{"id":1510,"date":"2014-06-03T14:46:51","date_gmt":"2014-06-03T06:46:51","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=1510"},"modified":"2022-10-15T12:35:37","modified_gmt":"2022-10-15T12:35:37","slug":"krus-terancam-tambang-batu-bara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/krus-terancam-tambang-batu-bara\/","title":{"rendered":"KRUS Terancam Tambang Batu Bara"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim kembali mendapat tiga pengaduan dari warga yang merasa dirugikan dengan aktivitas pertambangan batu bara. Parahnya, salah satu yang diadukan itu dinilai menambang di kawasan publik. Hal tersebut diungkapkan Dinamisator Jatam Kaltim Merah Johansyah.<\/p>\n<p>Ketiga laporan itu datang dari warga Lubuk Sawah, Kelurahan Mugirejo. \u201cMereka melaporkan dugaan adanya limbah bekas galian tambang yang jebol, sehingga mengalir ke sawah warga. Akibatnya banyak warga merasa dirugikan,\u201d kata Merah. Menurut dia, Jatam telah melakukan penelusuran. Diduga kuat jebolnya pit 19 area PT CEM karena disengaja.<\/p>\n<p>\u201cSetelah kami tinjau ke lapangan, air dalam pit yang bercampur lumpur dialirkan langsung ke Sungai Lubuk Sawah. Dampaknya, kebun buah naga dan sayur-sayuran warga juga terkena limbah tersebut,\u201d paparnya. Laporan kedua datang dari warga Rimbaun, Tanah Merah. Di lokasi tersebut Jatam menemukan perusahaan tambang KSU Puma melakukan penambangan di kawasan Kebun Raya Unmul Samarinda (KRUS).<\/p>\n<p>\u201cPermasalahannya ini melanggar batas KRUS. Hal ini jelas tidak lagi sebatas melanggar Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 4 Tahun 2012 bahwa menambang minim 500 meter dari fasilitas publik,\u201d ucapnya Sebab, lanjut dia, penambangan persis di balik tembok KRUS. \u201cJarak tersebut sudah tidak bisa ditoleransi. Ini jelas penghinaan bagi pemerintah,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Laporan ketiga yang ditelusuri Jatam, adalah bekas galian tambang CV 77 di Tanah Merah. Permasalahan tersebut diadukan pengusaha kolam ikan. Air limbah bekas galian tambang meluap dan masuk kolam ikan warga di RT 8. Meski izin tambang perusahaan tersebut sudah dicabut Pemkot Samarinda, namun tetap ada kewajiban reklamasi.<\/p>\n<p>\u201cBekas galian tersebut belum direklamasi. Kami mempertanyakan kepada pemerintah, karena setiap perusahaan menempatkan dana jaminan reklamasi. Kalau tidak reklamasi, uang jaminan reklamasi dibawa ke mana,\u201d tandasnya. [] RedFj\/KP<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim kembali mendapat tiga pengaduan dari warga yang merasa dirugikan dengan aktivitas pertambangan batu bara. Parahnya, salah satu yang diadukan itu dinilai menambang di kawasan publik. Hal tersebut diungkapkan Dinamisator Jatam Kaltim Merah Johansyah. Ketiga laporan itu datang dari warga Lubuk Sawah, Kelurahan Mugirejo. \u201cMereka melaporkan dugaan adanya limbah bekas galian &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[],"class_list":["post-1510","post","type-post","status-publish","format-standard","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim kembali mendapat tiga pengaduan dari warga yang merasa dirugikan dengan aktivitas pertambangan batu bara. Parahnya, salah satu yang diadukan itu dinilai menambang di kawasan publik. Hal tersebut diungkapkan Dinamisator Jatam Kaltim Merah Johansyah. Ketiga laporan itu datang dari warga Lubuk Sawah, Kelurahan Mugirejo. \u201cMereka melaporkan dugaan adanya limbah bekas galian\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"main-administrator\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/krus-terancam-tambang-batu-bara\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"KRUS Terancam Tambang Batu Bara - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim kembali mendapat tiga pengaduan dari warga yang merasa dirugikan dengan aktivitas pertambangan batu bara. Parahnya, salah satu yang diadukan itu dinilai menambang di kawasan publik. Hal tersebut diungkapkan Dinamisator Jatam Kaltim Merah Johansyah. Ketiga laporan itu datang dari warga Lubuk Sawah, Kelurahan Mugirejo. \u201cMereka melaporkan dugaan adanya limbah bekas galian\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/krus-terancam-tambang-batu-bara\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-06-03T06:46:51+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-15T12:35:37+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"KRUS Terancam Tambang Batu Bara - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim kembali mendapat tiga pengaduan dari warga yang merasa dirugikan dengan aktivitas pertambangan batu bara. Parahnya, salah satu yang diadukan itu dinilai menambang di kawasan