{"id":1465,"date":"2014-06-03T13:25:47","date_gmt":"2014-06-03T05:25:47","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=1465"},"modified":"2022-10-15T12:34:06","modified_gmt":"2022-10-15T12:34:06","slug":"penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\/","title":{"rendered":"Penanganan Kasus Tewasnya Delapan Anak di Lubang Tambang Dinilai Lamban"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Gabungan koalisi Peduli Korban Tambang Kaltim, menilai jika aparat kepolisian lamban menangani kasus kematian delapan bocah di bekas galian tambang. Hingga sekarang, tak ada satu pun yang ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.<br \/>\nKoalisi ini akan membawa kasus ini ke Presiden RI, DPR RI, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia dan Kapolri. Hal itu dilakukan sebagai upaya mencari keadilan kepada para petinggi elit di Jakarta.<br \/>\nKoalisi yang terdiri dari Jatam, LBH Apik Kaltim, Pokja 30, Mission Institue Samarinda, Pusat Kajian Kalimantan, Naladwipa Institute Samarinda dan sejumlah dosen Fakultas Hukum Unmul, angkat bicara terkait kasus ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nKoordinator Jatam Merah Johansyah menilai, kasus yang seharusnya bisa menyeret beberapa tersangka ini semakin tak jelas. Perushaan seolah lepas tanggugjawabnya setelah pihak keluarga korban diberikan tali asih oleh perusahaan. Namun kasus yang masuk rana pidana ini harus tetap berlanjut dan bukan menghilang begitu saja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n\u201cIni jelas-jelas masuk pidana dan bisa menjerat beberapa orang. Baik perusaaah itu mapun pemreintah yang dalam hal ini memberikan izin kepada perusahaan itu,\u201d katanya, kemarin. Adapaun daftar kasus tewasnya bocah di Samarinda ini terjadi pada tahun 2011 ini menimpah tiga anak Miftahkul Jannah, Junaidi dan Ramadhani di lubang tambang PT Hymco Coal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n\u201c2011 ada dua anak di PT Panca Prima Mining dua anak yang menjadi korbannya Eza dan Ema. 2012 dan terakhir 2014 tepat sehari sebelum Pileg. Anehnya kasus ini mandeg dari sisi hukum pidana, setelah Pemkot memberikan tali asih kepada keluarga korban,\u201d jelasnya.<br \/>\nSelain menewaskan delapan anak, 71 persen wilayah di Kota Samarinda ini juga telah diterbitkan izin pertambangan batu bara. Kondisi ini menyebabkan warga harus berdekatan dengan lokasi lubang tambang yang telah ditinggal begitu saja oleh perusahaan.<br \/>\n\u201cInilah akibatnya pemerintah yang tergiur dengan tambang akibat gencar mengeluarkan izin, akhirnya ada 150 lubang yang hingga sampai saat ini belum dilakukan reklamasi,\u201d tandas Merah. [] RedFj\/KK<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gabungan koalisi Peduli Korban Tambang Kaltim, menilai jika aparat kepolisian lamban menangani kasus kematian delapan bocah di bekas galian tambang. Hingga sekarang, tak ada satu pun yang ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Koalisi ini akan membawa kasus ini ke Presiden RI, DPR RI, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia dan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[],"class_list":["post-1465","post","type-post","status-publish","format-standard","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"Gabungan koalisi Peduli Korban Tambang Kaltim, menilai jika aparat kepolisian lamban menangani kasus kematian delapan bocah di bekas galian tambang. Hingga sekarang, tak ada satu pun yang ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Koalisi ini akan membawa kasus ini ke Presiden RI, DPR RI, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia dan\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"main-administrator\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Penanganan Kasus Tewasnya Delapan Anak di Lubang Tambang Dinilai Lamban - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"Gabungan koalisi Peduli Korban Tambang Kaltim, menilai jika aparat kepolisian lamban menangani kasus kematian delapan bocah di bekas galian tambang. Hingga sekarang, tak ada satu pun yang ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Koalisi ini akan membawa kasus ini ke Presiden RI, DPR RI, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia dan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-06-03T05:25:47+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-15T12:34:06+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Penanganan Kasus Tewasnya Delapan Anak di Lubang Tambang Dinilai Lamban - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"Gabungan koalisi Peduli Korban Tambang Kaltim, menilai jika aparat kepolisian lamban menangani kasus kematian delapan bocah di bekas galian tambang. Hingga sekarang, tak ada satu pun yang ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Koalisi ini akan membawa kasus ini ke Presiden RI, DPR RI, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia dan\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\\\/#blogposting\",\"name\":\"Penanganan Kasus Tewasnya Delapan Anak di Lubang Tambang Dinilai Lamban - Berita Borneo\",\"headline\":\"Penanganan Kasus Tewasnya Delapan Anak di Lubang Tambang Dinilai Lamban\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#articleImage\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"datePublished\":\"2014-06-03T13:25:47+08:00\",\"dateModified\":\"2022-10-15T12:34:06+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Kalimantan Timur, Samarinda\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Timur\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/#listItem\",\"name\":\"Samarinda\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Samarinda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\\\/#listItem\",\"name\":\"Penanganan Kasus Tewasnya Delapan Anak di Lubang Tambang Dinilai Lamban\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Penanganan Kasus Tewasnya Delapan Anak di Lubang Tambang Dinilai Lamban\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/#listItem\",\"name\":\"Samarinda\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/\",\"name\":\"main-administrator\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/37cd82c511f1c8bff288be47da4c6998dacb5112777142229b74cf30c6590581?