{"id":162116,"date":"2026-01-25T14:22:42","date_gmt":"2026-01-25T06:22:42","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=162116"},"modified":"2026-01-25T14:22:42","modified_gmt":"2026-01-25T06:22:42","slug":"dini-hari-berdarah-remaja-tewas-diserang-di-halaman-sd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dini-hari-berdarah-remaja-tewas-diserang-di-halaman-sd\/","title":{"rendered":"Dini Hari Berdarah, Remaja Tewas Diserang di Halaman SD"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"390\" data-end=\"718\"><strong>TABALONG<\/strong> \u2014 Suasana dini hari di Kecamatan Murung Pudak berubah mencekam. Dua remaja menjadi korban serangan brutal oleh sekelompok orang tak dikenal di halaman SDN Sulingan, Minggu (25\/01\/2026) sekitar pukul 01.30 Wita. Insiden tersebut berakhir tragis, satu korban tewas, sementara satu lainnya kritis akibat luka senjata tajam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"720\" data-end=\"941\">Korban meninggal dunia diketahui berinisial RS (23), warga Kelurahan Pembataan. Sementara korban selamat berinisial AZ (19), warga Desa Bintang Ara, harus menjalani perawatan intensif akibat luka bacok serius di tubuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"943\" data-end=\"1121\">Kepolisian menyebut peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung singkat, namun meninggalkan dampak fatal. Hingga kini, pelaku penganiayaan masih dalam pengejaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1123\" data-end=\"1279\">Kasi Humas Polres Tabalong, Iptu Joko Sutrisno, membenarkan adanya kejadian kekerasan tersebut dan menyatakan polisi bergerak cepat untuk mengungkap pelaku. \u201cKami menangani kasus ini secara serius karena menimbulkan korban jiwa. Saat ini penyelidikan masih berjalan untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku,\u201d ujar Joko, mewakili Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1505\" data-end=\"1626\">Usai kejadian, kedua korban sempat dilarikan ke RSUD H Badarudin Kasim Tanjung. Namun, nyawa RS tidak dapat diselamatkan. \u201cSaat tiba di rumah sakit, satu korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Sementara korban lainnya mengalami luka bacok di bagian punggung,\u201d jelas Joko.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1790\" data-end=\"1953\">Polisi menduga penganiayaan dilakukan lebih dari satu orang. Motif di balik aksi kekerasan tersebut masih didalami, termasuk kemungkinan adanya konflik sebelumnya. \u201cSejumlah saksi di sekitar lokasi sudah kami periksa untuk merangkai kronologi kejadian secara utuh,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2075\" data-end=\"2262\">Peristiwa berdarah ini menimbulkan keresahan warga sekitar. Aparat kepolisian pun mengimbau masyarakat agar tidak takut memberikan informasi yang dapat membantu proses pengungkapan kasus. \u201cKami membuka ruang bagi masyarakat yang mengetahui kejadian ini untuk segera melapor. Setiap informasi sangat berarti,\u201d tegas Joko.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2404\" data-end=\"2521\">Kasus ini kini menjadi perhatian serius Polres Tabalong dan terus dikembangkan hingga para pelaku berhasil diamankan. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2404\" data-end=\"2521\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TABALONG \u2014 Suasana dini hari di Kecamatan Murung Pudak berubah mencekam. Dua remaja menjadi korban serangan brutal oleh sekelompok orang tak dikenal di halaman SDN Sulingan, Minggu (25\/01\/2026) sekitar pukul 01.30 Wita. Insiden tersebut berakhir tragis, satu korban tewas, sementara satu lainnya kritis akibat luka senjata tajam. Korban meninggal dunia diketahui berinisial RS (23), warga &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":162117,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2276,3813],"tags":[],"class_list":["post-162116","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-selatan-kalsel","category-kabupaten-tabalong-provinsi-kalimantan-selatan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/162116","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=162116"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/162116\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":162118,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/162116\/revisions\/162118"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/162117"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=162116"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=162116"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=162116"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}