{"id":162134,"date":"2026-01-25T15:21:58","date_gmt":"2026-01-25T07:21:58","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=162134"},"modified":"2026-01-25T15:21:58","modified_gmt":"2026-01-25T07:21:58","slug":"serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\/","title":{"rendered":"Serangan Buaya Dekat Pelabuhan, Pemuda Luka Parah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"393\" data-end=\"579\"><strong>BONTANG<\/strong> \u2014 Ancaman buaya kembali menghantui warga pesisir Loktuan. Seorang pemuda nyaris kehilangan nyawa setelah diserang buaya saat berada di belakang rumahnya, Kamis (22\/01\/2026) malam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"581\" data-end=\"825\">Insiden mencekam itu terjadi di kawasan Jalan RE Martadinata, tepatnya di gang tembusan menuju area PT Black Bear, tak jauh dari Pelabuhan Loktuan. Wilayah tersebut memang berbatasan langsung dengan hutan bakau yang menjadi habitat alami buaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"827\" data-end=\"1036\">Korban berinisial F (25) diketahui keluar rumah sekitar pukul 21.30 untuk buang air besar karena toilet di dalam rumah tidak bisa digunakan. Namun, langkahnya menuju area belakang rumah justru berujung petaka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1038\" data-end=\"1254\">Saat berjalan beberapa meter ke arah bakau, seekor buaya tiba-tiba muncul dari bawah dan langsung menerkam tubuh korban. Serangan mendadak itu membuat korban sempat terseret sebelum akhirnya berhasil melepaskan diri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1038\" data-end=\"1254\">\u201cSaya kaget karena tiba-tiba disambar dari bawah. Sempat ditarik, tapi saya berontak dan menendang sampai akhirnya bisa naik ke tempat yang lebih tinggi,\u201d ujar F saat dikonfirmasi, Sabtu (24\/01\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1463\" data-end=\"1653\">Korban menyebut ukuran buaya cukup besar dan membuatnya sempat panik. Beruntung, kondisi air laut saat itu sedang surut sehingga ia memiliki kesempatan untuk melawan dan menjauh dari lokasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1655\" data-end=\"1830\">Meski berhasil selamat, korban mengalami luka serius di bagian betis kaki kanan akibat gigitan buaya. Ia harus menjalani perawatan intensif dan menerima lebih dari 30 jahitan. \u201cSekarang kondisi sudah jauh lebih baik. Saya dirawat dua hari di rumah sakit dan kemungkinan sudah bisa pulang,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1964\" data-end=\"2117\">Peristiwa ini kembali menjadi peringatan bagi warga yang tinggal di kawasan pesisir dan sekitar hutan bakau agar lebih waspada, terutama pada malam hari. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1964\" data-end=\"2117\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONTANG \u2014 Ancaman buaya kembali menghantui warga pesisir Loktuan. Seorang pemuda nyaris kehilangan nyawa setelah diserang buaya saat berada di belakang rumahnya, Kamis (22\/01\/2026) malam. Insiden mencekam itu terjadi di kawasan Jalan RE Martadinata, tepatnya di gang tembusan menuju area PT Black Bear, tak jauh dari Pelabuhan Loktuan. Wilayah tersebut memang berbatasan langsung dengan hutan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":162135,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[475,19,26],"tags":[],"class_list":["post-162134","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-bontang","category-hotnews","category-kalimantan-timur-kaltim"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"BONTANG \u2014 Ancaman buaya kembali menghantui warga pesisir Loktuan. Seorang pemuda nyaris kehilangan nyawa setelah diserang buaya saat berada di belakang rumahnya, Kamis (22\/01\/2026) malam. Insiden mencekam itu terjadi di kawasan Jalan RE Martadinata, tepatnya di gang tembusan menuju area PT Black Bear, tak jauh dari Pelabuhan Loktuan. Wilayah tersebut memang berbatasan langsung dengan hutan\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Agnes Wiguna\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Serangan Buaya Dekat Pelabuhan, Pemuda Luka Parah - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"BONTANG \u2014 Ancaman buaya kembali menghantui warga pesisir Loktuan. Seorang pemuda nyaris kehilangan nyawa setelah diserang buaya saat berada di belakang rumahnya, Kamis (22\/01\/2026) malam. Insiden mencekam itu terjadi di kawasan Jalan RE Martadinata, tepatnya di gang tembusan menuju area PT Black Bear, tak jauh