{"id":158774,"date":"2026-01-02T16:53:26","date_gmt":"2026-01-02T08:53:26","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=158774"},"modified":"2026-01-02T16:53:26","modified_gmt":"2026-01-02T08:53:26","slug":"jalur-laut-nunukan-sebatik-tetap-lancar-awal-tahun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jalur-laut-nunukan-sebatik-tetap-lancar-awal-tahun\/","title":{"rendered":"Jalur Laut Nunukan-Sebatik Tetap Lancar Awal Tahun"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"306\" data-end=\"576\"><strong>NUNUKAN<\/strong> \u2014 Pasca libur Tahun Baru 2026, aktivitas penyeberangan rute Nunukan-Sebatik terpantau tetap stabil. Hingga Kamis (1\/1\/2026), antrean penumpang di pelabuhan masih normal, belum ada lonjakan signifikan seperti yang kerap terjadi saat musim libur panjang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"578\" data-end=\"733\">Menurut Agus Rauf, Kepala UPT Pelabuhan Sei Jepun Dinas Perhubungan Nunukan, jumlah penumpang yang menyeberang masih relatif sama seperti hari biasa. \u201cSaat ini, penyeberangan masih berjalan normal. Rata-rata perahu kayu hanya membawa lima hingga enam orang per trip,\u201d kata Agus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"869\" data-end=\"1084\">Kondisi ini diperkuat oleh jadwal operasi kapal ferry yang baru akan melayani penumpang pada Jumat (02\/01\/2026). Tarif yang lebih hemat dibanding perahu kayu membuat sebagian masyarakat memilih menunggu kapal ferry. \u201cBisa jadi warga masih menunggu kapal ferry karena tarifnya lebih terjangkau,\u201d ujar Agus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1181\" data-end=\"1509\">Pada momen libur nasional atau hari besar, pihak ASDP kerap menyesuaikan jadwal operasional dengan menambah trip kapal untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Sebagai contoh, kapal yang tiba dari Tarakan sekitar pukul 05.00 WITA bisa diberangkatkan kembali pada pukul 07.00 atau 08.00 WITA, sehingga penumpang tidak menumpuk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1511\" data-end=\"1760\">Agus menegaskan bahwa stabilnya aktivitas penyeberangan menjadi indikator bahwa layanan transportasi laut di Nunukan berjalan lancar, dan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman meski sedang dalam momen liburan awal tahun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1511\" data-end=\"1760\">\u201cKami terus memastikan semua rute Nunukan-Sebatik dan Nunukan-Tarakan dapat melayani masyarakat dengan baik, meski jumlah penumpang meningkat saat libur panjang nanti,\u201d pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1764\" data-end=\"1946\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NUNUKAN \u2014 Pasca libur Tahun Baru 2026, aktivitas penyeberangan rute Nunukan-Sebatik terpantau tetap stabil. Hingga Kamis (1\/1\/2026), antrean penumpang di pelabuhan masih normal, belum ada lonjakan signifikan seperti yang kerap terjadi saat musim libur panjang. Menurut Agus Rauf, Kepala UPT Pelabuhan Sei Jepun Dinas Perhubungan Nunukan, jumlah penumpang yang menyeberang masih relatif sama seperti hari &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":158775,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,27,2248],"tags":[],"class_list":["post-158774","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158774","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=158774"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158774\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":158776,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158774\/revisions\/158776"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/158775"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=158774"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=158774"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=158774"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}