{"id":160223,"date":"2026-01-13T11:07:59","date_gmt":"2026-01-13T03:07:59","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=160223"},"modified":"2026-01-13T11:07:59","modified_gmt":"2026-01-13T03:07:59","slug":"permukiman-padat-terbakar-warga-panik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/permukiman-padat-terbakar-warga-panik\/","title":{"rendered":"Permukiman Padat Terbakar, Warga Panik"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"447\" data-end=\"719\"><strong>MEMPAWAH<\/strong> \u2014 Kebakaran melanda kawasan permukiman warga di RT 010\/RW 005 Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Senin (12\/01\/2026) siang. Dua unit rumah warga ludes dilalap api dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 14.45 WIB.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"721\" data-end=\"882\">Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan yang ditimbulkan tergolong parah dengan nilai kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"884\" data-end=\"1052\">Kapolsek Sungai Pinyuh AKP Setyadi membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut laporan kebakaran diterima dari warga dan aparat desa tidak lama setelah api membesar. \u201cBegitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi. Api sudah membakar dua rumah yang posisinya berdempetan,\u201d kata AKP Setyadi saat dikonfirmasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1214\" data-end=\"1437\">Ia menjelaskan, dua rumah yang terbakar masing-masing milik Tjung Miau Fin (60) dan Tjung Cin Min (65). Menurut keterangan awal saksi di lapangan, api pertama kali terlihat dari bagian belakang rumah korban pertama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1439\" data-end=\"1532\">Salah seorang saksi, Febry (30), mengaku melihat kepulan asap tebal sebelum api membesar. \u201cAsapnya muncul dari arah dapur rumah sebelah. Dalam waktu singkat api langsung membesar,\u201d ujar Febry kepada petugas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1659\" data-end=\"1822\">Warga setempat sempat berupaya memadamkan api secara manual dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api sulit dikendalikan karena bangunan rumah yang berdekatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1824\" data-end=\"2041\">Sekitar pukul 15.00 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Badan Pemadam Api Sungai Pinyuh dan Pemadam Api Jaguar Sungai Pinyuh tiba di lokasi. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WIB.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2043\" data-end=\"2133\">AKP Setyadi menuturkan, saat kebakaran terjadi, rumah korban pertama dalam keadaan kosong. \u201cPemilik rumah sedang tidak berada di tempat. Rumah ditinggalkan dalam kondisi kosong,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2240\" data-end=\"2362\">Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, polisi menduga kebakaran dipicu gangguan instalasi listrik. \u201cDugaan sementara, sumber api berasal dari korsleting listrik. Karena jarak rumah sangat dekat, api cepat merambat ke bangunan di sebelahnya,\u201d ungkap AKP Setyadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2534\" data-end=\"2680\">Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Namun, kedua rumah mengalami kerusakan berat dan tidak dapat dihuni. \u201cKami mengimbau warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik, terutama saat rumah ditinggal, agar kejadian serupa tidak terulang,\u201d pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2684\" data-end=\"2831\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MEMPAWAH \u2014 Kebakaran melanda kawasan permukiman warga di RT 010\/RW 005 Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Senin (12\/01\/2026) siang. Dua unit rumah warga ludes dilalap api dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 14.45 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan yang ditimbulkan tergolong parah dengan nilai kerugian ditaksir &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":160224,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2273,34],"tags":[],"class_list":["post-160223","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/160223","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=160223"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/160223\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":160225,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/160223\/revisions\/160225"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/160224"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=160223"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=160223"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=160223"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}