dari Pelabuhan Loktuan. Wilayah tersebut memang berbatasan langsung dengan hutan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-25T07:21:58+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-25T07:21:58+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Serangan Buaya Dekat Pelabuhan, Pemuda Luka Parah - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"BONTANG \u2014 Ancaman buaya kembali menghantui warga pesisir Loktuan. Seorang pemuda nyaris kehilangan nyawa setelah diserang buaya saat berada di belakang rumahnya, Kamis (22\/01\/2026) malam. Insiden mencekam itu terjadi di kawasan Jalan RE Martadinata, tepatnya di gang tembusan menuju area PT Black Bear, tak jauh dari Pelabuhan Loktuan. Wilayah tersebut memang berbatasan langsung dengan hutan\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\\\/#blogposting\",\"name\":\"Serangan Buaya Dekat Pelabuhan, Pemuda Luka Parah - Berita Borneo\",\"headline\":\"Serangan Buaya Dekat Pelabuhan, Pemuda Luka Parah\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/Serangan-Buaya-Dekat-Pelabuhan-Pemuda-Luka-Parah.jpeg\",\"width\":700,\"height\":395,\"caption\":\"Gambar Ilustrasi\"},\"datePublished\":\"2026-01-25T15:21:58+08:00\",\"dateModified\":\"2026-01-25T15:21:58+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Bontang, Hotnews, Kalimantan Timur\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Timur\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-bontang\\\/#listItem\",\"name\":\"Bontang\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-bontang\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Bontang\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-bontang\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\\\/#listItem\",\"name\":\"Serangan Buaya Dekat Pelabuhan, Pemuda Luka Parah\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Serangan Buaya Dekat Pelabuhan, Pemuda Luka Parah\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-bontang\\\/#listItem\",\"name\":\"Bontang\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/\",\"name\":\"Agnes Wiguna\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3145f891ddd896b0b192051b7b5e94d88b14a857027f805d8f2b811445705e2e?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Agnes Wiguna\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\\\/\",\"name\":\"Serangan Buaya Dekat Pelabuhan, Pemuda Luka Parah - Berita Borneo\",\"description\":\"BONTANG \\u2014 Ancaman buaya kembali menghantui warga pesisir Loktuan. Seorang pemuda nyaris kehilangan nyawa setelah diserang buaya saat berada di belakang rumahnya, Kamis (22\\\/01\\\/2026) malam. Insiden mencekam itu terjadi di kawasan Jalan RE Martadinata, tepatnya di gang tembusan menuju area PT Black Bear, tak jauh dari Pelabuhan Loktuan. Wilayah tersebut memang berbatasan langsung dengan hutan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/Serangan-Buaya-Dekat-Pelabuhan-Pemuda-Luka-Parah.jpeg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\\\/#mainImage\",\"width\":700,\"height\":395,\"caption\":\"Gambar Ilustrasi\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2026-01-25T15:21:58+08:00\",\"dateModified\":\"2026-01-25T15:21:58+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Serangan Buaya Dekat Pelabuhan, Pemuda Luka Parah - Berita Borneo","description":"BONTANG \u2014 Ancaman buaya kembali menghantui warga pesisir Loktuan. Seorang pemuda nyaris kehilangan nyawa setelah diserang buaya saat berada di belakang rumahnya, Kamis (22\/01\/2026) malam. Insiden mencekam itu terjadi di kawasan Jalan RE Martadinata, tepatnya di gang tembusan menuju area PT Black Bear, tak jauh dari Pelabuhan Loktuan. Wilayah tersebut memang berbatasan langsung dengan hutan","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\/#blogposting","name":"Serangan Buaya Dekat Pelabuhan, Pemuda Luka Parah - Berita Borneo","headline":"Serangan Buaya Dekat Pelabuhan, Pemuda Luka Parah","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Serangan-Buaya-Dekat-Pelabuhan-Pemuda-Luka-Parah.jpeg","width":700,"height":395,"caption":"Gambar Ilustrasi"},"datePublished":"2026-01-25T15:21:58+08:00","dateModified":"2026-01-25T15:21:58+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\/#webpage"},"articleSection":"Bontang, Hotnews, Kalimantan