{"id":147727,"date":"2025-11-04T10:46:50","date_gmt":"2025-11-04T02:46:50","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=147727"},"modified":"2025-11-04T10:46:50","modified_gmt":"2025-11-04T02:46:50","slug":"api-melalap-rumah-kayu-di-barabai-warga-lari-selamatkan-diri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-melalap-rumah-kayu-di-barabai-warga-lari-selamatkan-diri\/","title":{"rendered":"Api Melalap Rumah Kayu di Barabai, Warga Lari Selamatkan Diri"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"362\"><strong>HULU SUNGAI TENGAH<\/strong> \u2013 Suasana di Jalan Kembang Malor, Desa Banua Binjai, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, mendadak mencekam pada Senin (03\/11\/2025) sore, ketika rumah milik Supian\u00adnor dilahap api hingga rata dengan tanah. Dalam hitungan menit, hunian kayu itu berubah menjadi arang, menyisakan kepanikan warga sekitar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"364\" data-end=\"663\">Sekitar pukul 18.32 Wita, kepulan asap tebal terlihat membubung tinggi, memicu warga berlarian keluar rumah. \u201cBegitu melihat api membesar, kami langsung bantu dengan alat seadanya sambil menunggu pemadam datang. Alhamdulillah cepat padam,\u201d kata Iman Hidayat, saksi mata di lokasi kejadian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"665\" data-end=\"1153\">Menurut laporan Pusdalops BPBD HST, api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bagian rumah. Beruntung, Supian\u00adnor, yang saat itu berada di dalam rumah, berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar. \u201cPetugas TRC BPBD HST langsung bergerak cepat ke lokasi begitu laporan masuk. Dalam waktu singkat, tim gabungan bersama warga berhasil memadamkan api hingga 100 persen,\u201d jelas Fitriadinoor, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD HST, pada Senin (03\/11\/2025) malam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1155\" data-end=\"1384\">Ia menambahkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat, namun dugaan sementara api berasal dari dalam rumah. \u201cKami juga bersyukur tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian material karena rumah terbakar habis,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1386\" data-end=\"1669\">Pantauan di lapangan menunjukkan, kobaran api sempat membumbung tinggi dan sulit dikendalikan lantaran rumah terbuat dari kayu. Tim gabungan dari BPBD HST, Balakar 654, Tagana, TNI, Polri, dan relawan setempat berjibaku memadamkan api di tengah kepanikan warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1671\" data-end=\"1857\">Setelah api padam, BPBD segera melakukan pendataan dan memberikan bantuan sementara kepada korban. Meski rumah hangus hingga 100 persen, sejumlah dokumen penting berhasil diselamatkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1859\" data-end=\"2159\">Kini, suasana di lokasi telah terkendali. BPBD HST terus mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap bahaya kebakaran, terutama pada musim kemarau. \u201cKami terus mengingatkan agar warga selalu memeriksa instalasi listrik dan peralatan rumah tangga yang berpotensi memicu api,\u201d tutup Fitriadinoor. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1859\" data-end=\"2159\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HULU SUNGAI TENGAH \u2013 Suasana di Jalan Kembang Malor, Desa Banua Binjai, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, mendadak mencekam pada Senin (03\/11\/2025) sore, ketika rumah milik Supian\u00adnor dilahap api hingga rata dengan tanah. Dalam hitungan menit, hunian kayu itu berubah menjadi arang, menyisakan kepanikan warga sekitar. Sekitar pukul 18.32 Wita, kepulan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":147728,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2297,2276],"tags":[9692],"class_list":["post-147727","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kabupaten-hulu-sungai-tengah-provinsi-kalimantan-selatan","category-kalimantan-selatan-kalsel","tag-hulu-sungai-tengah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/147727","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=147727"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/147727\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":147729,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/147727\/revisions\/147729"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/147728"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=147727"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=147727"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=147727"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}