{"id":152149,"date":"2025-11-23T08:34:34","date_gmt":"2025-11-23T00:34:34","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=152149"},"modified":"2025-11-23T08:34:34","modified_gmt":"2025-11-23T00:34:34","slug":"panas-beijing-resmi-seret-jepang-ke-pbb","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/panas-beijing-resmi-seret-jepang-ke-pbb\/","title":{"rendered":"Panas! Beijing Resmi Seret Jepang ke PBB"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"285\" data-end=\"558\"><strong>BEIJING<\/strong> &#8211; Ketegangan diplomatik China\u2013Jepang naik satu level lagi. Beijing resmi membawa perselisihan panas itu ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menuduh Tokyo melontarkan ancaman \u201cintervensi bersenjata\u201d terkait Taiwan isu yang selama ini menjadi titik paling sensitif bagi China.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"560\" data-end=\"983\">Langkah itu dipicu pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi yang menyebut serangan China terhadap Taiwan bisa memicu respons militer Jepang. Bagi Beijing, komentar itu bukan sekadar analisis geopolitik, tapi &#8220;pelanggaran berat terhadap hukum internasional&#8221;, sebagaimana ditulis Duta Besar China untuk PBB, Fu Cong, dalam surat resminya kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres yang dikirim Jumat (21\/11\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"985\" data-end=\"1294\">\u201cJika Jepang berani mencoba intervensi bersenjata dalam situasi lintas selat, itu akan menjadi tindakan agresi,\u201d tulis Fu dalam surat tersebut, sebagaimana dikutip misi China untuk PBB. Dia menegaskan China akan \u201cdengan tegas mempraktikkan hak membela diri berdasarkan Piagam PBB dan hukum internasional\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1296\" data-end=\"1469\">Fu juga meminta Jepang \u201cberhenti melakukan provokasi dan melewati batas, serta menarik kembali pernyataannya yang keliru\u201d yang dianggap menantang kepentingan inti China.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1471\" data-end=\"1780\">Sengketa ini memanas di tengah hubungan dua negara yang sebelumnya baru saja berupaya merapatkan kembali hubungan, setelah PM Takaichi dan Presiden Xi Jinping bertemu sepekan sebelum pernyataan kontroversial tersebut. Alih-alih meredakan suhu politik, komentar PM Takaichi justru memicu badai diplomatik baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1782\" data-end=\"2024\">Dampak ekonominya mulai terasa. China menyebut hubungan dagang dua negara \u201csangat dirusak\u201d, sejumlah konser musisi Jepang di Tiongkok dibatalkan, dan beberapa kapal pesiar China memilih menghindari pelabuhan Jepang sebagai bentuk kewaspadaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2026\" data-end=\"2317\">Ketegangan ini menjadi yang paling serius dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena pernyataan PM Takaichi menyingkirkan ambiguitas yang selama ini sengaja dipelihara Tokyo dalam isu Taiwan. Kini Jepang tampak lebih terbuka menunjukkan posisinya, yang bagi Beijing dianggap garis merah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2319\" data-end=\"2497\">Di sisi lain, Taipei menegaskan bahwa mereka bukan bagian dari China. Pemerintah Taiwan berulang kali menyatakan hanya rakyat Taiwan yang berhak menentukan masa depan mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2499\" data-end=\"2650\">Hingga berita ini diturunkan, baik kantor PM Jepang maupun Kementerian Luar Negeri Jepang belum memberikan tanggapan atas surat keras Beijing tersebut. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2499\" data-end=\"2650\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BEIJING &#8211; Ketegangan diplomatik China\u2013Jepang naik satu level lagi. Beijing resmi membawa perselisihan panas itu ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menuduh Tokyo melontarkan ancaman \u201cintervensi bersenjata\u201d terkait Taiwan isu yang selama ini menjadi titik paling sensitif bagi China. Langkah itu dipicu pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi yang menyebut serangan China terhadap Taiwan bisa memicu respons &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":152150,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[7456],"class_list":["post-152149","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-beijing"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/152149","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=152149"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/152149\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":152151,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/152149\/revisions\/152151"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/152150"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=152149"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=152149"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=152149"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}