Timur"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Timur","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-bontang\/#listItem","name":"Bontang"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-bontang\/#listItem","position":3,"name":"Bontang","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-bontang\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\/#listItem","name":"Serangan Buaya Dekat Pelabuhan, Pemuda Luka Parah"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\/#listItem","position":4,"name":"Serangan Buaya Dekat Pelabuhan, Pemuda Luka Parah","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-bontang\/#listItem","name":"Bontang"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/","name":"Agnes Wiguna","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3145f891ddd896b0b192051b7b5e94d88b14a857027f805d8f2b811445705e2e?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Agnes Wiguna"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\/","name":"Serangan Buaya Dekat Pelabuhan, Pemuda Luka Parah - Berita Borneo","description":"BONTANG \u2014 Ancaman buaya kembali menghantui warga pesisir Loktuan. Seorang pemuda nyaris kehilangan nyawa setelah diserang buaya saat berada di belakang rumahnya, Kamis (22\/01\/2026) malam. Insiden mencekam itu terjadi di kawasan Jalan RE Martadinata, tepatnya di gang tembusan menuju area PT Black Bear, tak jauh dari Pelabuhan Loktuan. Wilayah tersebut memang berbatasan langsung dengan hutan","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Serangan-Buaya-Dekat-Pelabuhan-Pemuda-Luka-Parah.jpeg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\/#mainImage","width":700,"height":395,"caption":"Gambar Ilustrasi"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\/#mainImage"},"datePublished":"2026-01-25T15:21:58+08:00","dateModified":"2026-01-25T15:21:58+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Serangan Buaya Dekat Pelabuhan, Pemuda Luka Parah - Berita Borneo","og:description":"BONTANG \u2014 Ancaman buaya kembali menghantui warga pesisir Loktuan. Seorang pemuda nyaris kehilangan nyawa setelah diserang buaya saat berada di belakang rumahnya, Kamis (22\/01\/2026) malam. Insiden mencekam itu terjadi di kawasan Jalan RE Martadinata, tepatnya di gang tembusan menuju area PT Black Bear, tak jauh dari Pelabuhan Loktuan. Wilayah tersebut memang berbatasan langsung dengan hutan","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2026-01-25T07:21:58+00:00","article:modified_time":"2026-01-25T07:21:58+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Serangan Buaya Dekat Pelabuhan, Pemuda Luka Parah - Berita Borneo","twitter:description":"BONTANG \u2014 Ancaman buaya kembali menghantui warga pesisir Loktuan. Seorang pemuda nyaris kehilangan nyawa setelah diserang buaya saat berada di belakang rumahnya, Kamis (22\/01\/2026) malam. Insiden mencekam itu terjadi di kawasan Jalan RE Martadinata, tepatnya di gang tembusan menuju area PT Black Bear, tak jauh dari Pelabuhan Loktuan. Wilayah tersebut memang berbatasan langsung dengan hutan","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"162134","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":{"faqs":[],"keyPoints":[],"titles":[],"descriptions":[],"socialPosts":{"email":[],"linkedin":[],"twitter":[],"facebook":[],"instagram":[]}},"created":"2026-01-25 07:22:06","updated":"2026-01-25 07:22:06","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/\" title=\"Kalimantan Timur\">Kalimantan Timur<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-bontang\/\" title=\"Bontang\">Bontang<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tSerangan Buaya Dekat Pelabuhan, Pemuda Luka Parah\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Timur","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/"},{"label":"Bontang","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-bontang\/"},{"label":"Serangan Buaya Dekat Pelabuhan, Pemuda Luka Parah","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/serangan-buaya-dekat-pelabuhan-pemuda-luka-parah\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/162134","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=162134"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/162134\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":162136,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/162134\/revisions\/162136"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/162135"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=162134"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=162134"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=162134"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}