{"id":153975,"date":"2025-12-02T16:03:04","date_gmt":"2025-12-02T08:03:04","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=153975"},"modified":"2025-12-02T16:03:04","modified_gmt":"2025-12-02T08:03:04","slug":"aksi-nekat-maling-telur-panjat-pagar-tengah-malam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/aksi-nekat-maling-telur-panjat-pagar-tengah-malam\/","title":{"rendered":"Aksi Nekat! Maling Telur Panjat Pagar Tengah Malam"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"113\" data-end=\"417\"><strong>KOTAWARINGIN TIMUR<\/strong> \u2014 Warga Jalan Iskandar 18, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kini dibuat resah oleh aksi pencurian tidak lazim yang menyasar barang dagangan pedagang rumahan. Bukan uang, bukan barang elektronik, melainkan telur ayam yang menjadi sasaran para pelaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"419\" data-end=\"727\">Korban, seorang pedagang bernama Jazuli, mengalami kejadian pencurian dua kali berturut-turut dengan total kerugian mencapai Rp1.070.000. Insiden terbaru terjadi pada Senin (01\/12\/2025), sekitar pukul 00.52 WIB, ketika pelaku kembali beraksi memanjat pagar rumah dan menggasak satu ikat telur ayam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"729\" data-end=\"803\">Jazuli mengaku sempat melihat gerak-gerik mencurigakan sebelum kejadian. \u201cTadi malam saya kira orang itu cuma survei, karena saya masih belum tidur. Sudah dua kali kejadian seperti ini,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"935\" data-end=\"1194\">Pada aksi pertama, pelaku membawa kabur telur senilai Rp650 ribu, sementara pencurian kedua membuatnya kehilangan stok Rp420 ribu. Pelaku diketahui usai Jazuli memeriksa rekaman CCTV karena curiga jumlah telur berkurang saat hendak berdagang pagi harinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1196\" data-end=\"1396\">Dalam rekaman, pelaku tampak mengenakan hoodie abu-abu dan celana gelap, dengan tudung jaket ditarik untuk menutupi wajah. Pelaku terlihat memanjat pagar rumah sebelum kabur membawa barang curian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1398\" data-end=\"1488\">Jazuli mengaku sebelumnya sempat mendengar suara kendaraan mondar-mandir di depan rumah. \u201cKelihatannya sepele, tapi kelakuannya meresahkan,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1558\" data-end=\"1656\">Ia menduga suara itu berasal dari pelaku yang sedang memantau situasi sebelum melancarkan aksinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1658\" data-end=\"1823\">Meski hanya telur, kejadian ini membuat warga setempat gusar. Aksi pencurian yang berulang menjadi tanda bahwa pelaku bukan sekadar iseng, melainkan sudah terencana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1825\" data-end=\"1956\">Jazuli berencana melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian agar pelaku segera ditangkap dan peristiwa serupa tidak terulang. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1825\" data-end=\"1956\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KOTAWARINGIN TIMUR \u2014 Warga Jalan Iskandar 18, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kini dibuat resah oleh aksi pencurian tidak lazim yang menyasar barang dagangan pedagang rumahan. Bukan uang, bukan barang elektronik, melainkan telur ayam yang menjadi sasaran para pelaku. Korban, seorang pedagang bernama Jazuli, mengalami kejadian pencurian dua kali berturut-turut dengan total kerugian &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":153977,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2259,2266],"tags":[],"class_list":["post-153975","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-tengah","category-kabupaten-kotawaringin-timur-provinsi-kalimantan-tengah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/153975","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=153975"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/153975\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":153979,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/153975\/revisions\/153979"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/153977"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=153975"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=153975"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=153975"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}