{"id":147714,"date":"2025-11-04T10:25:05","date_gmt":"2025-11-04T02:25:05","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=147714"},"modified":"2025-11-04T10:25:05","modified_gmt":"2025-11-04T02:25:05","slug":"pohon-durian-raksasa-hantam-rumah-warga-di-sambas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pohon-durian-raksasa-hantam-rumah-warga-di-sambas\/","title":{"rendered":"Pohon Durian Raksasa Hantam Rumah Warga di Sambas!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"299\"><strong>SAMBAS<\/strong> \u2013 Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Sebatang pohon durian raksasa di Dusun Pura RT 07 RW 02, Desa Arga Pura, Kecamatan Subah, tumbang dan menimpa kandang kambing serta dapur rumah warga pada Senin, (03\/11\/2025), sekitar pukul 11.30 WIB.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"301\" data-end=\"480\">Peristiwa yang berlangsung di tengah terpaan angin kencang dan hujan deras itu sempat membuat warga panik. Beruntung, tidak ada korban jiwa, meski sebagian bangunan rusak parah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"482\" data-end=\"566\">Kapolsek Subah, Ipda Maryono, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi. \u201cKejadian di Dusun Pura RT 07 RW 02 Desa Arga Pura, rumah ketua LPM atas nama Wawan,\u201d kata Ipda Maryono, Senin (03\/11\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"700\" data-end=\"913\">Ia menjelaskan, dari hasil pengecekan di lokasi, pohon durian berukuran besar itu tumbang dan menimpa bagian dapur rumah serta kandang kambing milik Wawan, yang diketahui juga merupakan Ketua LPM Desa Arga Pura. \u201cAkibat pohon tumbang, kerusakan terjadi pada atap dapur dan kandang kambing. Tidak ada korban jiwa,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1032\" data-end=\"1166\">Menurut Maryono, cuaca ekstrem dengan angin kencang yang bertiup menjelang waktu zuhur menjadi pemicu tumbangnya pohon tersebut. \u201cInformasi dari perangkat desa, kejadian sebelum zuhur. Menjelang hujan, angin bertiup kencang sehingga mengakibatkan pohon durian tersebut tumbang,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1332\" data-end=\"1511\">Pihak kepolisian menyebutkan, di rumah yang tertimpa itu terdapat tujuh anggota keluarga. Beruntung, seluruhnya berhasil menyelamatkan diri sebelum reruntuhan menimpa dapur. \u201cMenimpa atap rumah dan kandang kambing, kemudian hujan lebat di sore harinya. Total yang tinggal di rumah tersebut tujuh orang,\u201d ujar Maryono.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1661\" data-end=\"1825\">Perangkat desa, bersama kepala dusun, ketua RT, dan warga sekitar, langsung bergerak cepat mengevakuasi puing-puing dan membersihkan sisa reruntuhan pohon durian. \u201cSudah ditanggulangi oleh perangkat desa bersama kadus, RT, dan warga,\u201d ucap Kapolsek Subah menegaskan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1935\" data-end=\"2190\">Cuaca ekstrem yang memicu peristiwa ini juga dilaporkan terjadi di beberapa wilayah lain di Kalimantan Barat. Polisi mengimbau warga agar waspada terhadap potensi angin kencang dan hujan lebat yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1935\" data-end=\"2190\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMBAS \u2013 Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Sebatang pohon durian raksasa di Dusun Pura RT 07 RW 02, Desa Arga Pura, Kecamatan Subah, tumbang dan menimpa kandang kambing serta dapur rumah warga pada Senin, (03\/11\/2025), sekitar pukul 11.30 WIB. Peristiwa yang berlangsung di tengah terpaan angin kencang dan hujan deras itu &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":147715,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2273,2274],"tags":[2632],"class_list":["post-147714","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-sambas-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-sambas"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/147714","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=147714"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/147714\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":147716,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/147714\/revisions\/147716"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/147715"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=147714"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=147714"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=147714"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}