{"id":159777,"date":"2026-01-10T10:45:21","date_gmt":"2026-01-10T02:45:21","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=159777"},"modified":"2026-01-10T10:45:21","modified_gmt":"2026-01-10T02:45:21","slug":"banjir-setinggi-1-meter-landa-oku-warga-terpaksa-tinggalkan-rumah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/banjir-setinggi-1-meter-landa-oku-warga-terpaksa-tinggalkan-rumah\/","title":{"rendered":"Banjir Setinggi 1 Meter Landa OKU, Warga Terpaksa Tinggalkan Rumah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"424\" data-end=\"776\"><strong>SUMATERA SELATAN<\/strong> \u2013 Ratusan warga Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, terpaksa mengungsi setelah banjir setinggi satu meter melanda wilayah mereka, Kamis (08\/01\/2025) malam. Sebanyak 164 unit rumah terdampak, memaksa 450 kepala keluarga meninggalkan rumah untuk mengungsi ke tempat aman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"778\" data-end=\"1102\">Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU, Januar Efendi, menjelaskan, hujan deras yang mengguyur wilayah itu sejak malam hari menjadi pemicu utama banjir. &#8220;Hujan deras membuat air sungai meluap dan menenggelamkan rumah warga, khususnya di Dusun I dan II,&#8221; ujar Januar saat meninjau lokasi banjir, Jumat (09\/01\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1104\" data-end=\"1313\">Walaupun tidak ada korban jiwa, banjir menyebabkan lumpuhnya aktivitas warga setempat. Jalan-jalan desa ikut terendam, memutus akses transportasi dan memaksa warga mengevakuasi diri menggunakan perahu karet.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1315\" data-end=\"1627\">Tim satgas bencana segera diterjunkan untuk mengevakuasi warga yang paling terdampak. &#8220;Kami mengevakuasi warga ke dataran tinggi untuk menghindari risiko yang lebih parah. Hingga kini, masih ada warga yang harus dibantu mengangkat barang-barang mereka dari rumah yang terendam,&#8221; kata salah satu anggota satgas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1629\" data-end=\"1851\">Januar menambahkan, saat ini air mulai surut, tetapi kondisi rumah dan fasilitas warga masih memerlukan pemulihan. &#8220;Aktivitas warga belum normal karena sebagian besar sedang membersihkan rumah dari sisa banjir,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1853\" data-end=\"1981\">Warga berharap pemerintah daerah segera menyalurkan bantuan darurat dan memperbaiki akses jalan agar kehidupan kembali normal. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1853\" data-end=\"1981\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SUMATERA SELATAN \u2013 Ratusan warga Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, terpaksa mengungsi setelah banjir setinggi satu meter melanda wilayah mereka, Kamis (08\/01\/2025) malam. Sebanyak 164 unit rumah terdampak, memaksa 450 kepala keluarga meninggalkan rumah untuk mengungsi ke tempat aman. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU, Januar &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":159778,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,35,8017],"tags":[],"class_list":["post-159777","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-nasional","category-sumatera-selatan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/159777","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=159777"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/159777\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":159843,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/159777\/revisions\/159843"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/159778"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=159777"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=159777"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=159777"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}