{"id":148645,"date":"2025-11-08T15:58:38","date_gmt":"2025-11-08T07:58:38","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=148645"},"modified":"2025-11-08T15:58:38","modified_gmt":"2025-11-08T07:58:38","slug":"polda-kaltim-ungkap-86-kasus-curanmor-selama-operasi-jaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/polda-kaltim-ungkap-86-kasus-curanmor-selama-operasi-jaran\/","title":{"rendered":"Polda Kaltim Ungkap 86 Kasus Curanmor Selama Operasi Jaran!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BALIKPAPAN<\/strong> \u2014 Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) mencatat hasil signifikan dalam pelaksanaan Operasi Jaran Mahakam 2025. Selama 20 hari pelaksanaan, sejak 13 Oktober hingga 1 November 2025, jajaran kepolisian berhasil menindak puluhan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di berbagai wilayah Kalimantan Timur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-148683\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/6086848749230558061-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"394\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/6086848749230558061-300x169.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/6086848749230558061-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/6086848749230558061-768x432.jpg 768w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/6086848749230558061.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/>Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro menyampaikan bahwa operasi tersebut menjadi langkah strategis kepolisian untuk menjaga stabilitas keamanan dan menekan angka kejahatan yang meresahkan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cOperasi Jaran Mahakam 2025 bertujuan menanggulangi dan meminimalisir tindak pencurian kendaraan bermotor serta menjaga keamanan masyarakat di wilayah hukum Polda Kalimantan Timur,\u201d jelas Irjen Pol Endar dalam konferensi pers di Mapolda Kaltim, Jumat (07\/11\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-148684\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/6086848749230558063-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"394\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/6086848749230558063-300x169.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/6086848749230558063-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/6086848749230558063-768x432.jpg 768w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/6086848749230558063.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/>Dalam kegiatan tersebut, aparat berhasil mengungkap 86 kasus curanmor dan menangkap 95 tersangka. Dari jumlah itu, 23 orang termasuk dalam daftar Target Operasi (TO), sementara 72 orang lainnya merupakan non-TO. Polisi juga mengamankan 79 unit kendaraan, terdiri dari 72 sepeda motor dan 7 mobil hasil kejahatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami berhasil mengamankan 79 kendaraan dari para tersangka, terdiri atas 72 unit roda dua dan 7 unit roda empat,\u201d ujar Kapolda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, Irjen Pol Endar menjelaskan bahwa para pelaku dijerat dengan pasal berbeda sesuai tingkat keterlibatan dan modus yang dilakukan. Sebagian besar dikenai Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, disusul Pasal 362 KUHP tentang pencurian, serta Pasal 372 KUHP bagi pelaku penggelapan kendaraan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-148682\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/6086848749230558062-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"394\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/6086848749230558062-300x169.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/6086848749230558062-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/6086848749230558062-768x432.jpg 768w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/6086848749230558062.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/>Para pelaku menggunakan beragam modus dalam menjalankan aksinya, seperti merusak kunci kontak dengan letter T atau C, menyambungkan kabel aki secara paksa, hingga memanfaatkan kelengahan korban yang meninggalkan kunci di kendaraan. Ada pula pelaku yang berpura-pura meminjam kendaraan, kemudian menggadaikannya untuk mendapatkan uang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPelaku menggunakan berbagai cara, mulai dari merusak kunci, membongkar aki, hingga modus meminjam kendaraan untuk digadaikan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kapolda menegaskan, keberhasilan operasi tersebut tak lepas dari partisipasi aktif masyarakat yang melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungannya. Ia mengapresiasi kerja sama tersebut dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kejahatan serupa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami berharap masyarakat dapat belajar dari kasus ini dan lebih berhati-hati dalam menjaga kendaraannya,\u201d pungkasnya. []\n<p>Penulis: Desy Alfy Fauzia | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BALIKPAPAN \u2014 Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) mencatat hasil signifikan dalam pelaksanaan Operasi Jaran Mahakam 2025. Selama 20 hari pelaksanaan, sejak 13 Oktober hingga 1 November 2025, jajaran kepolisian berhasil menindak puluhan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di berbagai wilayah Kalimantan Timur. Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro menyampaikan bahwa operasi tersebut menjadi langkah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":55,"featured_media":148682,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[467,17,26],"tags":[13347,1288],"class_list":["post-148645","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-balikpapan","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-kasus-curanmor","tag-polda-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/148645","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/55"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=148645"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/148645\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":148685,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/148645\/revisions\/148685"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/148682"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=148645"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=148645"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=148645"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}