{"id":150006,"date":"2025-10-29T15:09:28","date_gmt":"2025-10-29T07:09:28","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=150006"},"modified":"2025-11-14T15:11:29","modified_gmt":"2025-11-14T07:11:29","slug":"dpmd-kukar-fasilitasi-seleksi-perangkat-desa-loa-duri-ilir-dan-semangko","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dpmd-kukar-fasilitasi-seleksi-perangkat-desa-loa-duri-ilir-dan-semangko\/","title":{"rendered":"DPMD Kukar Fasilitasi Seleksi Perangkat Desa Loa Duri Ilir dan Semangko"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong>\u00a0 &#8211;<span style=\"font-weight: 400;\"> Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa. Pada Jumat (28\/10\/2025) di ruang rapat DPMD Kukar, Tenggarong , Bidang Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Kukar menggelar fasilitasi seleksi perangkat desa untuk dua wilayah, yakni Desa Loa Duri Ilir di Kecamatan Loa Janan dan Desa Semangko di Kecamatan Marangkayu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kegiatan seleksi ini merupakan bagian dari upaya DPMD Kukar untuk memastikan bahwa perangkat desa yang terpilih memiliki kompetensi dan integritas tinggi. Seleksi dilakukan secara daring dan transparan, dengan hasil akhir diserahkan kepada panitia desa untuk evaluasi lebih lanjut. Nantinya, Kepala Desa akan mengajukan surat persetujuan atau penolakan hasil seleksi kepada Camat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kegiatan dibuka oleh Staf Bidang Administrasi Pemerintahan Desa, Sopian Nur, S.Sos, dan dipandu oleh Isnainy Afida, SE. Turut hadir dalam kegiatan ini adalah staf DPMD Kukar, perwakilan dari Kecamatan Loa Janan dan Marangkayu, ketua panitia penjaringan beserta anggota, serta para calon perangkat desa dari kedua wilayah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Sopian Nur, seleksi perangkat desa merupakan tahapan penting dalam menentukan individu yang akan menjalankan roda pemerintahan desa. \u201cKami berharap melalui seleksi ini, kita dapat menemukan perangkat desa yang berkualitas dan siap bekerja demi kemajuan desa,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seleksi dilakukan secara daring, mencakup penilaian kompetensi dan integritas calon perangkat desa. Untuk Desa Loa Duri Ilir, terdapat 9 peserta yang bersaing untuk mengisi jabatan Kasi Kesra dan Kasi Pelayanan. Sementara di Desa Semangko, 5 peserta bersaing untuk posisi Kepala Dusun Rapak Gunung dan Kepala Dusun Rapak Lama.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kasi Pemerintahan Kecamatan turut memberikan motivasi kepada peserta, menekankan pentingnya semangat dan kesiapan mental. \u201cBagi peserta yang belum berhasil, tetap semangat! Masih ada kesempatan lain untuk mengikuti penjaringan perangkat desa di masa mendatang,\u201d pesannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seleksi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam membentuk pemerintahan desa yang kuat, transparan, dan profesional. Dengan perangkat desa yang berkompeten, pembangunan desa diharapkan berjalan lebih efektif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. [] ADVERTORIAL<\/span><\/p>\n<p>Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA\u00a0 &#8211; Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa. Pada Jumat (28\/10\/2025) di ruang rapat DPMD Kukar, Tenggarong , Bidang Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Kukar menggelar fasilitasi seleksi perangkat desa untuk dua wilayah, yakni Desa Loa Duri Ilir di Kecamatan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":150008,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,9431],"tags":[],"class_list":["post-150006","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dpmd-kukar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/150006","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=150006"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/150006\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":150010,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/150006\/revisions\/150010"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/150008"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=150006"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=150006"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=150006"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}