{"id":159059,"date":"2026-01-05T10:20:18","date_gmt":"2026-01-05T02:20:18","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=159059"},"modified":"2026-01-05T10:20:18","modified_gmt":"2026-01-05T02:20:18","slug":"truk-bermuatan-besi-terlibat-tabrakan-beruntun-di-tol-batang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/truk-bermuatan-besi-terlibat-tabrakan-beruntun-di-tol-batang\/","title":{"rendered":"Truk Bermuatan Besi Terlibat Tabrakan Beruntun di Tol Batang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BATANG &#8211; <\/strong>Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di ruas Tol Batang\u2013Semarang KM 354 jalur A arah Semarang, tepatnya di wilayah Desa Karanggeneng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Insiden tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa kecelakaan terjadi pada Minggu (04\/01\/2026) pagi dan langsung menyita perhatian pengguna jalan karena melibatkan kendaraan besar bermuatan berat. Tiga kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut masing-masing adalah sebuah truk trailer bermuatan besi, satu unit minibus Toyota Voxy yang mengangkut lima penumpang, serta sebuah sedan Mercedes-Benz dengan satu orang pengemudi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Batang, Ajun Komisaris Polisi Eka Hendra Ardiansyah, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.22 WIB. Saat kejadian, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat akibat proses penanganan dan evakuasi korban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKejadiannya sekitar pukul 10.22 WIB. Anggota kami langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan, pengamanan, dan pengaturan lalu lintas,\u201d ujar Eka saat dikonfirmasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan data sementara yang dihimpun kepolisian, kecelakaan tersebut mengakibatkan satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Selain itu, dua orang mengalami luka berat dan harus mendapatkan perawatan intensif, sementara tiga korban lainnya dilaporkan mengalami luka ringan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKorban tercatat satu orang meninggal dunia, dua luka berat, dan tiga luka ringan,\u201d kata Eka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia mengungkapkan, proses evakuasi memerlukan waktu cukup lama lantaran truk trailer yang terlibat membawa muatan besi dalam jumlah besar. Muatan tersebut harus dipindahkan terlebih dahulu agar kendaraan dapat dievakuasi dan jalur tol kembali normal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMuatan besi cukup berat sehingga proses evakuasi tidak bisa dilakukan dengan cepat. Kami harus memastikan keselamatan petugas dan pengguna jalan lainnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selama proses evakuasi berlangsung, petugas kepolisian memberlakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian untuk mencegah kemacetan panjang dan kecelakaan lanjutan. Pengendara diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami mengimbau para pengguna jalan tol agar tetap berhati-hati, menjaga jarak aman, dan mematuhi rambu serta petunjuk petugas,\u201d tambah Eka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan meminta keterangan dari para saksi. Kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Polres Batang. []\n<p>Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BATANG &#8211; Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di ruas Tol Batang\u2013Semarang KM 354 jalur A arah Semarang, tepatnya di wilayah Desa Karanggeneng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Insiden tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa kecelakaan terjadi pada Minggu (04\/01\/2026) pagi dan langsung menyita perhatian &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":159060,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[7,9331,35],"tags":[],"class_list":["post-159059","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-breaking-news","category-jawa-tengah","category-berita-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/159059","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=159059"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/159059\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":159061,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/159059\/revisions\/159061"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/159060"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=159059"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=159059"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=159059"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}