{"id":15113,"date":"2015-12-12T17:57:00","date_gmt":"2015-12-12T09:57:00","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=15113"},"modified":"2015-12-12T17:57:00","modified_gmt":"2015-12-12T09:57:00","slug":"kejaksaan-negri-selidiki-kasus-korupsi-besar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kejaksaan-negri-selidiki-kasus-korupsi-besar\/","title":{"rendered":"Kejaksaan Negri Selidiki Kasus Korupsi Besar"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/images.jpeg\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-15114 aligncenter\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/images.jpeg\" alt=\"images\" width=\"446\" height=\"256\" \/><\/a><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><strong>PENAJAM &#8211; <\/strong>Kejaksaan Negeri (Kejari) Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sedang menyelidiki dua kasus dugaan korupsi. Hal tersebut diungkapkan Kepala Kejari Penajam Zullikar Tanjung, saat memperingati Hari Anti Korupsi, kemarin (10\/12).\u00a0 Sayangnya, dia enggan membeberkan kasus tersebut secara gamblang.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Sepanjang 2015 terang Zullikar, kejari telah menjebloskan delapan tersangka ke Rutan Klas IIB Tanah Grogot, Balikpapan, dan Samarinda. Dari penanganan kasus tersebut, Zullikar menyebut, Rp 560 juta uang negara berhasil diselamatkan. \u201cRata-rata kasus yang ditangani berupa <em>mark up<\/em>,\u201d ujar Zullikar.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Dua kasus korupsi paling mencolok adalah pengadaan lahan perumahan rumah murah. Dari total anggaran Rp 6,7 miliar, negara dirugikan Rp 3 miliar. Sementara pengadaan <em>whiteboard<\/em> dikorupsi Rp 3,5 miliar dari total nilai proyek sebesar Rp 9 miliar.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Belum lama ini, tiga terdakwa kasus lahan rumah murah, Kh, St, dan Hn, divonis empat tahun penjara di tingkat banding. Sebelumnya, di Pengadilan Tipikor Samarinda mereka dijatuhi hukuman 1,5 tahun penjara.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\u201cKami masih menunggu hasil kasasi,\u201d jelasnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Tiga terdakwa merupakan anggota tim sembilan. Saat ini masih ada tiga anggota tim sembilan yang berstatus saksi.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Untuk menangani kasus korupsi di PPU, kejari mengalami kendala terbatasnya jumlah jaksa. Sejauh ini, jaksa yang dimiliki hanya 14 orang. \u201cTidak semua difokuskan ke pidsus (pidana khusus), tapi dibagi ke pidum (pidana umum) juga,\u201d sebutnya. [] KP<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PENAJAM &#8211; Kejaksaan Negeri (Kejari) Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sedang menyelidiki dua kasus dugaan korupsi. Hal tersebut diungkapkan Kepala Kejari Penajam Zullikar Tanjung, saat memperingati Hari Anti Korupsi, kemarin (10\/12).\u00a0 Sayangnya, dia enggan membeberkan kasus tersebut secara gamblang. Sepanjang 2015 terang Zullikar, kejari telah menjebloskan delapan tersangka ke Rutan Klas IIB Tanah Grogot, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15114,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,482],"tags":[1550,1966,1967],"class_list":["post-15113","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-penajam-paser-utara-ppu","tag-kasus-korupsi","tag-kejaksaan-negeri-penajam","tag-kepala-kejari-penajam-zullikar-tanjung"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15113","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15113"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15113\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15113"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15113"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15113"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}