{"id":14844,"date":"2015-11-19T17:31:20","date_gmt":"2015-11-19T09:31:20","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=14844"},"modified":"2015-11-19T17:31:20","modified_gmt":"2015-11-19T09:31:20","slug":"dua-tersangka-korupsi-temui-penyidik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dua-tersangka-korupsi-temui-penyidik\/","title":{"rendered":"Dua Tersangka Korupsi Temui Penyidik"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/korupsi.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-14845 aligncenter\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/korupsi-300x166.jpg\" alt=\"korupsi\" width=\"526\" height=\"291\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PASER \u2013<\/strong> Dua tersangka kasus dugaan korupsi rumah layak huni (RLH) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kaltim, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Paser. Keduanya adalah SD selaku kontraktor pelaksana dari PT Putri Krayan dan MD selaku pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Paser AKP Aldi Alfa Faroqi, melalui Kanit Tipikor Iptu Yulianto Eka Wibawa mengungkapkan, PPTK dan kontraktor datang Selasa (17\/11) dan Rabu (18\/11). \u201cMereka datang pada panggilan kedua. Hanya untuk dimintai keterangan tambahan guna melengkapi berkas seperti petunjuk jaksa penuntut umum (JPU),\u201d sebutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terkait kembali mangkirnya DG selaku kuasa pengguna anggaran (KPA), Yulianto menyebut, pemeriksaan akan dilakukan Jumat (20\/11). \u00a0\u201cMelalui kuasa hukumnya, yang bersangkutan meminta waktu pemeriksaan diundur hingga Jumat. Memang harusnya hari ini (kemarin, <em>Red<\/em>) diperiksa. Tapi karena yang bersangkutan masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan, jadi tak bisa datang,\u201d sebut Yulianto.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti diberitakan, kasus RLH mencuat Desember 2014. Polisi mendapat laporan adanya indikasi korupsi pada proyek dengan total pembangunan 40 rumah layak huni di Kabupaten Paser. Yang diduga bermasalah, adalah pembangunan 20 rumah yang ada di Kecamatan Tanah Grogot. Karena hingga kontrak waktu berakhir, pekerjaan belum tuntas, sementara pencairan anggaran sudah 100 persen. <strong>[] KP<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PASER \u2013 Dua tersangka kasus dugaan korupsi rumah layak huni (RLH) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kaltim, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Paser. Keduanya adalah SD selaku kontraktor pelaksana dari PT Putri Krayan dan MD selaku pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK). Dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Paser AKP Aldi Alfa Faroqi, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14845,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,477],"tags":[1897,1898,1899],"class_list":["post-14844","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-paser","tag-dinas-pekerjaan-umum","tag-reskrim-polres-paser","tag-tanah-grogot"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14844","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14844"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14844\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14844"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14844"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14844"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}