jadi Kendala! - Berita Borneo","description":"NUNUKAN \u2014 Gelombang pemulangan pekerja migran terus berlangsung di Kabupaten Nunukan. Hingga September 2025, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Nunukan mencatat sedikitnya 38 orang terlantar telah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing. Mereka sebagian besar merupakan pekerja migran ilegal dan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dideportasi melalui perbatasan Malaysia-Indonesia. Kepala DSP3A","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin04\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin04\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/nic8nau5lqmqezj.jpeg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\/#mainImage","width":1280,"height":720},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\/#mainImage"},"datePublished":"2025-10-25T17:57:19+08:00","dateModified":"2025-10-25T17:57:19+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"38 Pekerja Migran Terlantar Dipulangkan, Dana Minim Jadi Kendala! - Berita Borneo","og:description":"NUNUKAN \u2014 Gelombang pemulangan pekerja migran terus berlangsung di Kabupaten Nunukan. Hingga September 2025, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Nunukan mencatat sedikitnya 38 orang terlantar telah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing. Mereka sebagian besar merupakan pekerja migran ilegal dan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dideportasi melalui perbatasan Malaysia-Indonesia. Kepala DSP3A","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2025-10-25T09:57:19+00:00","article:modified_time":"2025-10-25T09:57:19+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"38 Pekerja Migran Terlantar Dipulangkan, Dana Minim Jadi Kendala! - Berita Borneo","twitter:description":"NUNUKAN \u2014 Gelombang pemulangan pekerja migran terus berlangsung di Kabupaten Nunukan. Hingga September 2025, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Nunukan mencatat sedikitnya 38 orang terlantar telah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing. Mereka sebagian besar merupakan pekerja migran ilegal dan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dideportasi melalui perbatasan Malaysia-Indonesia. Kepala DSP3A","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"146232","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":{"faqs":[],"keyPoints":[],"titles":[],"descriptions":[],"socialPosts":{"email":[],"linkedin":[],"twitter":[],"facebook":[],"instagram":[]}},"created":"2025-10-25 09:57:25","updated":"2025-10-25 09:57:25","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/\" title=\"Kalimantan Utara\">Kalimantan Utara<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara\/\" title=\"Nunukan\">Nunukan<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t38 Pekerja Migran Terlantar Dipulangkan, Dana Minim Jadi Kendala!\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Utara","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/"},{"label":"Nunukan","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara\/"},{"label":"38 Pekerja Migran Terlantar Dipulangkan, Dana Minim Jadi Kendala!","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/38-pekerja-migran-terlantar-dipulangkan-dana-minim-jadi-kendala\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146232","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=146232"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146232\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":146238,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146232\/revisions\/146238"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/146236"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=146232"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=146232"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=146232"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}