{"id":14657,"date":"2015-11-10T11:25:10","date_gmt":"2015-11-10T03:25:10","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=14657"},"modified":"2015-11-10T11:25:10","modified_gmt":"2015-11-10T03:25:10","slug":"kurir-togel-kota-tepian-ditangkap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kurir-togel-kota-tepian-ditangkap\/","title":{"rendered":"Kurir Togel Kota Tepian Ditangkap"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify\">\n<figure id=\"attachment_14658\" aria-describedby=\"caption-attachment-14658\" style=\"width: 473px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/kurir-togel-dibekuk-saat-merekap.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-14658\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/kurir-togel-dibekuk-saat-merekap-300x168.jpg\" alt=\"kurir-togel\" width=\"473\" height=\"265\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-14658\" class=\"wp-caption-text\">KURIR TOGEL: Budi Santoso menjalani pemeriksaan di Polsekta Samarinda Utara.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><strong>SAMARINDA<\/strong> \u2013 Salah satu jaringan judi toto gelap (togel) kupon putih terbesar di Samarinda tertangkap basah saat merekap setoran dari para pembeli. Budi Santoso (21) diamankan di Jalan Hasan Basri, Sungai Pinang, Minggu (8\/11).<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Budi merupakan kurir yang bertugas mengambil rekapan hasil penjualan togel di sejumlah lokasi di Kota Tepian. Tak tanggung-tanggung, 14 rekapan diamankan dari warga yang tinggal di Jalan AM Sangaji, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, itu.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\u201cBelum semua diambil. Karena saya juga masih tunggu pembeli,\u201d sebutnya. Setiap sekali jalan, Budi diupah bandar judi senilai Rp 100 ribu. Sementara keuntungan dari bergelut di bisnis haram tersebut, Budi bisa memperoleh jutaan rupiah.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh bangunan itu mengaku menjadi kurir togel sejak sebulan lalu. \u201cKurang penghasilan kalau mengandalkan kerjaan buruh saja,\u201d ungkapnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Selain 14 kertas rekapan penjualan togel, polisi juga menyita uang Rp 449 ribu. Tak hanya itu, satu handphone dan satu sepeda motor yang Budi gunakan untuk menemui para pembeli togel lainnya juga disita.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Kapolsekta Samarinda Utara AKP Erick Budi Santoso mengatakan, dua orang telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO), yakni Br, orang yang memerintahkan Budi untuk mengambil sejumlah rekapan dari para penjual togel, dan Au, orang yang menerima hasil rekapan dari Budi. &#8220;Identitas keduanya telah kami pegang dan saat ini masih dalam pengejaran,&#8221; jelas Dedi. Budi dikenakan pasal 303 KUHP tentang Perjudian, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Sementara itu, keluarga Budi minta agar pria perantauan itu bisa ditangguhkan. Sayangnya, lantaran terkait kasus pidana dan kondisi Budi masih dalam keadaan sehat, Budi tetap diproses sesuai hukum yang berlaku. <strong>[] KP<\/strong><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA \u2013 Salah satu jaringan judi toto gelap (togel) kupon putih terbesar di Samarinda tertangkap basah saat merekap setoran dari para pembeli. Budi Santoso (21) diamankan di Jalan Hasan Basri, Sungai Pinang, Minggu (8\/11). Budi merupakan kurir yang bertugas mengambil rekapan hasil penjualan togel di sejumlah lokasi di Kota Tepian. Tak tanggung-tanggung, 14 rekapan diamankan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14658,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[1852,1853,1854],"class_list":["post-14657","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-judi","tag-kapolsekta-samarinda-utara","tag-togel"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14657","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14657"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14657\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14657"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14657"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14657"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}