{"id":155268,"date":"2025-12-10T17:33:04","date_gmt":"2025-12-10T09:33:04","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=155268"},"modified":"2025-12-10T17:33:04","modified_gmt":"2025-12-10T09:33:04","slug":"kasus-nurmaliza-memanas-jpu-bantah-pembelaan-alvaro","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-nurmaliza-memanas-jpu-bantah-pembelaan-alvaro\/","title":{"rendered":"Kasus Nurmaliza Memanas, JPU Bantah Pembelaan Alvaro"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"240\" data-end=\"478\"><strong>PALANGKA RAYA<\/strong> \u2013 Drama hukum atas kematian tragis Nurmaliza kembali menghangat. Terdakwa Alvaro Jordan duduk lagi di kursi pesakitan untuk mendengarkan replik Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang menolak mentah-mentah pembelaan dirinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"479\" data-end=\"641\">Sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Palangka Raya pada Selasa (09\/12\/2025) itu mempertegas perbedaan tajam antara versi terdakwa dan keyakinan jaksa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"643\" data-end=\"773\">JPU Dwinanto Agung Wibowo menyatakan bahwa pembelaan diri yang diklaim Alvaro tidak masuk akal dan tidak sesuai fakta persidangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"775\" data-end=\"912\">\u201cPembelaan yang sebenarnya itu telah selesai, terdakwa tetap mencekik korban walaupun serangan dari korban telah berakhir,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"914\" data-end=\"1078\">Menurut Dwinanto, apa yang dilakukan Alvaro sudah melampaui batas wajar pembelaan diri, sehingga unsur kesengajaan bahkan indikasi perencanaan tidak bisa diabaikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1080\" data-end=\"1121\">Ia menegaskan kembali sikap tim penuntut. \u201cTerdakwa melanggar pasal 340 KUHP sebagaimana dakwaan kumulatif,\u201d ujarnya, meminta majelis hakim menyatakan Alvaro bersalah melakukan pembunuhan berencana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1352\" data-end=\"1478\">Dalam sidang sebelumnya pada 25 November 2025, Kuasa Hukum Alvaro, Albert Chong, menuding JPU melewatkan banyak fakta penting. \u201cKami menganggap jaksa banyak mengabaikan hal-hal yang sudah disampaikan saksi, alat bukti yang tersedia, maupun fakta persidangan,\u201d kata Albert.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1631\" data-end=\"1711\">Ia menegaskan bahwa tindakan kliennya tidak memenuhi unsur pembunuhan berencana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1713\" data-end=\"1780\">Di hadapan majelis hakim, Alvaro juga menyampaikan permintaan maaf. \u201cSaya tahu permohonan maaf saya tidak akan mengembalikan apa yang telah hilang, tetapi dari lubuk hati yang terdalam saya memohon maaf,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1933\" data-end=\"2057\">Ia membantah dakwaan yang menuduhnya tetap tenang usai pembunuhan, yang menurut JPU menjadi salah satu indikasi kesengajaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2130\" data-end=\"2327\">Kasus ini bermula pada 10 Mei 2025. Cekcok antara keduanya pecah di kamar kos di Palangka Raya. Kecemburuan memicu konflik; korban melempar telepon genggam ke arah Alvaro hingga mengenai kepalanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2329\" data-end=\"2557\">Alvaro kemudian memukul wajah korban, mencekik, hingga membekapnya sampai tewas. Pada 11 Mei 2025, ia membuang jenazah Nurmaliza di pinggir Jalan Trans Kalimantan Palangka Raya\u2013Banjarmasin, Desa Garung, Kabupaten Pulang Pisau.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2559\" data-end=\"2630\">Jenazah ditemukan sehari kemudian oleh warga dalam kondisi mengenaskan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2632\" data-end=\"2796\">Alvaro sempat mencoba melarikan diri ke Yogyakarta melalui Banjarmasin. Namun pelariannya kandas pada 13 Mei 2025 saat polisi meringkusnya di sebuah kafe di Sleman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2841\" data-end=\"3055\">Kematian Nurmaliza wanita hamil membuat kasus ini terus menjadi sorotan publik. Keluarga korban sebelumnya bahkan menyebut hukuman seumur hidup \u201cbelum cukup adil\u201d dan menilai hukuman mati layak dipertimbangkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3057\" data-end=\"3146\">Kini, majelis hakim menjadi penentu akhir dari babak panjang persidangan penuh emosi ini. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2632\" data-end=\"2796\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALANGKA RAYA \u2013 Drama hukum atas kematian tragis Nurmaliza kembali menghangat. Terdakwa Alvaro Jordan duduk lagi di kursi pesakitan untuk mendengarkan replik Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang menolak mentah-mentah pembelaan dirinya. Sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Palangka Raya pada Selasa (09\/12\/2025) itu mempertegas perbedaan tajam antara versi terdakwa dan keyakinan jaksa. JPU Dwinanto &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":155269,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2259,2264],"tags":[],"class_list":["post-155268","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-tengah","category-kota-palangkaraya-provinsi-kalimantan-tengah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/155268","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=155268"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/155268\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":155270,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/155268\/revisions\/155270"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/155269"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=155268"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=155268"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=155268"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}