{"id":161468,"date":"2026-01-21T11:56:38","date_gmt":"2026-01-21T03:56:38","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=161468"},"modified":"2026-01-21T11:56:38","modified_gmt":"2026-01-21T03:56:38","slug":"tragedi-sungai-alalak-abk-hilang-ditelan-arus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/tragedi-sungai-alalak-abk-hilang-ditelan-arus\/","title":{"rendered":"Tragedi Sungai Alalak, ABK Hilang Ditelan Arus"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"250\" data-end=\"536\"><strong>BANJARMASIN<\/strong> \u2014 Peristiwa mencekam terjadi di Sungai Alalak, tepatnya di kawasan Jembatan Sungai Alalak atau Jembatan Basit, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (20\/01\/2026) sore. Seorang anak buah kapal (ABK) dilaporkan tenggelam setelah sempat berteriak meminta pertolongan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"538\" data-end=\"751\">Korban diketahui bernama Ismail (22), warga Makassar, yang akrab disapa Mail. Saat kejadian, korban merupakan ABK dari sebuah kapal yang tengah sandar di tepi Sungai Alalak, tidak jauh dari lokasi insiden.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"753\" data-end=\"919\">Salah satu saksi mata, Ari (48), pekerja perusahaan pelayaran, mengaku pertama kali mengetahui kejadian tersebut saat berada di atas speed boat di sekitar sungai. \u201cSaya mendengar teriakan minta tolong dari arah sungai. Ketika saya lihat, ada seorang pria berenang namun terlihat sudah kelelahan,\u201d kata Ari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1072\" data-end=\"1190\">Melihat kondisi korban yang mulai kehilangan tenaga, Ari berusaha memberikan pertolongan dengan melemparkan pelampung. \u201cSaya sempat melempar pelampung dan berniat terjun membantu, tetapi korban sudah keburu tenggelam,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1308\" data-end=\"1471\">Upaya penyelamatan juga sempat dilakukan oleh rekan korban yang berenang mendekat. Namun derasnya arus Sungai Alalak membuat usaha tersebut tidak membuahkan hasil. \u201cTemannya juga sempat mencoba menolong, tetapi korban sudah tidak terlihat di permukaan air,\u201d tambah Ari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1586\" data-end=\"1850\">Mendapat laporan kejadian, personel Polairud Polresta Banjarmasin, Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan, serta relawan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pencarian. Petugas melakukan pendataan saksi dan menyisir area sungai di sekitar Jembatan Basit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1852\" data-end=\"2096\">Hingga Selasa malam, korban masih dalam proses pencarian. Aparat mengimbau masyarakat dan awak kapal yang beraktivitas di Sungai Alalak untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat arus sungai yang cukup kuat, terutama pada sore hingga malam hari. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1852\" data-end=\"2096\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANJARMASIN \u2014 Peristiwa mencekam terjadi di Sungai Alalak, tepatnya di kawasan Jembatan Sungai Alalak atau Jembatan Basit, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (20\/01\/2026) sore. Seorang anak buah kapal (ABK) dilaporkan tenggelam setelah sempat berteriak meminta pertolongan. Korban diketahui bernama Ismail (22), warga Makassar, yang akrab disapa Mail. Saat kejadian, korban merupakan ABK dari sebuah kapal &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":161469,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2275,17,2276],"tags":[],"class_list":["post-161468","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-banjarmasin-provinsi-kalimantan-selatan","category-headlines","category-kalimantan-selatan-kalsel"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/161468","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=161468"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/161468\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":161470,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/161468\/revisions\/161470"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/161469"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=161468"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=161468"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=161468"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}