{"id":152889,"date":"2025-11-27T16:50:17","date_gmt":"2025-11-27T08:50:17","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=152889"},"modified":"2025-11-27T16:50:17","modified_gmt":"2025-11-27T08:50:17","slug":"pertashop-lama-tak-beroperasi-mendadak-terbakar-satu-korban-luka-bakar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pertashop-lama-tak-beroperasi-mendadak-terbakar-satu-korban-luka-bakar\/","title":{"rendered":"Pertashop Lama Tak Beroperasi Mendadak Terbakar, Satu Korban Luka Bakar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KAYONG UTARA<\/strong> \u2014 Kebakaran yang melibatkan sebuah Pertashop dan mobil tangki Pertamina di Jalan Bhayangkara, Desa Sutera, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Rabu (26\/11\/2025) siang, menyoroti kembali pentingnya prosedur keselamatan dalam distribusi bahan bakar minyak (BBM). Insiden yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB itu membuat warga dan operator panik karena api muncul saat proses pengisian BBM berlangsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan keterangan sementara, api diduga muncul akibat kesalahan teknis pada proses pengisian hingga memicu percikan di area selang. Percikan tersebut kemudian menyambar bagian kiri mobil tangki, tepat di sambungan selang pengisian. Kondisi itu membuat kobaran api cepat membesar sebelum akhirnya berhasil dikendalikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kejadian ini langsung mengundang perhatian warga sekitar. Mereka bersama operator Pertashop melakukan pemadaman awal menggunakan alat seadanya, sambil menunggu tim pemadam tiba. Langkah cepat warga menjadi krusial karena api berpotensi menjalar ke seluruh badan tangki yang berisi BBM.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Siti, warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi, menyebut dirinya sempat terkejut karena situasi berubah begitu cepat. \u201cSaya lagi tidur, tiba-tiba lihat ke depan sudah ramai. Kejadiannya kurang lebih sekitar jam 12-an lah,\u201d tuturnya. Ia juga mengatakan sempat mendengar suara letupan kecil. \u201cAda ledakan kecil sekali, itu kayaknya yang buat api jadi besar,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kesaksian lain datang dari Ferdi, warga yang berada di lokasi. Ia menuturkan bahwa Pertashop tersebut sebenarnya sudah lama tidak beroperasi. \u201cIni sudah lama tidak beroperasi, kemungkinan sudah dua tahun lebih, hari ini mau diisi tapi malah terbakar,\u201d jelasnya. Ia menambahkan bahwa waktu kebakaran berlangsung relatif singkat. \u201cApi enggak lama, kurang lebih 10 menit, soalnya pemadam cepat datang,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam insiden ini, sopir mobil tangki mengalami luka bakar di telapak tangan kiri dan segera dilarikan ke rumah sakit. Setelah mendapat perawatan, korban diperbolehkan pulang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran maupun nilai kerugian. Pihak terkait masih melakukan pemeriksaan lanjutan, sementara garis pengamanan telah dipasang untuk memastikan lokasi tetap steril selama penyelidikan berlangsung. []\n<p>Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAYONG UTARA \u2014 Kebakaran yang melibatkan sebuah Pertashop dan mobil tangki Pertamina di Jalan Bhayangkara, Desa Sutera, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Rabu (26\/11\/2025) siang, menyoroti kembali pentingnya prosedur keselamatan dalam distribusi bahan bakar minyak (BBM). Insiden yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB itu membuat warga dan operator panik karena api muncul saat proses pengisian &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":152890,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2273,29],"tags":[],"class_list":["post-152889","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-kayong-utara-sukadana-provinsi-kalimantan-barat-kalbar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/152889","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=152889"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/152889\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":152893,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/152889\/revisions\/152893"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/152890"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=152889"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=152889"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=152889"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}