{"id":161520,"date":"2026-01-21T15:15:00","date_gmt":"2026-01-21T07:15:00","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=161520"},"modified":"2026-01-21T15:15:00","modified_gmt":"2026-01-21T07:15:00","slug":"geger-tiga-jenazah-ditemukan-di-area-tambang-pt-mutu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/geger-tiga-jenazah-ditemukan-di-area-tambang-pt-mutu\/","title":{"rendered":"Geger! Tiga Jenazah Ditemukan di Area Tambang PT MUTU"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"285\" data-end=\"622\"><strong>BARITO SELATAN <\/strong>\u2014 Penemuan tiga jenazah di kawasan PIT Suwalang, tepatnya di area disposal pertambangan PT MUTU di Desa Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA), Kabupaten Barito Selatan, menggegerkan warga setempat. Temuan tersebut pertama kali dilaporkan warga pada Senin (19\/01\/2026) sekitar pukul 01.35 WIB.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"624\" data-end=\"931\">Ketiga jenazah ditemukan di dalam jurang kawasan perbukitan Gunung Suwalang, lokasi yang dikenal sebagai area penimbunan tanah aktivitas pertambangan. Kondisi korban saat ditemukan sudah kaku dan mengalami pembengkakan, sehingga kuat dugaan para korban telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"933\" data-end=\"1249\">Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Gunung Bintang Awai segera mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga berkoordinasi dengan pihak PT MUTU guna memastikan batas wilayah administrasi, apakah lokasi penemuan masuk wilayah Kabupaten Barito Selatan atau Barito Utara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1251\" data-end=\"1464\">Kapolres Barito Selatan, AKBP Jecson R. Hutapea, membenarkan adanya temuan tiga jenazah tersebut. Ia menyampaikan keterangan resmi saat ditemui di Kamar Jenazah RSUD Jaraga Sasameh, Selasa (20\/01\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1251\" data-end=\"1464\">\u201cBenar, telah ditemukan tiga jenazah di wilayah Kecamatan Gunung Bintang Awai. Saat ini seluruh korban sudah dievakuasi ke RSUD Jaraga Sasameh untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab kematian,\u201d ujar AKBP Jecson.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1692\" data-end=\"1921\">Ia mengungkapkan, identitas ketiga korban telah diketahui. Mereka adalah Satriansyah, warga Desa Muara Singan, serta Paman Utuh dan istrinya, Diana, warga Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Provinsi Kalimantan Selatan. \u201cKami masih melakukan penyelidikan mendalam dan olah TKP agar peristiwa ini dapat terungkap secara terang benderang,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2058\" data-end=\"2269\">Selain melakukan olah tempat kejadian perkara, pihak kepolisian juga mengumpulkan sejumlah barang bukti serta meminta keterangan dari saksi-saksi yang terkait dengan aktivitas di sekitar lokasi penemuan jenazah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2271\" data-end=\"2487\">AKBP Jecson menegaskan bahwa hingga kini penyebab pasti kematian ketiga korban belum dapat disimpulkan. Ia meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian. \u201cKasus ini masih dalam penanganan lebih lanjut. Kami mohon doa dari masyarakat agar penyelidikan dapat berjalan lancar dan kebenaran segera terungkap,\u201d pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2491\" data-end=\"2658\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BARITO SELATAN \u2014 Penemuan tiga jenazah di kawasan PIT Suwalang, tepatnya di area disposal pertambangan PT MUTU di Desa Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA), Kabupaten Barito Selatan, menggegerkan warga setempat. Temuan tersebut pertama kali dilaporkan warga pada Senin (19\/01\/2026) sekitar pukul 01.35 WIB. Ketiga jenazah ditemukan di dalam jurang kawasan perbukitan Gunung Suwalang, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":161521,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2917,19,2259],"tags":[],"class_list":["post-161520","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-barito-selatan-provinsi-kalimantan-tengah","category-hotnews","category-kalimantan-tengah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/161520","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=161520"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/161520\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":161522,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/161520\/revisions\/161522"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/161521"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=161520"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=161520"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=161520"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}