publik. Hal tersebut diungkapkan Dinamisator Jatam Kaltim Merah Johansyah. Ketiga laporan itu datang dari warga Lubuk Sawah, Kelurahan Mugirejo. \u201cMereka melaporkan dugaan adanya limbah bekas galian\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/krus-terancam-tambang-batu-bara\\\/#blogposting\",\"name\":\"KRUS Terancam Tambang Batu Bara - Berita Borneo\",\"headline\":\"KRUS Terancam Tambang Batu Bara\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#articleImage\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"datePublished\":\"2014-06-03T14:46:51+08:00\",\"dateModified\":\"2022-10-15T12:35:37+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/krus-terancam-tambang-batu-bara\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/krus-terancam-tambang-batu-bara\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Kalimantan Timur, Samarinda\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/krus-terancam-tambang-batu-bara\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Timur\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/#listItem\",\"name\":\"Samarinda\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Samarinda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/krus-terancam-tambang-batu-bara\\\/#listItem\",\"name\":\"KRUS Terancam Tambang Batu Bara\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/krus-terancam-tambang-batu-bara\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"KRUS Terancam Tambang Batu Bara\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/#listItem\",\"name\":\"Samarinda\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/krus-terancam-tambang-batu-bara\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/krus-terancam-tambang-batu-bara\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/\",\"name\":\"main-administrator\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/krus-terancam-tambang-batu-bara\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/37cd82c511f1c8bff288be47da4c6998dacb5112777142229b74cf30c6590581?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"main-administrator\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/krus-terancam-tambang-batu-bara\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/krus-terancam-tambang-batu-bara\\\/\",\"name\":\"KRUS Terancam Tambang Batu Bara - Berita Borneo\",\"description\":\"Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim kembali mendapat tiga pengaduan dari warga yang merasa dirugikan dengan aktivitas pertambangan batu bara. Parahnya, salah satu yang diadukan itu dinilai menambang di kawasan publik. Hal tersebut diungkapkan Dinamisator Jatam Kaltim Merah Johansyah. Ketiga laporan itu datang dari warga Lubuk Sawah, Kelurahan Mugirejo. \\u201cMereka melaporkan dugaan adanya limbah bekas galian\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/krus-terancam-tambang-batu-bara\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"datePublished\":\"2014-06-03T14:46:51+08:00\",\"dateModified\":\"2022-10-15T12:35:37+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"KRUS Terancam Tambang Batu Bara - Berita Borneo","description":"Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim kembali mendapat tiga pengaduan dari warga yang merasa dirugikan dengan aktivitas pertambangan batu bara. Parahnya, salah satu yang diadukan itu dinilai menambang di kawasan publik. Hal tersebut diungkapkan Dinamisator Jatam Kaltim Merah Johansyah. Ketiga laporan itu datang dari warga Lubuk Sawah, Kelurahan Mugirejo. \u201cMereka melaporkan dugaan adanya limbah bekas galian","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/krus-terancam-tambang-batu-bara\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/krus-terancam-tambang-batu-bara\/#blogposting","name":"KRUS Terancam Tambang Batu Bara - Berita Borneo","headline":"KRUS Terancam Tambang Batu Bara","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#articleImage","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"datePublished":"2014-06-03T14:46:51+08:00","dateModified":"2022-10-15T12:35:37+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/krus-terancam-tambang-batu-bara\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/krus-terancam-tambang-batu-bara\/#webpage"},"articleSection":"Kalimantan Timur, Samarinda"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/krus-terancam-tambang-batu-bara\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Timur","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/#listItem","name":"Samarinda"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/#listItem","position":3,"name":"Samarinda","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/krus-terancam-tambang-batu-bara\/#listItem","name":"KRUS