{"id":154005,"date":"2025-12-02T16:25:02","date_gmt":"2025-12-02T08:25:02","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=154005"},"modified":"2025-12-02T16:25:02","modified_gmt":"2025-12-02T08:25:02","slug":"video-tuduhan-suap-rehabilitasi-viral-bnnk-kubar-angkat-suara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/video-tuduhan-suap-rehabilitasi-viral-bnnk-kubar-angkat-suara\/","title":{"rendered":"Video Tuduhan Suap Rehabilitasi Viral, BNNK Kubar Angkat Suara"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"200\" data-end=\"577\"><strong>KUTAI BARAT<\/strong> \u2014 Polemik dugaan skandal penerimaan imbalan oleh oknum Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kutai Barat kembali mencuat ke permukaan setelah sebuah video berdurasi lebih dari 10 menit beredar luas di media sosial. Video tersebut menampilkan seseorang yang mengaku sebagai mantan pasien rehabilitasi yang menuduh adanya praktik tidak terpuji pada 2023 lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"579\" data-end=\"745\">Isu ini sontak memicu kegaduhan publik. Namun, pihak BNNK Kutai Barat menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan berpotensi mencemarkan nama baik institusi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"747\" data-end=\"873\">Sekretaris 4 BNNK Kubar periode 2025\u20132030, Jamidi, langsung angkat bicara untuk meluruskan informasi yang terlanjur viral. \u201cSaya sudah melihat utuh vidionya yang di konten platform media sosial berdurasi 10:24 detik,\u201d ujar Jamidi saat dihubungi , Senin (01\/12\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1043\" data-end=\"1204\">Sebelumnya, Infokubar.id telah mengupayakan konfirmasi langsung kepada BNNK untuk memastikan keberimbangan pemberitaan dan menghindari kesimpangsiuran informasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1206\" data-end=\"1293\">Jamidi menegaskan bahwa pihaknya tidak mengenal sosok yang muncul dalam video tersebut. \u201cDan karena yang menyampaikan tidak menyebutkan nama dan melihatkan wajahnya saya tidak kenal dengan yang bersangkutan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1434\" data-end=\"1560\">Ia menilai klaim tersebut janggal dan tidak dapat dipertanggungjawabkan karena tidak memiliki identitas serta bukti pendukung. \u201cMengapa kami perlu nama dan memperlihatkan wajah sebab untuk memastikan yang bersangkutan memang pernah diajukan asesment oleh BNK. Apalagi ini, tahun 2023 kami akan buka data untuk memastikan kejadiannya apa yang diucapkannya sesuai atau tidak,\u201d terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1828\" data-end=\"1972\">Jamidi juga menyampaikan dugaan bahwa pihak dalam video itu tidak berada dalam kondisi normal sehingga pernyataannya dipertanyakan kebenarannya. \u201cIni dibuktikan bahwa dia tidak ingat tanggal bulan dan tahun kejadiannya. Selain itu apa yang diucapkannya tidak ada bukti sehingga terkesan fitnah yg dituduhkan,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2157\" data-end=\"2289\">Hingga kini, BNNK Kutai Barat menyerukan publik untuk tidak mudah terprovokasi dan menunggu proses klarifikasi dan pembuktian resmi. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2157\" data-end=\"2289\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI BARAT \u2014 Polemik dugaan skandal penerimaan imbalan oleh oknum Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kutai Barat kembali mencuat ke permukaan setelah sebuah video berdurasi lebih dari 10 menit beredar luas di media sosial. Video tersebut menampilkan seseorang yang mengaku sebagai mantan pasien rehabilitasi yang menuduh adanya praktik tidak terpuji pada 2023 lalu. Isu ini &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":154007,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,483],"tags":[],"class_list":["post-154005","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-barat"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/154005","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=154005"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/154005\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":154008,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/154005\/revisions\/154008"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/154007"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=154005"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=154005"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=154005"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}