{"id":153141,"date":"2025-11-28T14:47:41","date_gmt":"2025-11-28T06:47:41","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=153141"},"modified":"2025-11-28T14:47:41","modified_gmt":"2025-11-28T06:47:41","slug":"sejajar-strategi-baru-kutai-timur-tata-arsip-skpd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sejajar-strategi-baru-kutai-timur-tata-arsip-skpd\/","title":{"rendered":"Sejajar, Strategi Baru Kutai Timur Tata Arsip SKPD"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"233\" data-end=\"544\"><strong>KUTAI TIMUR<\/strong> \u2013 Pemerintah Kabupaten Kutai Timur kembali menegaskan komitmennya dalam memperbaiki tata kelola arsip. Melalui program inovatif bernama Sejajar (Sinergitas Kerja dalam Mengelola dan Menjaga Ketersediaan Arsip), Pemkab berupaya menciptakan manajemen arsip yang modern, terukur, dan efisien.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"546\" data-end=\"760\">Program ini digagas oleh Reformer Wiwin, peserta Aksi Perubahan Pelatihan Dasar Kepemimpinan LAN Angkatan III Tahun 2025, sebagai solusi atas tantangan kearsipan yang masih ditemui di banyak perangkat daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"762\" data-end=\"1041\">\u201cArsip bukan sekadar dokumen administratif. Ia menjadi bukti sah penyelenggaraan pemerintahan, sumber data kebijakan, dan rekam jejak organisasi. Sejajar kami bangun agar pengelolaan arsip lebih seragam, tertib, dan mudah dipertanggungjawabkan,\u201d ujar Wiwin, Kamis (27\/11\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1043\" data-end=\"1353\">Melalui Sejajar, setiap perangkat daerah didorong memilah arsip aktif, inaktif, hingga arsip statis secara sistematis, mengikuti juknis kearsipan nasional. Strategi unggulan program ini adalah cloning best practice, yaitu penduplikasian praktik terbaik dari SKPD yang telah memiliki penataan arsip ideal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1355\" data-end=\"1563\">Dengan metode tersebut, perangkat daerah lain dapat belajar langsung melalui pendampingan intensif, mempercepat proses perbaikan, sekaligus memberikan ruang evaluasi untuk menyelesaikan kendala yang muncul.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1565\" data-end=\"1783\">Wiwin menambahkan bahwa program Sejajar tidak berhenti pada penerapan teknis. Skema pendampingan, monitoring, dan evaluasi berkala disusun agar perubahan menjadi budaya kerja baru, bukan sekadar proyek sementara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1785\" data-end=\"1935\">\u201cKami berharap setiap SKPD siap menerapkan standar yang sama, sehingga pelayanan administrasi lebih tertib, konsisten, dan profesional,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1937\" data-end=\"2320\">Sejajar diharapkan menjadi model perbaikan kearsipan daerah yang dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kualitas layanan publik, sekaligus meminimalkan risiko kehilangan dokumen penting. Dengan inovasi ini, Kutai Timur menunjukkan bahwa modernisasi administrasi pemerintahan dapat dimulai dari hal yang fundamental, yakni arsip yang tertata rapi dan mudah diakses. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1937\" data-end=\"2320\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI TIMUR \u2013 Pemerintah Kabupaten Kutai Timur kembali menegaskan komitmennya dalam memperbaiki tata kelola arsip. Melalui program inovatif bernama Sejajar (Sinergitas Kerja dalam Mengelola dan Menjaga Ketersediaan Arsip), Pemkab berupaya menciptakan manajemen arsip yang modern, terukur, dan efisien. Program ini digagas oleh Reformer Wiwin, peserta Aksi Perubahan Pelatihan Dasar Kepemimpinan LAN Angkatan III Tahun 2025, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":153142,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,480],"tags":[],"class_list":["post-153141","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-timur"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/153141","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=153141"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/153141\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":153143,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/153141\/revisions\/153143"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/153142"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=153141"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=153141"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=153141"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}