{"id":160414,"date":"2026-01-14T11:16:00","date_gmt":"2026-01-14T03:16:00","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=160414"},"modified":"2026-01-14T11:16:00","modified_gmt":"2026-01-14T03:16:00","slug":"pemkab-tabalong-bongkar-risiko-lama-puskesmas-jaro-direlokasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkab-tabalong-bongkar-risiko-lama-puskesmas-jaro-direlokasi\/","title":{"rendered":"Pemkab Tabalong Bongkar Risiko Lama, Puskesmas Jaro Direlokasi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"359\" data-end=\"691\"><strong>TABALONG<\/strong> \u2013 Pemerintah Kabupaten Tabalong memutuskan untuk memindahkan layanan Puskesmas Jaro menyusul temuan bahwa bangunan lama berdiri tepat di atas jaringan pipa minyak dan gas milik PT Pertamina. Pertimbangan keselamatan dan keberlanjutan layanan kesehatan menjadi alasan utama relokasi tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"693\" data-end=\"974\">Dinas Kesehatan Tabalong memastikan bangunan pengganti sudah siap digunakan. Fasilitas baru itu berdiri di lokasi yang dinilai lebih strategis, yakni di tepi Jalan Nasional Trans Kalimantan, sehingga akses masyarakat dinilai jauh lebih mudah dibandingkan lokasi sebelumnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"976\" data-end=\"1306\">Secara fisik, gedung puskesmas baru tampak lebih representatif. Sejumlah ruang layanan dibangun lebih lengkap untuk menunjang pelayanan kesehatan dasar masyarakat, mulai dari poli umum hingga ruang penunjang medis lainnya. Relokasi ini juga disebut sebagai bagian dari penataan fasilitas publik agar lebih aman dan sesuai standar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1308\" data-end=\"1543\">Kepala Dinas Kesehatan Tabalong, Husin Ansari, menyampaikan bahwa bangunan puskesmas tersebut telah diresmikan langsung oleh Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani. Ia menegaskan, proses pembangunan telah berjalan cukup panjang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1545\" data-end=\"1784\">\u201cPembangunannya sudah dimulai sejak 2024 dan rampung pada penghujung 2025. Sekarang fokus kami adalah memastikan proses perpindahan berjalan aman dan tidak mengganggu pelayanan masyarakat,\u201d ujar Husin saat dikonfirmasi Selasa (13\/01\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1786\" data-end=\"1970\">Meski gedung telah siap, Dinkes Tabalong belum akan langsung memindahkan layanan. Menurut Husin, pihaknya membutuhkan waktu tambahan untuk menyelesaikan aspek administratif dan teknis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1972\" data-end=\"2164\">\u201cKami menargetkan sekitar satu bulan untuk mengurus perizinan relokasi sekaligus memindahkan peralatan medis. Semua harus dipastikan siap sebelum pelayanan dipindahkan sepenuhnya,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2166\" data-end=\"2410\">Selama masa transisi, layanan kesehatan bagi masyarakat Jaro dipastikan tetap berjalan. Pemkab Tabalong menegaskan relokasi ini dilakukan demi keamanan jangka panjang, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2166\" data-end=\"2410\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TABALONG \u2013 Pemerintah Kabupaten Tabalong memutuskan untuk memindahkan layanan Puskesmas Jaro menyusul temuan bahwa bangunan lama berdiri tepat di atas jaringan pipa minyak dan gas milik PT Pertamina. Pertimbangan keselamatan dan keberlanjutan layanan kesehatan menjadi alasan utama relokasi tersebut. Dinas Kesehatan Tabalong memastikan bangunan pengganti sudah siap digunakan. Fasilitas baru itu berdiri di lokasi yang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":160415,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2276,3813],"tags":[],"class_list":["post-160414","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-selatan-kalsel","category-kabupaten-tabalong-provinsi-kalimantan-selatan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/160414","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=160414"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/160414\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":160416,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/160414\/revisions\/160416"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/160415"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=160414"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=160414"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=160414"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}