{"id":158850,"date":"2026-01-03T17:13:19","date_gmt":"2026-01-03T09:13:19","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=158850"},"modified":"2026-01-03T17:13:19","modified_gmt":"2026-01-03T09:13:19","slug":"rumah-warga-batola-ludes-terbakar-sepeda-listrik-diduga-jadi-pemicu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rumah-warga-batola-ludes-terbakar-sepeda-listrik-diduga-jadi-pemicu\/","title":{"rendered":"Rumah Warga Batola Ludes Terbakar, Sepeda Listrik Diduga Jadi Pemicu"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><b>BARITO KUALA <\/b>\u2014 Suasana pagi di Desa Sei Kambat RT 2, Kecamatan Cerbon, Kabupaten Barito Kuala (Batola), mendadak gempar setelah satu unit rumah warga dilalap api, Sabtu (03\/01\/2026). Rumah tersebut diketahui milik Nopi Haryadi dan mengalami kerusakan total akibat kebakaran yang terjadi saat rumah dalam keadaan kosong.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat kepulan asap dan api membesar dari bangunan rumah berbahan kayu tersebut. Dalam waktu singkat, api menjalar ke seluruh bagian rumah karena material bangunan yang mudah terbakar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beruntung, jarak antarbangunan di kawasan tersebut relatif berjauhan sehingga api tidak merembet ke rumah warga lainnya. Warga setempat bersama relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) segera berupaya melakukan penanganan awal sambil menunggu kedatangan petugas pemadam resmi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tak lama berselang, sejumlah unit BPK, relawan, serta petugas dari UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Barito Kuala tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya dalam waktu kurang dari setengah jam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala UPT Damkar Batola, Yusma Hermadi, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kebakaran diduga kuat dipicu oleh aktivitas pengisian daya sepeda listrik yang ditinggal pemilik rumah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDari hasil pengecekan sementara, sumber api diduga berasal dari sepeda listrik yang sedang dalam proses pengisian daya. Saat itu rumah ditinggalkan pemiliknya karena beraktivitas di luar,\u201d kata Yusma.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menjelaskan, kondisi rumah yang kosong membuat api tidak segera diketahui sehingga kebakaran cepat membesar sebelum mendapat penanganan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun seluruh bangunan rumah beserta isinya tidak sempat diselamatkan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akibat kebakaran tersebut, pemilik rumah mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Hampir seluruh perabotan, dokumen penting, serta barang berharga ludes terbakar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKerugian diperkirakan sekitar Rp200 juta,\u201d tambah Yusma.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pihak pemadam kebakaran mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan dan pengisian daya perangkat elektronik, khususnya sepeda listrik dan baterai berkapasitas besar. Warga juga diminta memastikan perangkat listrik dalam kondisi aman, terutama ketika rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong. []\n<p>Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BARITO KUALA \u2014 Suasana pagi di Desa Sei Kambat RT 2, Kecamatan Cerbon, Kabupaten Barito Kuala (Batola), mendadak gempar setelah satu unit rumah warga dilalap api, Sabtu (03\/01\/2026). Rumah tersebut diketahui milik Nopi Haryadi dan mengalami kerusakan total akibat kebakaran yang terjadi saat rumah dalam keadaan kosong. Peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui oleh warga &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":158851,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2296,2276],"tags":[],"class_list":["post-158850","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-barito-kuala-provinsi-kalimantan-selatan","category-kalimantan-selatan-kalsel"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158850","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=158850"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158850\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":158852,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158850\/revisions\/158852"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/158851"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=158850"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=158850"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=158850"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}