{"id":16103,"date":"2017-01-26T23:06:00","date_gmt":"2017-01-26T15:06:00","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=16103"},"modified":"2022-10-16T10:35:17","modified_gmt":"2022-10-16T02:35:17","slug":"kades-sungai-bulan-diduga-gelapkan-uang-add-2016","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kades-sungai-bulan-diduga-gelapkan-uang-add-2016\/","title":{"rendered":"Kades Sungai Bulan Diduga Gelapkan Uang ADD 2016"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_16104\" aria-describedby=\"caption-attachment-16104\" style=\"width: 555px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/Foto-Nur-Syam.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-16104\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/Foto-Nur-Syam-293x300.jpg\" alt=\"\" width=\"555\" height=\"568\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-16104\" class=\"wp-caption-text\">Kadis Sosial dan Pemerintahan Desa Kubu Raya, dr. Nursyam Ibrahim, M.Kes menjelaskan seputar dugaan kasus yang melilit Kades Sungai Bulan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya yang diduga bawa kabur ADD tahun 2016<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong><span style=\"color: black\">KUBU RAYA<\/span><\/strong><span style=\"color: black\">\u2013Kepala Dinas Sosial dan Pemerintahan Desa (Pemdes) Kabupaten Kubu Raya, dr. Nursyam Ibrahim, M.Kes mengatakan, hingga saat ini belum mengetahui secara pasti total uang yang diduga dibawa kabur Kades Sungai Bulan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Nur Juansyah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: black\">&#8220;Dana ADD yang dibawa kabur sekitar tahun 2016, saat ini masih ditangani Inspektorat Daerah Kubu Raya, sebab menyangkut kerugian negara,&#8221; ujar Nursyam Ibrahim.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: black\">Menurutnya, Pemdes Kubu Raya telah berkoordinasi dengan bagian hukum di Pemkab Kubu Raya dan tinggal ditandatangani Bupati H. Rusman Ali, SH..<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: black\">\u201cMenyangkut kasus ini, proses pemberhentian sudah dilakukan,\u201dtambahnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: black\">Sementara itu, Kepala Inspektorat Daerah Kubu Raya, <span style=\"color: black;text-decoration: none\">Gemuruh<\/span> menjelaskan telah menerima pengaduan adanya dugaan Kepala Desa <span style=\"color: black;text-decoration: none\">Sungai Bulan<\/span> Kecamatan Sungai Raya Nur Juansyah menggelapkan uang <span style=\"color: black;text-decoration: none\">ADD<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: black\">&#8220;Kami telah memanggil yang bersangkutan untuk dilakukan mediasi, tetapi dia tidak pernah hadir bahkan dikediamannya juga tidak ada di tempat,&#8221; Kata Gemuruh, Kamis (26\/1\/2017).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: black\">Ditambahkan Gemuruh, persoalan ini sudah disampaikan kepada bupati, bahkan pihak pemerintah desah sudah mengajukan penonaktifak kades tersebut. Kini kasus kades ini sudah ditangani kepolisian Polda Kalbar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: black\">&#8220;Kalau urusan besaran uang yang dibawa kabur silahkan tanya langsung kepada Pemerintah Desa Sungai Bulan. Mereka pasti tahu totalnya,\u201dujarnya.(Rachmat Effendi)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUBU RAYA\u2013Kepala Dinas Sosial dan Pemerintahan Desa (Pemdes) Kabupaten Kubu Raya, dr. Nursyam Ibrahim, M.Kes mengatakan, hingga saat ini belum mengetahui secara pasti total uang yang diduga dibawa kabur Kades Sungai Bulan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Nur Juansyah. &#8220;Dana ADD yang dibawa kabur sekitar tahun 2016, saat ini masih ditangani Inspektorat Daerah Kubu &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16104,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[6,7,17,19,2273,32],"tags":[5022,5023,5024,5025],"class_list":["post-16103","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-lain","category-breaking-news","category-headlines","category-hotnews","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-kubu-raya-sungai-raya-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-bawa-kabur","tag-gelapkan","tag-nur-juansyah","tag-nursaym-ibrahim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16103","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16103"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16103\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22441,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16103\/revisions\/22441"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16103"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16103"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16103"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}