{"id":162049,"date":"2026-01-25T09:05:36","date_gmt":"2026-01-25T01:05:36","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=162049"},"modified":"2026-01-25T09:05:36","modified_gmt":"2026-01-25T01:05:36","slug":"tragedi-sydney-bocah-12-tahun-tewas-diserang-hiu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/tragedi-sydney-bocah-12-tahun-tewas-diserang-hiu\/","title":{"rendered":"Tragedi Sydney, Bocah 12 Tahun Tewas Diserang Hiu"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"277\" data-end=\"582\"><strong>CANBERRA<\/strong> \u2014 Tragedi serangan hiu kembali mengguncang Australia. Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban gigitan hiu di Pelabuhan Sydney. Korban mengembuskan napas terakhir akibat luka parah yang dideritanya setelah insiden yang terjadi pekan lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"584\" data-end=\"873\">Bocah tersebut diketahui bernama Nico Antic. Peristiwa nahas itu terjadi saat Nico bersama teman-temannya melompat ke air dari sebuah batu setinggi sekitar enam meter di kawasan pinggiran Vaucluse, Sydney timur. Tanpa diduga, seekor hiu berukuran besar menyerang Nico di perairan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"875\" data-end=\"1209\">Orang tua korban, Lorena dan Juan Antic, menyampaikan kabar duka tersebut kepada publik. \u201cDengan hati yang sangat hancur, kami mengonfirmasi bahwa putra kami, Nico, telah meninggal dunia akibat luka-luka serius yang dialaminya setelah serangan hiu,\u201d demikian pernyataan keluarga, seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (24\/01\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1211\" data-end=\"1490\">Setelah serangan terjadi, Nico mengalami pendarahan hebat. Ia segera dievakuasi menggunakan perahu polisi dan dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. \u201cTim medis telah berupaya maksimal, namun luka yang dialami korban sangat berat,\u201d ungkap seorang petugas darurat setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1492\" data-end=\"1779\">Dalam pernyataan lanjutan, kedua orang tua Nico mengenang putra mereka sebagai sosok ceria dan penuh empati. \u201cNico adalah anak yang bahagia, ramah, dan memiliki jiwa yang sangat baik. Ia selalu menjalani hidup dengan semangat, dan itulah cara kami akan selalu mengingatnya,\u201d ujar mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1781\" data-end=\"2068\">Serangan hiu yang menewaskan Nico menjadi bagian dari rangkaian insiden mengkhawatirkan di wilayah Sydney. Dalam rentang dua hari, tercatat empat serangan hiu terjadi di kawasan tersebut. Kondisi ini mendorong otoritas setempat menutup puluhan pantai demi menjaga keselamatan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2070\" data-end=\"2479\">Kasus ini juga tercatat sebagai kematian ketiga akibat serangan hiu di Sydney dalam waktu relatif singkat. Sebelumnya, pada bulan September, seorang peselancar bernama Mercury Psillakis tewas setelah diserang hiu putih besar di pantai populer Sydney utara. Dua bulan kemudian, seekor hiu banteng dilaporkan menyerang dan menewaskan seorang perempuan yang sedang berenang di perairan terpencil di utara Sydney.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2481\" data-end=\"2750\">Para ilmuwan Australia menilai meningkatnya aktivitas manusia di laut serta kenaikan suhu air laut turut memengaruhi pola migrasi hiu. \u201cPerubahan lingkungan laut dapat meningkatkan kemungkinan pertemuan antara hiu dan manusia,\u201d kata seorang peneliti kelautan Australia. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2481\" data-end=\"2750\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>CANBERRA \u2014 Tragedi serangan hiu kembali mengguncang Australia. Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban gigitan hiu di Pelabuhan Sydney. Korban mengembuskan napas terakhir akibat luka parah yang dideritanya setelah insiden yang terjadi pekan lalu. Bocah tersebut diketahui bernama Nico Antic. Peristiwa nahas itu terjadi saat Nico bersama teman-temannya melompat &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":162050,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2254],"tags":[],"class_list":["post-162049","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-internasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/162049","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=162049"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/162049\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":162051,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/162049\/revisions\/162051"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/162050"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=162049"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=162049"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=162049"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}