{"id":151835,"date":"2025-11-21T09:31:07","date_gmt":"2025-11-21T01:31:07","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=151835"},"modified":"2025-11-21T09:31:07","modified_gmt":"2025-11-21T01:31:07","slug":"pekerja-gereja-ditemukan-tewas-dugaan-kkb-menguat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pekerja-gereja-ditemukan-tewas-dugaan-kkb-menguat\/","title":{"rendered":"Pekerja Gereja Ditemukan Tewas, Dugaan KKB Menguat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"200\" data-end=\"545\"><strong>PAPUA PEGUNUNGAN<\/strong> &#8211; Suasana tenang di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, mendadak berubah mencekam setelah seorang pekerja bangunan gereja bernama Baharudin ditemukan tewas dengan luka bacok tidak jauh dari tempat tinggalnya. Insiden berdarah ini kembali memunculkan bayang-bayang teror kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"547\" data-end=\"884\">Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, membenarkan adanya dugaan kuat bahwa korban diserang oleh kelompok bersenjata. \u201cSatgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo mengevakuasi jenazah seorang pekerja bangunan yang ditemukan meninggal dunia diduga dibacok KKB. Korban bernama Baharudin,\u201d ujarnya, Jumat (21\/11\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"886\" data-end=\"1123\">Korban ditemukan tak bernyawa di kawasan Jalan Gunung pada Rabu (19\/11\/2025) sekitar pukul 14.04 WIT. Baharudin diketahui bekerja sebagai tukang bangunan Gereja GIDI Motulen, dan selama ini dikenal tidak memiliki masalah dengan warga sekitar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1125\" data-end=\"1301\">Begitu laporan masuk, aparat bergerak cepat. \u201cBegitu laporan diterima, tim langsung dikerahkan ke lokasi untuk memastikan situasi dan mengevaluasi jenazah korban,\u201d ujar Faizal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1303\" data-end=\"1650\">Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Adarma Sinaga, mengungkapkan bahwa kesaksian warga sangat membantu dalam mengurai langkah terakhir korban sebelum diserang. \u201cKeterangan para saksi sangat membantu kami dalam memetakan aktivitas terakhir korban. Informasi awal inilah yang nantinya menjadi dasar proses penyelidikan lebih lanjut,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1652\" data-end=\"1907\">Hingga kini, petugas masih mendalami siapa pelaku pembacokan dan motif di balik aksi brutal tersebut. Aparat gabungan disebut terus meningkatkan patroli sekaligus memetakan pergerakan kelompok-kelompok bersenjata yang kerap beroperasi di wilayah Yahukimo. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1652\" data-end=\"1907\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PAPUA PEGUNUNGAN &#8211; Suasana tenang di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, mendadak berubah mencekam setelah seorang pekerja bangunan gereja bernama Baharudin ditemukan tewas dengan luka bacok tidak jauh dari tempat tinggalnya. Insiden berdarah ini kembali memunculkan bayang-bayang teror kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah tersebut. Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, membenarkan adanya dugaan kuat &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":151836,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,35,9344],"tags":[12042],"class_list":["post-151835","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-nasional","category-papua-pegunungan","tag-papua-pegunungan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/151835","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=151835"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/151835\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":151837,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/151835\/revisions\/151837"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/151836"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=151835"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=151835"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=151835"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}