{"id":15058,"date":"2015-12-06T21:33:19","date_gmt":"2015-12-06T13:33:19","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=15058"},"modified":"2015-12-06T21:33:19","modified_gmt":"2015-12-06T13:33:19","slug":"di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\/","title":{"rendered":"Di Muara Aloh, Air Bangar &#8216;Serang&#8217; Perikanan Keramba"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/ikan-keramba.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-15059\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/ikan-keramba.jpg\" alt=\"ikan keramba\" width=\"650\" height=\"457\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong> &#8211; Petani keramba di Desa Muara Aloh, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara (Kukar) sedang &#8216;Siaga 1&#8217;, pasalnya air bangar sedang menyerang sungai yang menjadi sumber mata pencarian utama masyarakat setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain membuat banyak ikan keramba mati, akibat munculnya air bangar yang menjadikan air sungai di daerah permukiman warga itu menjadi hitam pekat. Air sungaipun tak bisa digunakan untuk dikonsumsi, warga jadi kesulitan air bersih.<\/p>\n<figure id=\"attachment_15060\" aria-describedby=\"caption-attachment-15060\" style=\"width: 205px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Sarpin-DPRD-Kukar.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-15060\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Sarpin-DPRD-Kukar.jpg\" alt=\"Sarpin DPRD Kukar\" width=\"205\" height=\"316\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-15060\" class=\"wp-caption-text\">Sarpin, anggota DPRD Kukar<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi tersebut dilaporkan Sarpin, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar saat menggelar reses Jumat (08\/12). Dikatakan Sarpin, kondisi warga sekarang memprihatinkan, karena bukan saja dibuat menderita akibat ribuan ikan peliharaan yang mati, tetapi juga sulitnya mencari air bersih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara kondisi air bangar itu sendiri terjadi sejak sepekan terakhir. \u201cAirnya bangar, pekat seperti kopi,\u201d kata Sarpin wartawan, Minggu (6\/12).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, warga di desa itu sangat meng-harapkan perhatian dari pemerintah daerah. Jika memungkinkan warga meminta agar Pemkab Kukar membangun instalasi air bersih. \u201cKarena masyarakat terpaksa mengkonsumsi air yang tidak layak,\u201d terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sarpin menambahkan, tidak sedikit nelayan yang mengalami kerugian besar. \u201cIkan toman saja mati, apalagi kalau diminum manusia. Untuk menekan kerugian, nelayan terpaksa menarik kerambanya ke sungai Mahakam di Muara Muntai. Kondisi ini terjadi setiap tahun,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sarpin kembali mengingatkan agar Pemkab Kukar menyediakan air bersih di desa itu. \u201cBangunkan saja instalasi air bersih, karena masyarakat sangat membutuhkannya,\u201d pungkas Sarpin. [] Advetorial<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA &#8211; Petani keramba di Desa Muara Aloh, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara (Kukar) sedang &#8216;Siaga 1&#8217;, pasalnya air bangar sedang menyerang sungai yang menjadi sumber mata pencarian utama masyarakat setempat. Selain membuat banyak ikan keramba mati, akibat munculnya air bangar yang menjadikan air sungai di daerah permukiman warga itu menjadi hitam pekat. Air &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15059,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,26,33],"tags":[1937,1938,1939,1940,1826],"class_list":["post-15058","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara","tag-bangar","tag-ikan-keramba","tag-keramba","tag-muara-aloh","tag-muara-muntai"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"KUTAI KARTANEGARA - Petani keramba di Desa Muara Aloh, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara (Kukar) sedang &#039;Siaga 1&#039;, pasalnya air bangar sedang menyerang sungai yang menjadi sumber mata pencarian utama masyarakat setempat. Selain membuat banyak ikan keramba mati, akibat munculnya air bangar yang menjadikan air sungai di daerah permukiman warga itu menjadi hitam pekat. Air\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"main-administrator\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Di Muara Aloh, Air Bangar \u2018Serang\u2019 Perikanan Keramba - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"KUTAI KARTANEGARA - Petani keramba di Desa Muara Aloh, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara (Kukar) sedang &#039;Siaga 1&#039;, pasalnya air bangar sedang menyerang sungai yang menjadi sumber mata pencarian utama masyarakat setempat. Selain membuat banyak ikan keramba mati, akibat munculnya air bangar yang menjadikan air sungai di daerah permukiman warga itu menjadi hitam pekat. Air\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-12-06T13:33:19+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2015-12-06T13:33:19+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Di Muara Aloh, Air Bangar \u2018Serang\u2019 Perikanan Keramba - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"KUTAI KARTANEGARA - Petani keramba di Desa Muara Aloh, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara (Kukar) sedang &#039;Siaga 1&#039;, pasalnya air bangar sedang menyerang sungai yang menjadi sumber mata pencarian utama masyarakat setempat. Selain membuat banyak ikan keramba mati, akibat munculnya air bangar yang menjadikan air sungai di daerah permukiman warga itu menjadi hitam pekat. Air\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\\\/#blogposting\",\"name\":\"Di Muara Aloh, Air Bangar \\u2018Serang\\u2019 Perikanan Keramba - Berita Borneo\",\"headline\":\"Di Muara Aloh, Air Bangar &#8216;Serang&#8217; Perikanan Keramba\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":15059},\"datePublished\":\"2015-12-06T21:33:19+08:00\",\"dateModified\":\"2015-12-06T21:33:19+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Advertorial, Kalimantan Timur, Kutai Kartanegara, bangar, ikan keramba, keramba, muara aloh, Muara Muntai\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Timur\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/#listItem\",\"name\":\"Kutai Kartanegara\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kutai Kartanegara\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\\\/#listItem\",\"name\":\"Di Muara Aloh, Air Bangar &#8216;Serang&#8217; Perikanan Keramba\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Di Muara Aloh, Air Bangar &#8216;Serang&#8217; Perikanan Keramba\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/#listItem\",\"name\":\"Kutai Kartanegara\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/\",\"name\":\"main-administrator\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/37cd82c511f1c8bff288be47da4c6998dacb5112777142229b74cf30c6590581?