{"id":146814,"date":"2025-10-30T10:46:20","date_gmt":"2025-10-30T02:46:20","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=146814"},"modified":"2025-10-30T10:46:20","modified_gmt":"2025-10-30T02:46:20","slug":"ombak-tinggi-tim-sar-terus-buru-4-nelayan-hilang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ombak-tinggi-tim-sar-terus-buru-4-nelayan-hilang\/","title":{"rendered":"Ombak Tinggi, Tim SAR Terus Buru 4 Nelayan Hilang!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"396\" data-end=\"631\"><strong>BERAU<\/strong> \u2013 Gelombang tinggi tak menyurutkan semangat tim SAR gabungan dalam melanjutkan pencarian terhadap empat nelayan KM Mina Maritim 148 yang masih hilang di Perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Kamis (30\/10\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"633\" data-end=\"873\">Memasuki hari kelima operasi, total 14 orang tercatat menjadi korban tragedi tenggelamnya kapal tersebut. Delapan di antaranya ditemukan selamat, dua sudah dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia, dan empat lainnya masih belum ditemukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"875\" data-end=\"1163\">Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Balikpapan, Endrow Sasmita, mengatakan pencarian hari kelima dilakukan dengan strategi penyisiran yang lebih luas. \u201cTim SAR gabungan telah melakukan briefing sejak pagi dan melaksanakan penyisiran sesuai rencana pencarian hari kelima,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1165\" data-end=\"1641\">Ia menjelaskan, area pencarian dibagi menjadi empat sektor dengan total luas mencapai 3.660 mil laut persegi (NM\u00b2). Sektor pertama mencakup 1.080 NM\u00b2 dengan RIB Basarnas yang juga melakukan penyelaman di lokasi kapal tenggelam. Sektor kedua seluas 200 NM\u00b2 menggunakan bantuan 10 perahu nelayan, sementara sektor ketiga (864 NM\u00b2) melibatkan Speed Boat Ditpolairud Polda Kaltim. Adapun sektor keempat dengan cakupan 1.097 NM\u00b2 dikerahkan Speed Boat Pos AL Teluk Sulaiman Berau.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1643\" data-end=\"2031\">Operasi ini menjadi bukti kolaborasi besar antarinstansi. Unsur yang terlibat antara lain Direktorat Operasi Basarnas, Basarnas Special Group (BSG), Pos AL Teluk Sulaiman Berau, Ditpolairud Polda Kaltim, Satpolairud Polres Berau, BPBD Berau, PT Berau Coal, RS Pratama Talisayan, Puskesmas Talisayan, PMI Berau, Green Nirvana Resort Maratua, HNSI Berau, serta pemerintah daerah setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2033\" data-end=\"2248\">Kendati cuaca berawan dengan ombak yang masih tinggi di sejumlah titik, seluruh tim tetap berupaya maksimal. \u201cMeskipun ombak cukup tinggi di beberapa area, tim di lapangan tetap berupaya maksimal,\u201d pungkas Endrow.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2250\" data-end=\"2470\">Operasi SAR dijadwalkan terus berlanjut hingga seluruh korban ditemukan. Warga pesisir Talisayan pun berharap pencarian segera membuahkan hasil agar keluarga korban mendapat kepastian nasib orang-orang terkasih mereka. []\n<p data-start=\"2250\" data-end=\"2470\">Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BERAU \u2013 Gelombang tinggi tak menyurutkan semangat tim SAR gabungan dalam melanjutkan pencarian terhadap empat nelayan KM Mina Maritim 148 yang masih hilang di Perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Kamis (30\/10\/2025). Memasuki hari kelima operasi, total 14 orang tercatat menjadi korban tragedi tenggelamnya kapal tersebut. Delapan di antaranya ditemukan selamat, dua sudah dievakuasi dalam &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":146815,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,477],"tags":[],"class_list":["post-146814","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-paser"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146814","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=146814"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146814\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":146816,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146814\/revisions\/146816"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/146815"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=146814"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=146814"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=146814"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}