{"id":158736,"date":"2026-01-02T15:33:51","date_gmt":"2026-01-02T07:33:51","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=158736"},"modified":"2026-01-02T15:33:51","modified_gmt":"2026-01-02T07:33:51","slug":"viral-pria-dikeroyok-dua-orang-di-simpang-jalan-bontang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/viral-pria-dikeroyok-dua-orang-di-simpang-jalan-bontang\/","title":{"rendered":"Viral! Pria Dikeroyok Dua Orang di Simpang Jalan Bontang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"361\" data-end=\"657\"><strong>BONTANG<\/strong> \u2014 Sebuah video yang menampilkan dugaan aksi pengeroyokan terhadap seorang pria menghebohkan media sosial dan memicu keresahan warga. Peristiwa tersebut diduga terjadi di simpang tiga Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Berebas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan, pada Kamis (01\/01\/2025) pagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"659\" data-end=\"931\">Dalam rekaman berdurasi singkat itu, terlihat seorang pria sudah terjatuh di tengah jalan. Ia tampak meringkuk sambil berusaha melindungi tubuhnya dari serangan dua pria lain yang terus melayangkan pukulan. Video tersebut dengan cepat menyebar dan menuai kecaman warganet.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"933\" data-end=\"1145\">Seorang warga sekitar, Yasir, membenarkan adanya kejadian tersebut. Warga RT 56 Berebas Tengah itu menyebut keributan bermula di depan Toko Emas Setia Kawan sebelum berpindah ke depan warung nasi goreng miliknya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1147\" data-end=\"1311\">\u201cSaat itu sekitar pukul tujuh pagi. Saya masih berada di lantai dua warung, tiba-tiba terdengar suara ribut dari arah jalan,\u201d kata Yasir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1313\" data-end=\"1517\">Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti pemicu perkelahian yang melibatkan tiga pria tersebut. Namun, situasi sempat membuatnya waswas karena melihat salah satu orang membawa benda yang diduga berbahaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1519\" data-end=\"1633\">\u201cSaya sempat melihat ada yang memegang besi, itu yang membuat saya khawatir keributan semakin parah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1635\" data-end=\"1876\">Sementara itu, pihak kepolisian membenarkan adanya laporan terkait dugaan pengeroyokan tersebut. Kapolsek Bontang Selatan, AKP Muhammad Rakib Rais, mengatakan pihaknya tengah mendalami peristiwa yang videonya terlanjur viral di media sosial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1878\" data-end=\"1990\">\u201cLaporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,\u201d kata Rakib Rais saat dikonfirmasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1992\" data-end=\"2120\">Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1992\" data-end=\"2120\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONTANG \u2014 Sebuah video yang menampilkan dugaan aksi pengeroyokan terhadap seorang pria menghebohkan media sosial dan memicu keresahan warga. Peristiwa tersebut diduga terjadi di simpang tiga Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Berebas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan, pada Kamis (01\/01\/2025) pagi. Dalam rekaman berdurasi singkat itu, terlihat seorang pria sudah terjatuh di tengah jalan. Ia tampak meringkuk &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":158737,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[475,17,26],"tags":[],"class_list":["post-158736","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-bontang","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158736","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=158736"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158736\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":158738,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158736\/revisions\/158738"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/158737"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=158736"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=158736"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=158736"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}