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"main-administrator\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\\\/\",\"name\":\"Penanganan Kasus Tewasnya Delapan Anak di Lubang Tambang Dinilai Lamban - Berita Borneo\",\"description\":\"Gabungan koalisi Peduli Korban Tambang Kaltim, menilai jika aparat kepolisian lamban menangani kasus kematian delapan bocah di bekas galian tambang. Hingga sekarang, tak ada satu pun yang ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Koalisi ini akan membawa kasus ini ke Presiden RI, DPR RI, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia dan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"datePublished\":\"2014-06-03T13:25:47+08:00\",\"dateModified\":\"2022-10-15T12:34:06+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Penanganan Kasus Tewasnya Delapan Anak di Lubang Tambang Dinilai Lamban - Berita Borneo","description":"Gabungan koalisi Peduli Korban Tambang Kaltim, menilai jika aparat kepolisian lamban menangani kasus kematian delapan bocah di bekas galian tambang. Hingga sekarang, tak ada satu pun yang ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Koalisi ini akan membawa kasus ini ke Presiden RI, DPR RI, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia dan","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\/#blogposting","name":"Penanganan Kasus Tewasnya Delapan Anak di Lubang Tambang Dinilai Lamban - Berita Borneo","headline":"Penanganan Kasus Tewasnya Delapan Anak di Lubang Tambang Dinilai Lamban","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#articleImage","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"datePublished":"2014-06-03T13:25:47+08:00","dateModified":"2022-10-15T12:34:06+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\/#webpage"},"articleSection":"Kalimantan Timur, Samarinda"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Timur","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/#listItem","name":"Samarinda"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/#listItem","position":3,"name":"Samarinda","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\/#listItem","name":"Penanganan Kasus Tewasnya Delapan Anak di Lubang Tambang Dinilai Lamban"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\/#listItem","position":4,"name":"Penanganan Kasus Tewasnya Delapan Anak di Lubang Tambang Dinilai Lamban","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/#listItem","name":"Samarinda"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/","name":"main-administrator","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/37cd82c511f1c8bff288be47da4c6998dacb5112777142229b74cf30c6590581?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"main-administrator"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\/","name":"Penanganan Kasus Tewasnya Delapan Anak di Lubang Tambang Dinilai Lamban - Berita Borneo","description":"Gabungan koalisi Peduli Korban Tambang Kaltim, menilai jika aparat kepolisian lamban menangani kasus kematian delapan bocah di bekas galian tambang. Hingga sekarang, tak ada satu pun yang ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Koalisi ini akan membawa kasus ini ke Presiden RI, DPR RI, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia dan","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"datePublished":"2014-06-03T13:25:47+08:00","dateModified":"2022-10-15T12:34:06+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Penanganan Kasus Tewasnya Delapan Anak di Lubang Tambang Dinilai Lamban - Berita Borneo","og:description":"Gabungan koalisi Peduli Korban Tambang Kaltim, menilai jika aparat kepolisian lamban menangani kasus kematian delapan bocah di bekas galian tambang. Hingga sekarang, tak ada satu pun yang ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Koalisi ini akan membawa kasus ini ke Presiden RI, DPR RI, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia dan","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2014-06-03T05:25:47+00:00","article:modified_time":"2022-10-15T12:34:06+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Penanganan Kasus Tewasnya Delapan Anak di Lubang Tambang Dinilai Lamban - Berita Borneo","twitter:description":"Gabungan koalisi Peduli Korban Tambang Kaltim, menilai jika aparat kepolisian lamban menangani kasus kematian delapan bocah di bekas galian tambang. Hingga sekarang, tak ada satu pun yang ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Koalisi ini akan membawa kasus ini ke Presiden RI, DPR RI, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia dan","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"1465","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":null,"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":null,"og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":null,"robots_max_videopreview":null,"robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":null,"local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2023-06-28 21:04:35","updated":"2025-06-04 04:48:37","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/\" title=\"Kalimantan Timur\">Kalimantan Timur<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/\" title=\"Samarinda\">Samarinda<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tPenanganan Kasus Tewasnya Delapan Anak di Lubang Tambang Dinilai Lamban\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Timur","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/"},{"label":"Samarinda","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/"},{"label":"Penanganan Kasus Tewasnya Delapan Anak di Lubang Tambang Dinilai Lamban","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/penanganan-kasus-tewasnya-delapan-anak-di-lubang-tambang-dinilai-lamban\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1465","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1465"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1465\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21817,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1465\/revisions\/21817"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1465"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1465"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1465"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}