{"id":151693,"date":"2025-11-20T16:43:49","date_gmt":"2025-11-20T08:43:49","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=151693"},"modified":"2025-11-20T16:43:49","modified_gmt":"2025-11-20T08:43:49","slug":"forest-city-ikn-dukung-tujuan-pembangunan-berkelanjutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/forest-city-ikn-dukung-tujuan-pembangunan-berkelanjutan\/","title":{"rendered":"Forest City IKN Dukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"213\" data-end=\"497\"><strong>PENAJAM PASER UTARA<\/strong> \u2014 Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar, menghadiri peresmian Penangkaran Rusa Sambar (Cervus unicolor) di kawasan Wanagama Nusantara, Zona Rimba Kota B, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (20\/11\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"499\" data-end=\"706\">Acara ini turut dihadiri Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono; Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM); Wakil Menteri Kehutanan RI; serta Direktur PT Pamapersada Nusantara (PAMA) selaku mitra utama program.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"708\" data-end=\"1099\">Dalam sambutannya, Tohar menjelaskan bahwa pembangunan penangkaran ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat pemulihan dan penguatan ekosistem hutan hujan tropis di IKN. Ia menekankan bahwa langkah ini bagian dari upaya perlindungan jenis asli (native species), baik flora maupun fauna, melalui program restorasi hutan yang dijalankan UGM bersama Otorita IKN di Wanagama Nusantara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1101\" data-end=\"1327\">\u201cSalah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pengembangan penangkaran rusa sambar. Program ini diharapkan menjadi model konservasi, pendidikan, sekaligus mendukung pembangunan lingkungan yang berkelanjutan,\u201d ujar Tohar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1329\" data-end=\"1751\">Program penangkaran ini mendapat dukungan penuh dari PT Pamapersada Nusantara (PAMA) melalui inisiatif Green Consortium Project, yang menjadi bagian penting dalam pembangunan lingkungan berkelanjutan di IKN. Penangkaran rusa dikembangkan pada lahan seluas \u00b15 hektare sebagai upaya eks situ untuk mencegah penurunan populasi rusa sambar\u2014satwa endemik Kalimantan yang berstatus rentan (vulnerable) menurut daftar IUCN.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1753\" data-end=\"1973\">Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara dunia akademik, pemerintah, dan sektor swasta dalam mempercepat terwujudnya Forest City IKN serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1975\" data-end=\"2125\">Tohar mengapresiasi penuh inisiatif tersebut dan berharap program ini memberi dampak positif bagi pembangunan strategis di IKN maupun Kabupaten PPU.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2127\" data-end=\"2294\">\u201cKami mendukung langkah kolaboratif ini. Semoga penangkaran rusa dan restorasi hutan dapat menjadi contoh bagi upaya konservasi lainnya di wilayah kita,\u201d pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Subur Priono | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PENAJAM PASER UTARA \u2014 Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar, menghadiri peresmian Penangkaran Rusa Sambar (Cervus unicolor) di kawasan Wanagama Nusantara, Zona Rimba Kota B, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (20\/11\/2025). Acara ini turut dihadiri Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono; Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM); Wakil Menteri Kehutanan RI; &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":39,"featured_media":151707,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,482],"tags":[14154],"class_list":["post-151693","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-penajam-paser-utara-ppu","tag-forest-city-ikn"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/151693","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/39"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=151693"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/151693\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":151708,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/151693\/revisions\/151708"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/151707"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=151693"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=151693"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=151693"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}