{"id":150347,"date":"2025-11-02T10:31:07","date_gmt":"2025-11-02T02:31:07","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=150347"},"modified":"2025-11-15T10:32:21","modified_gmt":"2025-11-15T02:32:21","slug":"gedung-bpu-desa-sari-nadi-resmi-dibuka-simbol-sinergi-pemerintah-dan-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gedung-bpu-desa-sari-nadi-resmi-dibuka-simbol-sinergi-pemerintah-dan-masyarakat\/","title":{"rendered":"Gedung BPU Desa Sari Nadi Resmi Dibuka, Simbol Sinergi Pemerintah dan Masyarakat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><b>KUTAI KARTANEGARA <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Sari Nadi, Kecamatan Kota Bangun Darat yang telah lama dinantikan akhirnya diresmikan oleh Bupati Kutai Kartanegara, dr. Aulia Rahman Basri, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita di halaman gedung yang kini berdiri megah sebagai pusat kegiatan masyarakat, Sabtu (01\/11\/2025).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peresmian Gedung BPU Desa Sari Nadi merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam menyediakan fasilitas publik yang inklusif dan multifungsi. Gedung ini dirancang sebagai pusat aktivitas sosial, budaya, keagamaan, dan pemerintahan desa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain Bupati dan Kepala DPMD, acara ini dihadiri oleh Camat Kota Bangun Darat Julkifli, Forkopimcam, Kepala Desa Sari Nadi Ali Mukhamad, perangkat desa, BPD, LPM, PKK, Bumdes, Karang Taruna, Lembaga Adat, Pendekar Idaman, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembangunan dan peresmian BPU merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah dalam mewujudkan visi \u201cKukar Idaman Terbaik\u201d. Melalui program \u201cDesa-Ku Terbaik\u201d dan \u201cRT-Ku Terbaik\u201d, pemerintah mendorong pembangunan berbasis komunitas yang berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Acara dimulai dengan penyambutan tamu undangan dan tokoh masyarakat, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa dan Camat. Puncak acara ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Kukar sebagai simbol peresmian. Dalam sambutannya, Aulia Rahman Basri menekankan bahwa BPU ini bukan sekadar bangunan, melainkan fondasi pembangunan desa yang holistik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cJadikan BPU sebagai jantung kemajuan Desa Kota Bangun Darat, posko edukasi, inkubator ide kreatif, dan ruang interaksi yang inklusif,\u201d tegasnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gedung ini akan menjadi tempat pelaksanaan musyawarah desa, forum RT, pelatihan UMKM, pertunjukan seni tradisional, hingga penyaluran bantuan Rp150 juta per RT. Sinergi ini juga diperkuat oleh Program Jaga Kukar Lestari dan Program Petani\/Nelayan Tangguh.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bupati Kukar berpesan agar masyarakat menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini dengan bijak. \u201cGunakan kesempatan ini untuk menciptakan nilai tambah bagi keluarga dan komunitas. Jadikan BPU sebagai tempat lahirnya inovasi, pemimpin muda, dan kedamaian,\u201d tutupnya. [] ADVERTORIAL<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA &#8211; Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Sari Nadi, Kecamatan Kota Bangun Darat yang telah lama dinantikan akhirnya diresmikan oleh Bupati Kutai Kartanegara, dr. Aulia Rahman Basri, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita di halaman gedung yang kini berdiri megah sebagai pusat kegiatan masyarakat, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":150348,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,9431],"tags":[],"class_list":["post-150347","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dpmd-kukar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/150347","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=150347"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/150347\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":150349,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/150347\/revisions\/150349"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/150348"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=150347"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=150347"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=150347"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}