{"id":147905,"date":"2025-10-05T21:47:20","date_gmt":"2025-10-05T13:47:20","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=147905"},"modified":"2025-11-05T10:53:24","modified_gmt":"2025-11-05T02:53:24","slug":"dprd-kukar-siap-kawal-aspirasi-petani-dan-nelayan-di-dapil-v","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dprd-kukar-siap-kawal-aspirasi-petani-dan-nelayan-di-dapil-v\/","title":{"rendered":"DPRD Kukar Siap Kawal Aspirasi Petani dan Nelayan di Dapil V"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><b>KUTAI KARTANEGARA <\/b>\u2014 Pembangunan yang merata di sektor pertanian, perikanan, dan infrastruktur dasar menjadi perhatian serius Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Hairendra. Ia menegaskan bahwa Kecamatan Loa Janan dan Loa Kulu sebagai wilayah potensial di bidang pertanian dan perikanan harus mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, kedua sektor tersebut merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat setempat, sekaligus berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Karena itu, pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut menjadi kebutuhan mendesak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTentunya infrastruktur pertanian dan perikanan ini perlu mendapatkan perhatian dari Pemerintah Daerah,\u201d ujar Hairendra, Sabtu (05\/10\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menjelaskan, banyak aspirasi masyarakat yang diterima dari lapangan berkaitan dengan kebutuhan dasar petani dan nelayan, mulai dari bantuan bibit, sarana-prasarana pendukung, hingga perbaikan akses transportasi hasil panen. Sektor perikanan, kata dia, juga membutuhkan dukungan berkelanjutan agar dapat berkembang secara modern dan produktif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDengan memperjuangkan kebutuhan mereka, saya berharap para petani dapat lebih termotivasi dalam bekerja untuk kesejahteraan mereka dan daerah,\u201d pesannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Politisi muda dari PDI Perjuangan ini menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan merealisasikan aspirasi masyarakat, khususnya di daerah pemilihannya. Ia menyebut, memperjuangkan aspirasi rakyat bukan hanya tanggung jawab moral, tetapi juga bentuk nyata menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain fokus pada sektor pertanian dan perikanan, Hairendra juga menyoroti pentingnya perbaikan infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Akses jalan yang baik, menurutnya, berpengaruh langsung terhadap distribusi barang, efisiensi transportasi, dan peningkatan aktivitas ekonomi warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPembangunan infrastruktur jalan yang baik dan berkualitas dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, karena infrastruktur jalan merupakan salah satu kebutuhan vital yang harus dipenuhi. Jalan merupakan salah satu sarana transportasi yang sangat berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat,\u201d tutupnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan komitmen tersebut, Hairendra menegaskan dirinya akan terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat Kukar, terutama di Dapil V, agar pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau seluruh pelosok daerah. [] ADVERTORIAL<\/p>\n<p>Penulis: Muhammad Ihsan | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA \u2014 Pembangunan yang merata di sektor pertanian, perikanan, dan infrastruktur dasar menjadi perhatian serius Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Hairendra. Ia menegaskan bahwa Kecamatan Loa Janan dan Loa Kulu sebagai wilayah potensial di bidang pertanian dan perikanan harus mendapatkan perhatian lebih dari &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":147906,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,8920],"tags":[12110],"class_list":["post-147905","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dprd-kutai-kartanegara","tag-hairendra"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/147905","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=147905"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/147905\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":147907,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/147905\/revisions\/147907"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/147906"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=147905"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=147905"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=147905"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}