{"id":15122,"date":"2015-12-12T19:07:56","date_gmt":"2015-12-12T11:07:56","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=15122"},"modified":"2015-12-12T19:07:56","modified_gmt":"2015-12-12T11:07:56","slug":"jambret-menangis-saat-ditampar-oleh-siswa-smp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jambret-menangis-saat-ditampar-oleh-siswa-smp\/","title":{"rendered":"Jambret Menangis Saat Ditampar Oleh Siswa SMP"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/7ec571dcc53ddf8069dec1043e47cd14.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-15123 aligncenter\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/7ec571dcc53ddf8069dec1043e47cd14.jpg\" alt=\"7ec571dcc53ddf8069dec1043e47cd14\" width=\"454\" height=\"340\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>SAMARINDA &#8211;<\/strong> Emosi Tota Manuel Sianturi tak terbendung saat bertemu dengan Andi Musafir. Wajar kalau Tota emosi. Karena Andi adalah jambret yang merampas dan membawa kabur ponselnya sesaat sepulang dari sekolah.<br \/>\nSiswa SMP kelas VII (kelas 1) SMP Negeri 2 itu pun langsung melayangkan pukulan tepat mendarat di wajah Andi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Padahal saat itu Toda dan Andi bertemu di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsekta SamarindaIlir.<br \/>\nBocah berusia 13 tahun itu seakan tak peduli. Ia benar-benar geram hingga tak sadar menantang pria berusia 23 tahun yang duduk di depannya itu berduel di depan polisi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nBukannya menerima tawaran duel, Andi malah menagis dan meminta maaf kepada Tota yang perlahan akhirnya dapat mengendalikan emosi ketika polisi menyuruhnya duduk.<br \/>\n\u201cMaaf dek. Kakak khilaf, kakak butuh uang buat bayar kos,\u201d Andi memelas kepada Tota.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nAmarah Tota tak bisa tertahankan, lantaran Andi yang menghampirinya di halte depan SMPN 2 Jalan Achmad Dahlan, Kelurahan Sungai Pinang Luar (SPL), Samarinda Kota, pukul 14.30 Wita kemarin itu selain berpura-pura meminjam ponsel juga membawa kabur, sehingga membuat Tota susah payah mengejarnya sembari berteriak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n\u201cDia (Andi, Red) dekati saya, katanya minta tolong teleponkan nomor HP dia yang dibawa temannya,\u201d kata Tota kepada wartawan.<br \/>\nKarena nomor ponsel yang disebutkan Andi kurang jelas, Tota menjadi serba salah mengetik nomor ponssel yang diucapkan Andi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n\u201cDia lalu bilang \u201cSini HP mu saya pinjam\u201d,\u201d ucap Tota seraya menirukan yang dikatakan Andi.<br \/>\nSetelah ponsel Tota berpindah tangan, Andi lantas berpura-pura menelepon. Namun akting pria yang beralamat di Jalan Pangeran hidayatullah, Gang Amal, Kelurahan Karang Mumus, Samarinda Kota itu membuat Tora curiga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n\u201cSaya lihat lampu layar ponsel saya tak berkedip, biasanya berkedip kalau digunakan menelepon,\u201d ujar Tota.<br \/>\nMerasa gelagat Andi mencurigakan, Tota lantas bersiap-siap melepaskan tas di pundaknya. Benar saja dugaan Tota, Andi tiba-tiba saja lari ke arah Jalan Sendawar yang ada di samping sekolahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n\u201cSambil lari dia bilang, mau kejar temannya yang bawa HP-nya,\u201d tutur Tota.<br \/>\nTota tak percaya, ia pun mengejar Andi hingga di kawasan Jalan Danau Jempang, sembari berteriak meminta tolong. Warga yang mendengar teriakan Tota juga ikut mengejar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n\u201cDia lari masuk ke rumah warga. Dia bilang itu rumah neneknya, tapi tak ada yang kenal dengan dia,\u201d ujar Tota.<br \/>\nWarga yang yakin pengakuan Andi itu hanya akal-akalan saja, langsung merangsek masuk ke dalam rumah warga tersebut dan menyeret Andi ke Polsek Ilir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nKapolsekta Samarinda Ilir Kompol Suryono, melalui Kanit Reskrim Ipda Dedi Setiawan menuturkan, semetara ini Andi sudah diamankan dan Tota juga sudah membuat laporan resmi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n\u201cPonsel yang sempat dijambret pelaku (Andi, Red) juga sudah kami amankan sebagai barang bukti. Dan kami juga masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku untuk menggali kemungkinan adanya pelaku lainnya,\u201d tandasnya. [] SP<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA &#8211; Emosi Tota Manuel Sianturi tak terbendung saat bertemu dengan Andi Musafir. Wajar kalau Tota emosi. Karena Andi adalah jambret yang merampas dan membawa kabur ponselnya sesaat sepulang dari sekolah. Siswa SMP kelas VII (kelas 1) SMP Negeri 2 itu pun langsung melayangkan pukulan tepat mendarat di wajah Andi. Padahal saat itu Toda dan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15123,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[1971],"class_list":["post-15122","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-jambret"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15122","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15122"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15122\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15122"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15122"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15122"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}