{"id":146920,"date":"2025-10-29T17:12:17","date_gmt":"2025-10-29T09:12:17","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=146920"},"modified":"2025-10-30T17:15:57","modified_gmt":"2025-10-30T09:15:57","slug":"workshop-apkasindo-jadi-momentum-penguatan-industri-sawit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/workshop-apkasindo-jadi-momentum-penguatan-industri-sawit\/","title":{"rendered":"Workshop Apkasindo Jadi Momentum Penguatan Industri Sawit"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong> \u2013 Dewan Pengurus Daerah (DPD) Apkasindo Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Workshop Strategi Peningkatan Kelapa Sawit Swadaya Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045, Selasa (28\/10\/2025), di Pendopo Odah Etam, Tenggarong. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Acara dibuka resmi oleh Asisten II Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Ahyani Fadianur Diani, yang mewakili Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. Dalam sambutan tertulisnya, Bupati menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Apkasindo yang aktif meningkatkan kesejahteraan petani sawit di daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cApkasindo telah menjadi wadah penting bagi petani sawit swadaya untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing. Pemerintah Kabupaten Kukar mendukung penuh setiap langkah strategis menuju perkebunan sawit yang berkelanjutan,\u201d ujar Ahyani Fadianur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua DPD Apkasindo Kukar, Jumadi, menjelaskan bahwa workshop menghadirkan narasumber berkompeten dari berbagai bidang yang berkaitan langsung dengan pengembangan industri sawit, mulai dari sarana-prasarana, pengadaan pupuk, hingga optimalisasi rantai distribusi hasil panen. \u201cKami ingin memastikan petani swadaya mampu beradaptasi dengan tantangan zaman dan tetap produktif menuju target besar Indonesia Emas 2045,\u201d terang Jumadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Workshop ini diikuti oleh anggota Apkasindo Kukar, perwakilan DPD Apkasindo dari kabupaten\/kota lain di Kalimantan Timur, serta mahasiswa dari Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), Universitas Mulawarman (Unmul), dan sejumlah perguruan tinggi lainnya. Selain diskusi dan pemaparan materi, perusahaan perkebunan turut menampilkan produk unggulan seperti bibit sawit unggul, pupuk ramah lingkungan, dan teknologi pengolahan hasil panen berbasis inovasi hijau.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jumadi menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha untuk memperkuat sektor kelapa sawit swadaya. \u201cDengan kolaborasi yang kuat, petani sawit swadaya di Kukar akan mampu menjadi bagian penting dalam mewujudkan kedaulatan ekonomi nasional,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Workshop ini menjadi momentum penting bagi petani untuk meningkatkan kapasitas, berbagi pengalaman, dan mengadopsi praktik berkelanjutan. Dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan berbagai pihak diharapkan mampu memastikan sawit rakyat di Kukar tumbuh mandiri, inovatif, dan berdaya saing tinggi di pasar nasional maupun internasional. []\n<p>Penulis: Muhammad Ihsan | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA \u2013 Dewan Pengurus Daerah (DPD) Apkasindo Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Workshop Strategi Peningkatan Kelapa Sawit Swadaya Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045, Selasa (28\/10\/2025), di Pendopo Odah Etam, Tenggarong. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Nasional. Acara dibuka resmi oleh Asisten II &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":146921,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,33],"tags":[13045],"class_list":["post-146920","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara","tag-hut-25-apkasindo"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146920","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=146920"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146920\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":146922,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146920\/revisions\/146922"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/146921"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=146920"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=146920"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=146920"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}