{"id":147507,"date":"2025-11-03T09:14:33","date_gmt":"2025-11-03T01:14:33","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=147507"},"modified":"2025-11-03T09:14:33","modified_gmt":"2025-11-03T01:14:33","slug":"kekerasan-brutal-di-lampung-wanita-31-tahun-tewas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kekerasan-brutal-di-lampung-wanita-31-tahun-tewas\/","title":{"rendered":"Kekerasan Brutal di Lampung, Wanita 31 Tahun Tewas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"245\" data-end=\"516\"><strong>LAMPUNG<\/strong> \u2013 Tri Finalia (31) ditemukan tewas di rumahnya, setelah dibunuh mantan suaminya, Beny (26). Korban mengalami 63 luka tusuk akibat benda tajam, menjadikan kasus ini salah satu kekerasan paling brutal di Bandar Lampung akhir-akhir ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"518\" data-end=\"792\">\u201cHasil autopsi yang dilakukan tim forensik kemarin di RS Bhayangkara Polda Lampung terdapat total 63 luka tusukan yang disebabkan senjata tajam jenis pisau,\u201d kata Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Alfred Jacob Tilukay, Minggu, (02\/11\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"794\" data-end=\"1055\">Luka-luka itu tersebar di berbagai bagian tubuh korban, termasuk leher, tangan, hingga dada. \u201cUntuk luka ditemukan di beberapa bagian tubuh. Mulai dari leher, tangan dan dada,\u201d jelas Alfred, berdasarkan hasil autopsi tim forensik RS Bhayangkara Polda Lampung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1057\" data-end=\"1322\">Selain luka tusuk, ditemukan pula beberapa luka akibat benda tumpul. Alfred menjelaskan, pelaku mengaku memukuli korban menggunakan batu cobeg. \u201cAda beberapa luka disebabkan benda tumpul. Pelaku ini mengaku memukuli korban dengan menggunakan batu cobeg,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1324\" data-end=\"1533\">Kasus ini mengundang perhatian luas masyarakat Bandar Lampung, karena kekejamannya yang luar biasa. Polisi memastikan proses hukum terus berjalan untuk menindak tegas pelaku, Beny, yang kini telah diamankan. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1324\" data-end=\"1533\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LAMPUNG \u2013 Tri Finalia (31) ditemukan tewas di rumahnya, setelah dibunuh mantan suaminya, Beny (26). Korban mengalami 63 luka tusuk akibat benda tajam, menjadikan kasus ini salah satu kekerasan paling brutal di Bandar Lampung akhir-akhir ini. \u201cHasil autopsi yang dilakukan tim forensik kemarin di RS Bhayangkara Polda Lampung terdapat total 63 luka tusukan yang disebabkan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":147508,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,7981,35],"tags":[8010],"class_list":["post-147507","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-lampung","category-berita-nasional","tag-lampung"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/147507","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=147507"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/147507\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":147509,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/147507\/revisions\/147509"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/147508"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=147507"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=147507"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=147507"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}