{"id":146820,"date":"2025-10-30T11:27:22","date_gmt":"2025-10-30T03:27:22","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=146820"},"modified":"2025-10-30T11:27:22","modified_gmt":"2025-10-30T03:27:22","slug":"pamit-manis-jadi-terakhir-suami-tewas-di-jalan-karimunting","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pamit-manis-jadi-terakhir-suami-tewas-di-jalan-karimunting\/","title":{"rendered":"Pamit Manis Jadi Terakhir, Suami Tewas di Jalan Karimunting"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SINGKAWANG<\/strong> \u2013 Pagi itu tampak biasa bagi Emmawati (57). Tak ada firasat buruk sedikit pun saat ia menyiapkan sarapan untuk sang suami, Purnomo. Seperti hari-hari sebelumnya, pria paruh baya itu bersiap berangkat kerja dengan senyum dan canda ringan di rumah mereka di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, beberapa jam kemudian, suasana rumah berubah pilu. Purnomo menjadi korban kecelakaan maut di Jalan Raya Desa Karimunting, Rabu (29\/10\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDia berangkat kerja sekitar jam 7 lewat 37 menit dari rumah, pagi tadi,\u201d tutur Emmawati saat ditemui di rumah duka, matanya sembab menahan tangis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum berangkat, Purnomo sempat menikmati sarapan sederhana buatan istrinya. \u201cPagi itu saya sempat masak sotong, kuahnya enak katanya,\u201d ucap Emmawati mengenang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah sarapan, sang suami duduk santai sejenak sambil menghisap rokok, lalu berpamitan. \u201cSaya sempat bilang, \u2018Hati-hati ya.\u2019 Dia juga jawab, \u2018Iya.\u2019 Memang setiap pergi, selalu saya pesan begitu,\u201d kisahnya lirih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekitar tiga puluh menit setelah kepergiannya, seorang warga datang memberi kabar mengejutkan. Ada kecelakaan, dan motor yang terlibat disebut mirip dengan milik suaminya. \u201cSaya langsung ke lokasi, dan waktu sampai, motornya sudah hancur. Orang bilang suami saya sudah meninggal di tempat,\u201d ucapnya dengan suara bergetar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Purnomo sempat dibawa ke rumah sakit di Singkawang, namun nyawanya tak terselamatkan. Ia dikenal sebagai sosok pekerja keras yang tak pernah mengeluh meski hidup sederhana. \u201cDia kerja serabutan, kadang jadi buruh sawit, kadang bantu orang. Pokoknya kerja apa aja yang halal buat makan,\u201d ungkap sang istri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kini, pujian lembut sang suami atas masakan sotong pagi itu menjadi kenangan terakhir yang membekas dalam ingatan Emmawati\u2014sebuah pamit tanpa kata perpisahan. []\n<p>Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SINGKAWANG \u2013 Pagi itu tampak biasa bagi Emmawati (57). Tak ada firasat buruk sedikit pun saat ia menyiapkan sarapan untuk sang suami, Purnomo. Seperti hari-hari sebelumnya, pria paruh baya itu bersiap berangkat kerja dengan senyum dan canda ringan di rumah mereka di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang. Namun, beberapa jam kemudian, suasana rumah berubah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":146825,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2273,39],"tags":[],"class_list":["post-146820","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kota-singkawang-provinsi-kalimantan-barat-kalbar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146820","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=146820"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146820\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":146826,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146820\/revisions\/146826"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/146825"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=146820"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=146820"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=146820"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}