{"id":158099,"date":"2025-12-29T15:00:44","date_gmt":"2025-12-29T07:00:44","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=158099"},"modified":"2025-12-29T15:00:44","modified_gmt":"2025-12-29T07:00:44","slug":"pick-up-cabai-hantam-pondasi-rumah-satu-nyawa-melayang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pick-up-cabai-hantam-pondasi-rumah-satu-nyawa-melayang\/","title":{"rendered":"Pick Up Cabai Hantam Pondasi Rumah, Satu Nyawa Melayang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BENGKAYANG<\/strong> \u2013 Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Sebuah mobil pick up bermuatan cabai mengalami kecelakaan pada Minggu (28\/12\/2025) sekitar pukul 00.00 WIB di Desa Rukmajaya, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan. Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu korban lainnya dalam kondisi kritis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan tersebut melaju di ruas jalan desa sebelum tiba-tiba keluar dari jalur. Pick up itu kemudian menghantam parit dan menabrak pondasi halaman rumah warga. Akibat benturan keras, kendaraan terlempar hingga sekitar 30 meter dari titik awal tabrakan, sementara muatan cabai berserakan di sekitar lokasi kejadian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seorang warga setempat yang pertama kali melihat kejadian mengatakan suara benturan terdengar sangat keras dan mengagetkan warga sekitar. \u201cKami kira awalnya ada ledakan. Begitu keluar rumah, mobil sudah dalam kondisi hancur dan korban tergeletak,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kecelakaan ini melibatkan dua pemuda asal Kabupaten Sambas. Korban pertama berinisial Aswan (22), warga Dusun Rahmat, Kelurahan Segarau, Kecamatan Tebas. Sementara korban kedua, Asep (18), berasal dari Dusun Seberkat, Kelurahan Matang Segarau, Kecamatan Tekarang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Petugas medis Puskesmas Sungai Duri membenarkan bahwa kedua korban sempat mendapatkan penanganan darurat. \u201cSaat tiba di puskesmas, kondisi korban cukup parah. Satu korban tidak tertolong akibat luka berat, sedangkan satu lainnya harus segera dirujuk karena mengalami cedera serius,\u201d kata salah satu tenaga medis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pihak kepolisian yang menangani kejadian tersebut menyatakan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan. \u201cKami masih mendalami penyebab kecelakaan. Dugaan awal mengarah pada hilangnya kendali kendaraan, namun faktor lain seperti kondisi jalan dan pengemudi juga sedang kami periksa,\u201d ujar seorang petugas kepolisian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polisi juga mengimbau para pengendara, khususnya sopir kendaraan angkutan barang, agar lebih memperhatikan kondisi fisik dan kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama pada jam rawan dini hari. \u201cKeselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan memaksakan diri jika kondisi tidak memungkinkan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas di Bengkayang dan menjadi pengingat penting akan perlunya kewaspadaan serta kepatuhan terhadap keselamatan berkendara demi mencegah jatuhnya korban jiwa di jalan raya. []\n<p>Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BENGKAYANG \u2013 Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Sebuah mobil pick up bermuatan cabai mengalami kecelakaan pada Minggu (28\/12\/2025) sekitar pukul 00.00 WIB di Desa Rukmajaya, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan. Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu korban lainnya dalam kondisi kritis. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":158108,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[3488,19,2273],"tags":[],"class_list":["post-158099","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-bengkayang-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","category-hotnews","category-kalimantan-barat-kalbar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158099","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=158099"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158099\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":158111,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158099\/revisions\/158111"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/158108"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=158099"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=158099"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=158099"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}