{"id":154709,"date":"2025-12-07T10:10:35","date_gmt":"2025-12-07T02:10:35","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=154709"},"modified":"2025-12-07T10:10:35","modified_gmt":"2025-12-07T02:10:35","slug":"tragis-lansia-sendirian-di-gubuk-ditemukan-sudah-membusuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/tragis-lansia-sendirian-di-gubuk-ditemukan-sudah-membusuk\/","title":{"rendered":"Tragis! Lansia Sendirian di Gubuk Ditemukan Sudah Membusuk"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"305\"><strong>BALI<\/strong> \u2014 Warga Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, digemparkan oleh bau busuk yang menyengat dari area kebun pada Sabtu (06\/12\/2025) sore sekitar pukul 16.00 Wita. Bau tersebut ternyata berasal dari tubuh seorang lansia yang ditemukan meninggal dunia di dalam gubuk sederhana miliknya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"307\" data-end=\"478\">Kapolsek Mendoyo Kompol I Wayan Sartika menjelaskan bahwa warga sempat menduga aroma itu berasal dari bangkai hewan sebelum akhirnya dilakukan pengecekan lebih lanjut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"480\" data-end=\"648\">&#8220;Bau busuk pertama kali tercium sejak Jumat (05\/12\/2025) sore. Awalnya saksi menduga berasal dari bangkai hewan,&#8221; kata Sartika saat dikonfirmasi, Minggu (07\/12\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"650\" data-end=\"871\">Setelah menyusuri area kebun, warga dibuat terkejut saat mendapati seorang pria lanjut usia sudah tidak bernyawa. Korban diketahui bernama I Nengah W (71), seorang petani yang hidup seorang diri di Banjar Baler Agung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"873\" data-end=\"958\">&#8220;Saksi menemukan korban dalam posisi miring ke kiri sudah tak bernyawa,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1019\" data-end=\"1231\">Temuan itu langsung dilaporkan kepada kepala lingkungan dan Polsek Mendoyo. Petugas kemudian mengamankan lokasi dan melakukan pemeriksaan bersama Tim Inafis Polres Jembrana serta tenaga medis Puskesmas I Mendoyo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1233\" data-end=\"1364\">&#8220;Begitu menerima laporan, personel kami langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi korban dan mengamankan area,&#8221; kata Sartika.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1366\" data-end=\"1482\">Hasil pemeriksaan luar menunjukkan korban diperkirakan telah meninggal tiga hingga empat hari sebelum ditemukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1484\" data-end=\"1585\">&#8220;Penyebab pasti kematian belum bisa dipastikan karena kondisi jenazah sudah membusuk,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1587\" data-end=\"1765\">Anak kandung korban menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun. Jenazah kini dititipkan di RSU Negara sambil menunggu hari baik untuk prosesi pengabenan, sesuai adat Bali. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1587\" data-end=\"1765\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BALI \u2014 Warga Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, digemparkan oleh bau busuk yang menyengat dari area kebun pada Sabtu (06\/12\/2025) sore sekitar pukul 16.00 Wita. Bau tersebut ternyata berasal dari tubuh seorang lansia yang ditemukan meninggal dunia di dalam gubuk sederhana miliknya. Kapolsek Mendoyo Kompol I Wayan Sartika menjelaskan bahwa warga sempat menduga aroma &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":154710,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9900,19,35],"tags":[],"class_list":["post-154709","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-bali","category-hotnews","category-berita-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/154709","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=154709"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/154709\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":154711,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/154709\/revisions\/154711"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/154710"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=154709"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=154709"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=154709"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}