{"id":153093,"date":"2025-11-28T11:52:29","date_gmt":"2025-11-28T03:52:29","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=153093"},"modified":"2025-11-28T11:52:29","modified_gmt":"2025-11-28T03:52:29","slug":"dongkrak-lepas-pemuda-23-tahun-tewas-terjepit-mobil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dongkrak-lepas-pemuda-23-tahun-tewas-terjepit-mobil\/","title":{"rendered":"Dongkrak Lepas, Pemuda 23 Tahun Tewas Terjepit Mobil"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"257\" data-end=\"465\"><strong>BERAU<\/strong> \u2013 Tragedi mengerikan menimpa Arman Daeng (23), sopir travel asal Samarinda. Pemuda ini tewas tragis setelah mobil yang tengah diperbaikinya tiba-tiba menimpa tubuhnya di Berau, Kalimantan Timur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"467\" data-end=\"582\">Arman diketahui sedang memperbaiki bagian bawah kendaraannya ketika dongkrak yang menopang mobil tiba-tiba lepas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"584\" data-end=\"786\">&#8220;Benar, korban meninggal akibat tertindih kendaraannya sendiri saat memperbaiki di bagian kolong mobil,&#8221; ujar Kanit Reskrim Polsek Tanjung Redeb, Ipda Irvan, Kamis (27\/11\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"788\" data-end=\"950\">Peristiwa nahas itu terjadi di parkiran travel Kecamatan Tanjung Redeb, Rabu (26\/11\/2025) malam. Menurut Irvan, Arman sempat terlihat oleh saksi sesama sopir travel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"952\" data-end=\"1130\">&#8220;Iya ada saksi sesama supir travel di sana sempat liat korban di bawah kolong mobil waktu malam hari, akan tetapi setelah itu korban hanya sendiri di parkiran itu,&#8221; kata Irvan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1132\" data-end=\"1330\">Namun keesokan paginya sekitar pukul 07.00 Wita, Arman ditemukan tewas terjepit di bawah mobil. Diduga, kematian tragisnya terjadi setelah dongkrak penyangga kendaraan lepas dan menjepit tubuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1332\" data-end=\"1474\">&#8220;Ditemukan pagi harinya oleh rekannya, saat itu posisinya sudah terjepit di bawah mobil dengan kondisi dongkrak yang terlepas,&#8221; jelas Irvan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1476\" data-end=\"1607\">Hasil visum rumah sakit memperkuat dugaan ini, menunjukkan Arman meninggal karena kehabisan napas dengan dada dan kepala membiru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1609\" data-end=\"1725\">&#8220;Dugaan sementara karena terjepit korban susah bernafas sehingga menyebabkan korban meninggal dunia,&#8221; tutur Irvan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1727\" data-end=\"1853\">Kini, jasad Arman telah dibawa ke Samarinda untuk diserahkan kepada keluarga, yang berencana memakamkannya sesegera mungkin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1855\" data-end=\"1966\">&#8220;Tadi dari pihak keluarga minta korban untuk dipulangkan ke Samarinda supaya cepat dimakamkan,&#8221; tambah Irvan. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1855\" data-end=\"1966\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BERAU \u2013 Tragedi mengerikan menimpa Arman Daeng (23), sopir travel asal Samarinda. Pemuda ini tewas tragis setelah mobil yang tengah diperbaikinya tiba-tiba menimpa tubuhnya di Berau, Kalimantan Timur. Arman diketahui sedang memperbaiki bagian bawah kendaraannya ketika dongkrak yang menopang mobil tiba-tiba lepas. &#8220;Benar, korban meninggal akibat tertindih kendaraannya sendiri saat memperbaiki di bagian kolong mobil,&#8221; &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":153094,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[478,19,26],"tags":[],"class_list":["post-153093","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-berau","category-hotnews","category-kalimantan-timur-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/153093","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=153093"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/153093\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":153095,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/153093\/revisions\/153095"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/153094"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=153093"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=153093"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=153093"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}