{"id":159799,"date":"2026-01-10T11:44:03","date_gmt":"2026-01-10T03:44:03","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=159799"},"modified":"2026-01-10T11:44:03","modified_gmt":"2026-01-10T03:44:03","slug":"hilangnya-pemancing-udang-bikin-geger-warga-kubu-raya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hilangnya-pemancing-udang-bikin-geger-warga-kubu-raya\/","title":{"rendered":"Hilangnya Pemancing Udang Bikin Geger Warga Kubu Raya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"182\" data-end=\"517\"><strong>KUBU RAYA<\/strong> \u2013 Misteri hilangnya Nuriaman (47), warga Kecamatan Batu Ampar, Kubu Raya, masih menyelimuti aliran Sungai Cabang Ruan. Pria yang dikenal gemar memancing udang ini dilaporkan tak kembali ke rumah sejak Senin (05\/01\/2026) sore, meski perahu dan peralatannya ditemukan masih terapung di sungai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"519\" data-end=\"832\">Hingga Jumat (09\/01\/2026), upaya pencarian oleh tim gabungan yang melibatkan Basarnas, TNI, kepolisian, keluarga, dan relawan warga belum membuahkan hasil. \u201cHingga saat ini korban belum ditemukan,\u201d ujar Kapolsek Batu Ampar, Iptu Fahrizal Hasyim, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"834\" data-end=\"1199\">Menurut Ade, Nuriaman berangkat memancing pada pukul 16.30 WIB, dan tiga hari kemudian belum pulang. Warga yang khawatir lalu melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai yang biasa menjadi lokasi favoritnya. \u201cSampan dan peralatan memancing masih ada, tapi korban tidak tampak. Temuan itu langsung dilaporkan ke polisi dan diteruskan ke tim SAR,\u201d kata Ade.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1201\" data-end=\"1468\">Pencarian kini difokuskan di titik koordinat 0\u00b051.830&#8217;S &#8211; 109\u00b043.835&#8217;E, lokasi di mana perahu korban ditemukan. Tim SAR terus menyisir sungai yang arusnya deras dan medannya menantang, berjuang melawan waktu agar Nuriaman segera ditemukan dalam keadaan selamat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1470\" data-end=\"1621\">\u201cKami bekerja ekstra keras di lapangan, berharap doa masyarakat ikut menyertai agar korban bisa kembali dengan selamat,\u201d ujar Ade menutup keterangan. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1470\" data-end=\"1621\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUBU RAYA \u2013 Misteri hilangnya Nuriaman (47), warga Kecamatan Batu Ampar, Kubu Raya, masih menyelimuti aliran Sungai Cabang Ruan. Pria yang dikenal gemar memancing udang ini dilaporkan tak kembali ke rumah sejak Senin (05\/01\/2026) sore, meski perahu dan peralatannya ditemukan masih terapung di sungai. Hingga Jumat (09\/01\/2026), upaya pencarian oleh tim gabungan yang melibatkan Basarnas, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":159800,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2273,32],"tags":[],"class_list":["post-159799","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-kubu-raya-sungai-raya-provinsi-kalimantan-barat-kalbar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/159799","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=159799"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/159799\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":159801,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/159799\/revisions\/159801"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/159800"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=159799"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=159799"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=159799"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}