Terancam Tambang Batu Bara"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/krus-terancam-tambang-batu-bara\/#listItem","position":4,"name":"KRUS Terancam Tambang Batu Bara","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/#listItem","name":"Samarinda"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/krus-terancam-tambang-batu-bara\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/krus-terancam-tambang-batu-bara\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/","name":"main-administrator","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/krus-terancam-tambang-batu-bara\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/37cd82c511f1c8bff288be47da4c6998dacb5112777142229b74cf30c6590581?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"main-administrator"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/krus-terancam-tambang-batu-bara\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/krus-terancam-tambang-batu-bara\/","name":"KRUS Terancam Tambang Batu Bara - Berita Borneo","description":"Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim kembali mendapat tiga pengaduan dari warga yang merasa dirugikan dengan aktivitas pertambangan batu bara. Parahnya, salah satu yang diadukan itu dinilai menambang di kawasan publik. Hal tersebut diungkapkan Dinamisator Jatam Kaltim Merah Johansyah. Ketiga laporan itu datang dari warga Lubuk Sawah, Kelurahan Mugirejo. \u201cMereka melaporkan dugaan adanya limbah bekas galian","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/krus-terancam-tambang-batu-bara\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"datePublished":"2014-06-03T14:46:51+08:00","dateModified":"2022-10-15T12:35:37+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"KRUS Terancam Tambang Batu Bara - Berita Borneo","og:description":"Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim kembali mendapat tiga pengaduan dari warga yang merasa dirugikan dengan aktivitas pertambangan batu bara. Parahnya, salah satu yang diadukan itu dinilai menambang di kawasan publik. Hal tersebut diungkapkan Dinamisator Jatam Kaltim Merah Johansyah. Ketiga laporan itu datang dari warga Lubuk Sawah, Kelurahan Mugirejo. \u201cMereka melaporkan dugaan adanya limbah bekas galian","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/krus-terancam-tambang-batu-bara\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2014-06-03T06:46:51+00:00","article:modified_time":"2022-10-15T12:35:37+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"KRUS Terancam Tambang Batu Bara - Berita Borneo","twitter:description":"Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim kembali mendapat tiga pengaduan dari warga yang merasa dirugikan dengan aktivitas pertambangan batu bara. Parahnya, salah satu yang diadukan itu dinilai menambang di kawasan publik. Hal tersebut diungkapkan Dinamisator Jatam Kaltim Merah Johansyah. Ketiga laporan itu datang dari warga Lubuk Sawah, Kelurahan Mugirejo. \u201cMereka melaporkan dugaan adanya limbah bekas galian","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"1510","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":null,"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":null,"og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":null,"robots_max_videopreview":null,"robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":null,"local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2023-06-28 21:06:25","updated":"2025-06-04 04:50:39","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/\" title=\"Kalimantan Timur\">Kalimantan Timur<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/\" title=\"Samarinda\">Samarinda<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tKRUS Terancam Tambang Batu Bara\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Timur","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/"},{"label":"Samarinda","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/"},{"label":"KRUS Terancam Tambang Batu Bara","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/krus-terancam-tambang-batu-bara\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1510","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1510"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1510\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21837,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1510\/revisions\/21837"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1510"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1510"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1510"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}