{"id":1561,"date":"2014-06-04T02:48:48","date_gmt":"2014-06-03T18:48:48","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=1561"},"modified":"2022-10-15T12:35:38","modified_gmt":"2022-10-15T12:35:38","slug":"tkc-matangkan-persiapan-tampil-di-waci","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/tkc-matangkan-persiapan-tampil-di-waci\/","title":{"rendered":"TKC Matangkan Persiapan Tampil di WACI"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Persiapan tampil di event nasional Wonderful Artchipelago Carnival Indonesia (WACI) pada 23 Agustus 2014 mendatang di Jember, Jawa Timur, terus dimatangkan para talent Tenggarong Kutai Carnival (TKC). Sebanyak 35 talent TKC mengikuti pengecekan kostum, latihan berjalan di runway, hingga berlatih penentuan posisi, dilaksanakan TKC di bawah arahan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kukar, Selasa (27\/5) di area parkir gedung A-B Kompleks Perkantoran Bupati Kukar, Tenggarong.<\/p>\n<p>\u201cPengecekan kostum hari ini guna melihat kembali kekurangan- kekurangan kostum untuk dibenahi,\u201d ujar Kepala Disbudpar Kukar Sri Wahyuni didampingi ketua TKC Nur Fajri, di sela-sela latihan talent TKC. Selain itu, latihan berjalan di runway hingga berlatih blocking area atau penentuan posisi. Menurut Sri, agar para talent TKC yang tampil di WACI mendapat gambaran kondisi saat tampil di Jember pada Agustus mendatang.<\/p>\n<p>\u201cSupaya mereka mengerti posisi masing-masing dan arah mereka bergerak sehingga tampil prima di WACI nanti,\u201d harapnya. Sri Wahyuni mengatakan, 35 talent TKC berjumlah 12 orang. Di antaranya pemenang event TKC dalam Festival Kota Raja tahun lalu sedangkan sisanya dipilih berdasar seleksi. Saat tampil di WACI mendatang, talent TKC membawakan kostum bertema Belian, Seraong, dan Anggrek.<\/p>\n<p>\u201cTiga tema itu mewakili gambaran budaya, kesenian, dan alam Kukar sehingga sedikit memperkenalkan Kukar melalui kostum karnaval,\u201d ujarnya. Untuk diketahui, TKC terpilih mewakili Kaltim dalam WACI. Ketua Asosiasi Karnaval Indonesia (AKARI) Dynan Fariz beberapa waktu lalu mengatakan, TKC pantas mengikuti WACI karena bagian DPD AKARI Kaltim.<\/p>\n<p>TKC juga aktif secara berturut-turut melaksanakan event. \u201cReputasi TKC sudah jelas dan secara kontinu tiap tahun menggelar event,\u201d ujarnya. Adapun WACI diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama AKARI merupakan etalase visualisasi karnaval Indonesia. Memiliki karakteristik masingmasing daerah untuk dipublikasikan ke seluruh dunia.<\/p>\n<p>Event WACI tahun ini merupakan yang pertama diikuti enam provinsi, yaitu DKI Jakarta, Bali, Kepulauan Riau, Kaltim, Jawa Tengah, dan Bangka Belitung, serta Jawa Timur sebagai tuan rumah. Sedangkan carnival terdiri dari Jember Fashion Carnaval (JFC), Solo Batik Carnival, Tenggarong Kutai Carnival, Bangka Belitung Carnival, Kuta Carnival, Jakarnaval, Gading Night Carnival, dan Semarang Night Carnival.<\/p>\n<p>WACI dilaksanakan di Jember karena bertepatan Jember Fashion Carnaval International Event yang sudah mendunia. Dengan demikian, WACI mendapat peluang diliput ribuan media dan fotografer internasional yang sudah berada di Jember. [] RedFj\/KP<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Persiapan tampil di event nasional Wonderful Artchipelago Carnival Indonesia (WACI) pada 23 Agustus 2014 mendatang di Jember, Jawa Timur, terus dimatangkan para talent Tenggarong Kutai Carnival (TKC). Sebanyak 35 talent TKC mengikuti pengecekan kostum, latihan berjalan di runway, hingga berlatih penentuan posisi, dilaksanakan TKC di bawah arahan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kukar, Selasa (27\/5) &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,33],"tags":[],"class_list":["post-1561","post","type-post","status-publish","format-standard","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1561","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1561"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1561\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21842,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1561\/revisions\/21842"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1561"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1561"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1561"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}