{"id":152619,"date":"2025-11-26T09:22:25","date_gmt":"2025-11-26T01:22:25","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=152619"},"modified":"2025-11-26T09:22:25","modified_gmt":"2025-11-26T01:22:25","slug":"polda-kaltim-periksa-20-saksi-tragedi-tenggelamnya-6-bocah-di-km-8","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/polda-kaltim-periksa-20-saksi-tragedi-tenggelamnya-6-bocah-di-km-8\/","title":{"rendered":"Polda Kaltim Periksa 20 Saksi Tragedi Tenggelamnya 6 Bocah di KM 8"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BALIKPAPAN <\/strong>\u2014 Proses penyidikan terhadap kasus tenggelamnya enam bocah di kawasan proyek pembangunan Grand City Kilometer 8, Balikpapan, terus berlanjut. Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur memastikan rangkaian pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh guna mengungkap penyebab insiden sekaligus menelusuri kemungkinan adanya unsur kelalaian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yulianto, mengatakan puluhan saksi telah dimintai keterangan sejak tahap penyelidikan dimulai. Pemeriksaan meliputi keluarga korban, warga sekitar lokasi kejadian, hingga pihak manajemen Grand City yang dianggap memiliki keterkaitan dengan aktivitas proyek.<\/p>\n<figure id=\"attachment_152673\" aria-describedby=\"caption-attachment-152673\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-152673\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/6136468974552681492-1-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"394\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/6136468974552681492-1-300x169.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/6136468974552681492-1-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/6136468974552681492-1-768x432.jpg 768w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/6136468974552681492-1.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-152673\" class=\"wp-caption-text\">Gedung Mahakam, Polda Kaltim, Selasa (25\/11\/2025)<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cHari Jumat kemarin kita sudah memeriksa 20-an orang, itu dari keluarga, orang di sekitar situ kemudian dari manajemen Grand City,\u201d jelas Kombes Pol Yulianto saat ditemui di Gedung Mahakam, Polda Kaltim, Selasa (25\/11\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menegaskan bahwa laporan polisi terkait kasus tersebut telah resmi terdaftar dan siap diproses lebih lanjut. \u201cLP-nya sudah ada, jadi LP A,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yulianto menjelaskan, perkara ini masih berada pada tahap penyelidikan. Tahapan selanjutnya akan ditentukan melalui gelar perkara untuk memutuskan apakah kasus dapat ditingkatkan ke penyidikan. Jika naik ke tahap penyidikan, proses hukum berikutnya akan dilakukan sesuai koridor pro justitia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIni masih dalam tahap penyelidikan, hasil penyelidikan nanti akan digelarkan apakah bisa naik ke sidik atau tidak. Setelah naik sidik maka tentu saja akan ada upaya\u2013upaya dalam rangka pro justitia dan kasus ini ditangani oleh Polda,\u201d paparnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa arah proses hukum sangat bergantung pada fakta dan keterangan yang diperoleh penyidik di lapangan. \u201cProsesnya tergantung dari keterangan yang didapatkan apakah mengarah ke pembuktian bahwa ini tindak pidana melanggar peraturan perundang-undangan, kan kita belum tahu,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai bagian dari penguatan kajian teknis, Polda Kaltim juga menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai saksi ahli. Keterangan DLH dibutuhkan untuk menilai aspek lingkungan serta standar keselamatan dalam pengelolaan area proyek Grand City.\u00a0 \u201cDLH menjadi saksi ahli di kasus ini,\u201d tegas Yulianto. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Desy Alfy Fauzia | Penyunting: Rasidah<\/p>\n<p><!--\/data\/user\/0\/com.samsung.android.app.notes\/files\/clipdata\/clipdata_bodytext_251125_173744_690.sdocx--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BALIKPAPAN \u2014 Proses penyidikan terhadap kasus tenggelamnya enam bocah di kawasan proyek pembangunan Grand City Kilometer 8, Balikpapan, terus berlanjut. Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur memastikan rangkaian pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh guna mengungkap penyebab insiden sekaligus menelusuri kemungkinan adanya unsur kelalaian. Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yulianto, mengatakan puluhan saksi telah dimintai keterangan sejak &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":55,"featured_media":152672,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[467,17,26],"tags":[14254,12439],"class_list":["post-152619","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-balikpapan","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-kasus-tenggelam","tag-kombes-pol-yulianto"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/152619","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/55"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=152619"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/152619\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":152678,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/152619\/revisions\/152678"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/152672"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=152619"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=152619"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=152619"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}