{"id":158995,"date":"2026-01-04T12:13:40","date_gmt":"2026-01-04T04:13:40","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=158995"},"modified":"2026-01-04T12:13:40","modified_gmt":"2026-01-04T04:13:40","slug":"wisata-alam-salju-disorot-usai-bocah-tenggelam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wisata-alam-salju-disorot-usai-bocah-tenggelam\/","title":{"rendered":"Wisata Alam Salju Disorot Usai Bocah Tenggelam"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"285\" data-end=\"593\"><strong>PALANGKA RAYA<\/strong> \u2014 Tragedi tenggelamnya Angel Juliana Tan (12) di Objek Wisata Alam Salju saat libur Tahun Baru masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Peristiwa memilukan itu terjadi pada Kamis, 1 Januari 2026, dan kini memunculkan sorotan tajam terhadap standar keselamatan di kawasan wisata tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"595\" data-end=\"871\">Angel diketahui tengah berenang bersama keluarga sebelum tiba-tiba menghilang dari pengawasan. Upaya pencarian dilakukan secara manual oleh keluarga, sementara korban baru berhasil ditemukan sekitar satu jam kemudian di dalam danau bekas galian yang berada di area wisata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"873\" data-end=\"1056\">Saat ditemukan, Angel diduga telah berada di dalam air hampir dua jam. Kondisi tersebut memperkecil peluang penyelamatan dan berujung pada meninggalnya bocah berusia 12 tahun itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1058\" data-end=\"1289\">Keluarga menilai insiden tersebut tidak lepas dari minimnya sistem pengamanan di lokasi wisata. Danau yang memiliki kedalaman berbahaya itu disebut hanya dilengkapi pembatas berupa tali, tanpa penghalang fisik yang memadai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1291\" data-end=\"1448\">Salah satu anggota keluarga korban, Hamlan, menuturkan bahwa batas aman seharusnya dibuat lebih tegas agar tidak mudah dilewati, terutama oleh anak-anak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1450\" data-end=\"1652\">\u201cKalau hanya tali, sangat mudah terlewati. Menurut kami, seharusnya ada jaring atau pengaman permanen supaya anak-anak tidak masuk ke area berbahaya,\u201d ucapnya saat ditemui Sabtu, (03\/01\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1654\" data-end=\"1824\">Ia juga mengungkapkan kekecewaan atas respons awal petugas di lokasi saat Angel dinyatakan hilang. Menurutnya, tidak ada petugas yang langsung melakukan pencarian di air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1826\" data-end=\"1970\">\u201cYang turun ke danau itu hanya keluarga. Petugas tidak ada yang menyelam, mereka hanya memanggil nama korban lewat pengeras suara,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1972\" data-end=\"2164\">Angel akhirnya ditemukan oleh sang paman sekitar lima meter melewati batas area aman. Hamlan menyebut, kondisi dasar danau berlumpur dan cukup dalam, sehingga menyulitkan proses pencarian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2166\" data-end=\"2297\">\u201cPosisinya sudah melewati batas aman, dan bagian bawahnya lumpur tebal. Itu yang membuat pencarian jadi sangat berat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2299\" data-end=\"2495\">Selain meninggalkan trauma mendalam, peristiwa tersebut juga menimbulkan beban finansial bagi keluarga. Sedikitnya lebih dari Rp20 juta dikeluarkan untuk biaya pemakaman dan keperluan lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2497\" data-end=\"2670\">Pihak pengelola objek wisata disebut sempat mendatangi rumah duka dan memberikan bantuan berupa sembako, serta berjanji akan kembali menemui keluarga usai prosesi pemakaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2672\" data-end=\"2799\">\u201cBiaya peti saja sekitar Rp4 juta, formalin Rp2 juta, pemakaman Rp3 juta, belum termasuk kebutuhan lainnya,\u201d ungkap Hamlan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2801\" data-end=\"2923\">Keluarga menyatakan akan bermusyawarah untuk menentukan langkah lanjutan terkait pertanggungjawaban atas insiden tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2925\" data-end=\"3116\">Sementara itu, Merisa, ibu korban, mengaku masih sangat terpukul dan berharap tidak ada lagi korban jiwa di lokasi yang sama. Ia meminta agar operasional objek wisata tersebut dihentikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3118\" data-end=\"3292\">\u201cKalau bisa ditutup saja. Cukup anak saya yang jadi korban. Tempatnya berbahaya dan pengamanannya tidak memadai. Saya benar-benar kecewa,\u201d tuturnya dengan suara bergetar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3294\" data-end=\"3468\">Hingga kini, tragedi tersebut masih menjadi perhatian publik dan memicu desakan agar pengelola wisata meningkatkan standar keselamatan demi mencegah kejadian serupa terulang. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3294\" data-end=\"3468\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALANGKA RAYA \u2014 Tragedi tenggelamnya Angel Juliana Tan (12) di Objek Wisata Alam Salju saat libur Tahun Baru masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Peristiwa memilukan itu terjadi pada Kamis, 1 Januari 2026, dan kini memunculkan sorotan tajam terhadap standar keselamatan di kawasan wisata tersebut. Angel diketahui tengah berenang bersama keluarga sebelum tiba-tiba menghilang dari &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":158996,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2259,2264],"tags":[],"class_list":["post-158995","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-tengah","category-kota-palangkaraya-provinsi-kalimantan-tengah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158995","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=158995"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158995\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":158997,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158995\/revisions\/158997"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/158996"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=158995"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=158995"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=158995"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}