{"id":15751,"date":"2016-10-24T16:07:42","date_gmt":"2016-10-24T08:07:42","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=15751"},"modified":"2016-10-24T16:07:42","modified_gmt":"2016-10-24T08:07:42","slug":"sertifikasi-halal-pemkot-pontianak-gelontorkan-rp-1-milyar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sertifikasi-halal-pemkot-pontianak-gelontorkan-rp-1-milyar\/","title":{"rendered":"Sertifikasi Halal, Pemkot Pontianak Gelontorkan Rp. 1 Milyar"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_15752\" aria-describedby=\"caption-attachment-15752\" style=\"width: 627px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/DSC00841.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-15752\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/DSC00841-300x225.jpg\" alt=\"Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetikan Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Kalbar Nora Idiawati, M.Si\" width=\"627\" height=\"470\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-15752\" class=\"wp-caption-text\">Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetikan Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Kalbar Nora Idiawati, M.Si<\/figcaption><\/figure>\n<p>PONTIANAK-Direktur Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetikan Majelis Ulama Indonesia (PPOM MUI) Kalbar, Nora Idiawati, M.Si menyambut baik rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak yang akan melakukan sertifikasi halal bagi 1.000 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Pontianak.<\/p>\n<p>Pelaksanaannya diperkirakan akan dilakukan pada bulan November 2016 yang akan datang. LPPOM MUI Kalbar sudah menyiapkan tim Auditor.<\/p>\n<p>\u201cUntuk di Kota Pontianak saja ada sekitar 25 tim auditor yang siap melakukan sertifikasi halal bagi UMKM, belum lagi masing-masing di kabupaten\/kota ada dua auditor,\u2019\u2019kata Nora Idiawati, M.Si dihubungi via handphone, Senin (24\/10).<\/p>\n<p>Menurutnya, kepastian pelaksanaannya sudah disetujui Walikota Pontianak, bahkan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) sudah mendatangi kantor LPPOM MUI di komplek Masjid Mujahidin jalan A. Yani Pontianak.<\/p>\n<p>\u2018Beberapa hari yang lalu, utusan pak Walikota sudah bertemu dengan kami, kemungkinan pelakanaannya selama satu tahun, Insya Allah kami siap menjalankan amanah ini,\u2019\u2019tutur Nora.<\/p>\n<p>Sementara itu Walikota Pontianak, H. Sutarmidji, SH, M.Hum mengatakan Sertifikasi halal itu perlu dikejar. Kalau misalkan Rp1 juta saja, kita siapkan Rp1 Miliar untuk 1.000 pelaku usaha. Atau mungkin nanti kita akan ketemu dengan LPPOM MUI, kemudian pelaku usaha kuliner, kalaupun tidak bisa, mungkin kita subsidi,\u201d ujar Wali Kota Pontianak, Sutarmidji.<\/p>\n<p>Dia menginginkan sebanyak mungkin pelaku usaha kuliner mendapat sertifikasi halal. \u201cPelaku usaha ini harus jadi prioritas,\u201d ujarnya. \u00a0 Meskipun demikian, sebelumnya Midji juga sempat mengeluhkan lambatnya proses pengurusan sertifikasi halal. Biaya pengurusannya pun menurutnya terbilang cukup menguras kantong yakni\u00a0 Rp2,5-5 juta per usaha.(Rachmat Effendi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PONTIANAK-Direktur Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetikan Majelis Ulama Indonesia (PPOM MUI) Kalbar, Nora Idiawati, M.Si menyambut baik rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak yang akan melakukan sertifikasi halal bagi 1.000 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Pontianak. Pelaksanaannya diperkirakan akan dilakukan pada bulan November 2016 yang akan datang. LPPOM MUI Kalbar sudah menyiapkan tim &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15752,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[6,7,17,19,2273,36],"tags":[4818,3707,4670,4819],"class_list":["post-15751","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-lain","category-breaking-news","category-headlines","category-hotnews","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kota-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-lppom-mui","tag-m-si","tag-nora-idiawati","tag-sertifikasi-halal"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15751","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15751"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15751\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15751"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15751"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15751"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}