{"id":148160,"date":"2025-11-06T11:10:09","date_gmt":"2025-11-06T03:10:09","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=148160"},"modified":"2025-11-06T11:10:29","modified_gmt":"2025-11-06T03:10:29","slug":"mtq-ke-46-penajam-dimulai-semangat-al-quran-membara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mtq-ke-46-penajam-dimulai-semangat-al-quran-membara\/","title":{"rendered":"MTQ ke-46 Penajam Dimulai, Semangat Al-Qur\u2019an Membara"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"155\" data-end=\"473\"><strong>PENAJAM PASER UTARA<\/strong> \u2014 Semangat Al-Qur\u2019an kembali menggelora di Kecamatan Penajam lewat pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur\u2019an (MTQ) ke-46 tahun 2025. Kegiatan digelar di halaman Kantor Lurah Gunung Seteleng, Rabu (05\/11\/2025), dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, Tohar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"475\" data-end=\"769\">Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua II DPRD PPU, Andi Yusuf, perwakilan Kementerian Agama, Camat Penajam, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Penajam, tokoh agama, serta masyarakat. Tahun ini, MTQ mengusung tema \u201cModerasi Beragama dalam Cahaya Al-Qur\u2019an di Gerbang Nusantara.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"771\" data-end=\"1007\">Dalam sambutannya, Tohar menekankan bahwa MTQ lebih dari sekadar lomba membaca Al-Qur\u2019an. Ajang ini menjadi sarana mempererat persaudaraan dan menumbuhkan semangat mengamalkan nilai-nilai Al-Qur\u2019an dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1009\" data-end=\"1189\">\u201cMTQ hendaknya tidak dimaknai sekadar rutinitas, tetapi menjadi momentum yang menginspirasi kita untuk membaca, memahami, bahkan mengamalkan Al-Qur\u2019an dalam keseharian,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1191\" data-end=\"1488\">Tohar juga mengumumkan perubahan pola pelaksanaan MTQ dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kini, jadwal dimajukan satu tahun lebih awal untuk memberi waktu lebih panjang bagi peserta dan pembina mematangkan kemampuan sebelum menghadapi kompetisi di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1490\" data-end=\"1653\">\u201cPerubahan sistem ini memberi ruang lebih luas bagi peserta dan pembina untuk memperkuat kapasitas menghadapi kompetisi di tingkat yang lebih tinggi,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1655\" data-end=\"1823\">Sekda menutup sambutannya dengan memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, berharap MTQ ke-46 berjalan lancar dan membawa berkah bagi masyarakat PPU.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1825\" data-end=\"2218\">Sementara itu, Ketua Panitia MTQ melaporkan, kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 5 hingga 8 November 2025. Sebanyak 322 peserta terlibat, terdiri dari 256 kafilah dan 66 pelatih, pendamping, serta official, berasal dari seluruh kelurahan dan desa se-Kecamatan Penajam seperti Gunung Seteleng, Nenang, Penajam, Nipah-Nipah, Girimukti, Sotek, Jenebora, hingga Sepang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2220\" data-end=\"2439\">Acara pembukaan semakin khidmat dengan penampilan marawis dari remaja masjid setempat dan pembacaan ayat suci Al-Qur\u2019an oleh qari muda Kecamatan Penajam, menegaskan semangat dan keindahan perhelatan MTQ ke-46. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Subur Priono | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PENAJAM PASER UTARA \u2014 Semangat Al-Qur\u2019an kembali menggelora di Kecamatan Penajam lewat pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur\u2019an (MTQ) ke-46 tahun 2025. Kegiatan digelar di halaman Kantor Lurah Gunung Seteleng, Rabu (05\/11\/2025), dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, Tohar. Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua II DPRD PPU, Andi Yusuf, perwakilan Kementerian Agama, Camat &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":39,"featured_media":148242,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,482],"tags":[13247],"class_list":["post-148160","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-penajam-paser-utara-ppu","tag-mtq-ke-46-penajam"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/148160","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/39"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=148160"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/148160\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":148244,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/148160\/revisions\/148244"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/148242"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=148160"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=148160"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=148160"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}