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"main-administrator\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\\\/\",\"name\":\"Di Muara Aloh, Air Bangar \\u2018Serang\\u2019 Perikanan Keramba - Berita Borneo\",\"description\":\"KUTAI KARTANEGARA - Petani keramba di Desa Muara Aloh, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara (Kukar) sedang 'Siaga 1', pasalnya air bangar sedang menyerang sungai yang menjadi sumber mata pencarian utama masyarakat setempat. Selain membuat banyak ikan keramba mati, akibat munculnya air bangar yang menjadikan air sungai di daerah permukiman warga itu menjadi hitam pekat. Air\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":15059,\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\\\/#mainImage\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2015-12-06T21:33:19+08:00\",\"dateModified\":\"2015-12-06T21:33:19+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Di Muara Aloh, Air Bangar \u2018Serang\u2019 Perikanan Keramba - Berita Borneo","description":"KUTAI KARTANEGARA - Petani keramba di Desa Muara Aloh, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara (Kukar) sedang 'Siaga 1', pasalnya air bangar sedang menyerang sungai yang menjadi sumber mata pencarian utama masyarakat setempat. Selain membuat banyak ikan keramba mati, akibat munculnya air bangar yang menjadikan air sungai di daerah permukiman warga itu menjadi hitam pekat. Air","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\/#blogposting","name":"Di Muara Aloh, Air Bangar \u2018Serang\u2019 Perikanan Keramba - Berita Borneo","headline":"Di Muara Aloh, Air Bangar &#8216;Serang&#8217; Perikanan Keramba","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":15059},"datePublished":"2015-12-06T21:33:19+08:00","dateModified":"2015-12-06T21:33:19+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\/#webpage"},"articleSection":"Advertorial, Kalimantan Timur, Kutai Kartanegara, bangar, ikan keramba, keramba, muara aloh, Muara Muntai"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Timur","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/#listItem","name":"Kutai Kartanegara"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/#listItem","position":3,"name":"Kutai Kartanegara","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\/#listItem","name":"Di Muara Aloh, Air Bangar &#8216;Serang&#8217; Perikanan Keramba"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\/#listItem","position":4,"name":"Di Muara Aloh, Air Bangar &#8216;Serang&#8217; Perikanan Keramba","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/#listItem","name":"Kutai Kartanegara"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/","name":"main-administrator","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/37cd82c511f1c8bff288be47da4c6998dacb5112777142229b74cf30c6590581?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"main-administrator"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\/","name":"Di Muara Aloh, Air Bangar \u2018Serang\u2019 Perikanan Keramba - Berita Borneo","description":"KUTAI KARTANEGARA - Petani keramba di Desa Muara Aloh, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara (Kukar) sedang 'Siaga 1', pasalnya air bangar sedang menyerang sungai yang menjadi sumber mata pencarian utama masyarakat setempat. Selain membuat banyak ikan keramba mati, akibat munculnya air bangar yang menjadikan air sungai di daerah permukiman warga itu menjadi hitam pekat. Air","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":15059,"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\/#mainImage"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\/#mainImage"},"datePublished":"2015-12-06T21:33:19+08:00","dateModified":"2015-12-06T21:33:19+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Di Muara Aloh, Air Bangar \u2018Serang\u2019 Perikanan Keramba - Berita Borneo","og:description":"KUTAI KARTANEGARA - Petani keramba di Desa Muara Aloh, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara (Kukar) sedang 'Siaga 1', pasalnya air bangar sedang menyerang sungai yang menjadi sumber mata pencarian utama masyarakat setempat. Selain membuat banyak ikan keramba mati, akibat munculnya air bangar yang menjadikan air sungai di daerah permukiman warga itu menjadi hitam pekat. Air","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2015-12-06T13:33:19+00:00","article:modified_time":"2015-12-06T13:33:19+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Di Muara Aloh, Air Bangar \u2018Serang\u2019 Perikanan Keramba - Berita Borneo","twitter:description":"KUTAI KARTANEGARA - Petani keramba di Desa Muara Aloh, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara (Kukar) sedang 'Siaga 1', pasalnya air bangar sedang menyerang sungai yang menjadi sumber mata pencarian utama masyarakat setempat. Selain membuat banyak ikan keramba mati, akibat munculnya air bangar yang menjadikan air sungai di daerah permukiman warga itu menjadi hitam pekat. Air","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"15058","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":null,"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":null,"og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":null,"robots_max_videopreview":null,"robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":null,"local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2023-06-29 03:32:06","updated":"2025-06-04 09:30:09","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/\" title=\"Kalimantan Timur\">Kalimantan Timur<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/\" title=\"Kutai Kartanegara\">Kutai Kartanegara<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tDi Muara Aloh, Air Bangar \u2018Serang\u2019 Perikanan Keramba\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Timur","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/"},{"label":"Kutai Kartanegara","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/"},{"label":"Di Muara Aloh, Air Bangar &#8216;Serang&#8217; Perikanan Keramba","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/di-muara-aloh-air-bangar-serang-perikanan-keramba\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15058","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15058"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15058\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15058"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15058"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15058"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}