{"id":152329,"date":"2025-11-24T15:07:53","date_gmt":"2025-11-24T07:07:53","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=152329"},"modified":"2025-11-24T15:09:38","modified_gmt":"2025-11-24T07:09:38","slug":"geger-pria-ditemukan-meninggal-di-area-masjid-tala","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/geger-pria-ditemukan-meninggal-di-area-masjid-tala\/","title":{"rendered":"Geger! Pria Ditemukan Meninggal di Area Masjid Tala"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"263\" data-end=\"491\"><strong>TANAHLAUT <\/strong>\u2014 Suasana pagi di Desa Benuaraya, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan, mendadak gempar. Seorang pria ditemukan meninggal dunia di area Masjid Jami Ihya\u2019uddin, Senin (24\/11\/2025) pagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"493\" data-end=\"779\">Petugas Polsek Batibati langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Pria tersebut diketahui berinisial H alias DK (40) dan ditemukan tergeletak di lorong selasar bangunan kamar mandi\/gudang yang berada di sisi kanan depan kubah masjid, tepatnya di wilayah RT 8.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"781\" data-end=\"922\">Bangunan tempat korban ditemukan diketahui terpisah dari bangunan utama masjid, namun masih berada di dalam lingkungan rumah ibadah setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"924\" data-end=\"1103\">Penemuan ini pertama kali diketahui oleh seorang kaum masjid bernama Muhiddin (47) sekitar pukul 07.30 WITA. Saat itu, ia tengah melakukan aktivitas bersih-bersih area masjid.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1105\" data-end=\"1315\">Muhiddin melihat korban dalam posisi tergeletak di area gudang masjid. Ia sempat memanggil korban, namun tidak mendapat respons apa pun. Karena panik, ia segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Batibati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1317\" data-end=\"1521\">Berdasarkan data kepolisian, almarhum diketahui sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir di Pasar Gunungan, Desa Benuaraya. Ia juga tercatat sebagai warga setempat dan berdomisili di RT 8 Desa Benuaraya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1523\" data-end=\"1644\">Kepala Desa Benuaraya, Sailil Irfan, menyampaikan bahwa almarhum memang selama ini tinggal di lingkungan masjid tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1646\" data-end=\"1760\">Hingga saat ini, polisi masih melakukan penanganan dan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1646\" data-end=\"1760\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TANAHLAUT \u2014 Suasana pagi di Desa Benuaraya, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan, mendadak gempar. Seorang pria ditemukan meninggal dunia di area Masjid Jami Ihya\u2019uddin, Senin (24\/11\/2025) pagi. Petugas Polsek Batibati langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Pria tersebut diketahui berinisial H alias DK (40) dan ditemukan tergeletak di lorong selasar &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":152330,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2276,2277],"tags":[],"class_list":["post-152329","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-selatan-kalsel","category-kabupaten-tanah-laut-provinsi-kalimantan-selatan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/152329","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=152329"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/152329\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":152332,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/152329\/revisions\/152332"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/152330"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=152329"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=152329"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=152329"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}